KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Warga Garut yang saya hormati,

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Saya bukan orang Garut. Saya lahir, dibesarkan, dan kini tinggal jauh dari tanah Garut. Sekitar lima belas tahun yang lalu, untuk pertama kalinya saya mendapat kesempatan melihat Garut. Saya langsung jatuh hati pada Garut. Alamnya yang menakjubkan serta warganya yang ramah menjadikan dalam setiap kesempatan saya ingin berada di tempat ini. Bukan saya saja yang demikian; isteri dan kedua anak sayapun sering bertanya,”Kapan kita ke Garut lagi?”. Bagi saya, alam, manusia dan budaya Garut memberikan gambaran keindahan tanah Sunda yang masih murni yang jauh dari kelarutan budaya di kawasan-kawasan sebelah utaranya.

Namun beberapa tahun terkahir ini saya menyaksikan suatu kecenderungan yang membuat saya menjadi prihatin. Tanah Garut yang saya cintai ini mulai mengalami kerusakan lingkungan yang semakin lama semakin berat. Saya melihat sungai-sungai indahnya mulai tercemar. Saya menyaksikan hutan-hutannya mulai rusak. Sampai-sampai hutan lindung Sancang yang dahulu sakral dimata warga Garut, kini menuju kemusnahan. Saya mendengar warga desa yang mengeluh karena kesulitan mendapatkan air untuk diminum. Saya juga membaca tulisan seorang ahli yang memperkirakan bahwa tidak lama lagi sebagian Garut akan menjadi daerah banjir, karena hutannya sudah hampir habis. Keprihatinan pada kerusakan alam inilah yang mendorong saya untuk menyampaikan pesan ini.

Pesan saya yang pertama adalah bahwa setiap warga, termasuk warga Garut mempunyai hak untuk mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat. Yang kedua adalah bahwa warga Garut sendirilah yang dapat melindungi lingkungan Garut. Maka saya menganjurkan agar setiap warga berperan serta dalam melindungi lingkungannya. Bagi mereka yang masih terlibat dalam kegiatan yang merusak lingkungan, seperti mencemarkan sungai serta menjarah menebang hutan, agar menghentikan kegiatan yang merugikan masyarakat ini. Bila melihat kawan dan kerabat yang melakukannya, tegurlah dengan santun tapi tegas. Ajaklah keluarga serta tetangga untuk menjaga kebersihan lingkungan agar lingkungan bersih dari sampah. Mintalah kepada para anggota DPRD serta Bapak Bupati untuk lebih memperhatikan lingkungan. Saudara dapat menulis surat langsung kepada para anggota DPRD dan Bapak Bupati. Mereka adalah juga warga Garut yang sudah anda pilih untuk memperhatikan kepentingan Saudara; termasuk kepentingan lingkungan warganya. Semua kegiatan ini bukan saja bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga serta sekalian warga; ajaran agama juga mendorong agar setiap orang memperhatikan lingkungannya.

Saya dan keluarga masih akan terus mengunjungi Garut setiap ada kesempatan. Bila kita kebetulan bertemu saat saya berada di Garut, sampaikan kepada saya apa yang sudah Saudara lakukan untuk lingkungan di Garut. Tetapi sebelumnya, bila Saudara ingin menyampaikan pesan ke saya, tulislah surat dengan alamat Kotak Pos 4000 Jakarta Timur, atau melalui e-mail : adu@menlh.go.id

Sekian dan terima kasih.