KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Banjaran Wetan, 25 September 2005
Di tengah dinginya angin malam Cikamadong-Kiara Payung, Banjaran Wetan, Kabupaten Bandung, pada pukul 22.00 wib Panitia mengumumkan hasil pemilihan Petani Teladan Bank Pohon, yaitu: Emid Tarmidi, Indang, dan Andang.

Penilaian didasarkan pada dedikasi, inovasi, motivasi dalam melaksanakan Program Bank Pohon. Ukuran keberhasilan ditunjukkan dengan pertumbuhan pohon-pohon yang mereka tanam. Penilaian dilakukan selama berbulan-bulan oleh berbagai pihak yang dikoordinasikan oleh LSM Warga Peduli Lingkungan (WPL), melalui pendampingan kepada warga hingga penanaman tahap III diselesaikan pada bulan April 2005.

Ketiga petani teladan tersebut kemudian dikukuhkan sebagai Kader Lingkungan dengan diberikannya Sertifikat Penghargaan, Rompi dan Pin Warga Madani oleh Kementerian Negara Lingkungan hidup. Selain itu mereka juga mendapat uang Rp. 700.000,-, Rp. 500.000,- dan Rp. 400.000,- dari panitia.

Acara pengumuman petani terbaik dan penyerahan Laporan Final Bank Pohon diakhiri dengan wangkongan (diskusi) antara masyarakat, WPL, Pinisepuh desa dan KLH. Alunan kecapi suling dan tembang tradisional serta suguhan kacang rebus, pisang goreng, hanjeli, pulut dan bandrek hangat menemani para peserta sampai pertemuan usai menjelang pukul 24.00 wib malam.

Untuk kategori kelompok, direncanakan akan diumumkan 2 Kelompok Tani terbaik pada bulan November 2005. Hal ini berkaitan dengan perlunya waktu yang lebih panjang dalam melakukan penilaian kelompok. Sekurang-kurangnya setahun setelah pelaksanaan penanaman tahap-I.

Program Bank Pohon di Banjaran Wetan diselenggarakan dengan sponsor dari PT. Kaltim Prima Coal. Dimulai dengan initial planting pada tanggal 27 Juli 2004 yang dilakukan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup, Presiden Direktur PT. Kaltim Prima Coal Bp. Ari Hudaya dan Bupati Bandung Bp. Obar Sobarna. Pada kesempatan itu artis peduli lingkungan Desy Ratnasari turut memberikan sambutan dan melakukan penanaman pohon secara simbolis.

Setelah dilakukan sosialisasi kepada penduduk denga melakukan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Lokakarya Desa, serta menunggu musim penghujan maka pada bulan Nopember 2004 dilakukan penanaman tahap 1. Sedangkan penanaman tahap 2 dan 3 dilaksanakan pada bulan Januari dan Maret 2005.

Saat ini sekitar 26 hektar lahan kritis di Banjaran Wetan telah mulai menghijau oleh 28.000 batang pohon kopi, kaliki dan alpukat. Sekitar 98 orang petani dari 5 kelompok tani tengah merajut harapan menunggu panen perdana pada pertengahan 2006. Namun jutaan hektar lahan kritis lainnya di Jawa, Madura dan Bali masih menunggu uluran tangan kita untuk segera kita atasi bersama.

Untuk informasi lebih lanjut :
Program Bank Pohon
Asdep Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan KLH
Gedung B lantai 5
Telp: 5850087/85911211
Email : srs@menlh.go.id, praszt@menlh.go.id