KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

32  Pimpinan Pondok Pesantren  Dan 50 Ustadz  Ikuti Sosialisasi Program Eco-Pesantren Dan Pembentukan Kader Lingkungan Pondok Pesantren Cluster Yogyakarta

ecopesantren.jpgManusia diutus oleh Allah S.W.T sebagai khalifah di muka bumi dan kewajiban untuk memakmurkan bumi adalah merupakan tugas utama dan amanah Allah yang dibebankan kepada manusia. Masalah krisis lingkungan dan bencana alam yang sangat luar biasa saat ini, sangat terkait dengan krisis kemanusiaan dan moralitas sosial, bahkan terjadinya bencana lingkungan tersebut lebih sebagai akibat ulah manu-sia dan tidak bisa dilepaskan dari gaya hidup manusia yang cenderung konsumtif dan eksploitatif, sehingga memicu terjadinya eksploitasi besar-besaran yang akhirnya mengganggu keseimbangan alam dan memicu terjadinya bencana ekologi.

Oleh karena itulah kalangan Pondok pesanten memyambut baik kehadiran Progam Eco-Pesantren yang digagas Kementerian Negara Lingkungan Hidup yang dinilai sangat tepat, mengingat  Agama dengan Lingkungan mempunyai keterkaitan yang sangat dekat. Demikian antara lain yang disampaikan oleh  Nyai Ida Fatimah, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Munnawwir Krapyak Yogyakarta yang juga berkedudukan sebagai anggota komisi D DPRD D.I.Yogyakarta dalam sambutannya yang disampaikan pada acara Sosialisasi Program Eco-Pesantren dan Pembentukan Kader Lingkungan Pondok Pesantren Cluster Yogyakarta pada tanggal 12 April 2008. Beliau juga mengusulkan agar kegiatan tersebut dijadikan langkah awal dalam malibatkan komunitas podok Pesantren untuk  lebih peduli terhadap lingkungannya dan yang akan ditindaklanjuti dengan aksinyata

Sementara itu Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan mewakili Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat  dalam pengarahan pada acara yang dihadiri oleh 82 orang perwakilan dari 32 Pondok Pesantren Cluster Yogyakarta, antara lain menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut  Pertemuan Nasional Kader Lingkungan Pondok Pesantren dan Peluncuran Program Eco-Pesantren yang diselenggarakan bulan lalu  di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Dalam upaya mengatasi Permasalahan Lingkungan yang multidimensional dan menyentuh hajat hidup orang banyak ini, maka sudah selayaknya para tokoh agama ikut memberikan kontribusi positif dalam mengatasi persoalan lingkungan. Mengingat Para Kyai, Uztads dan  Agamawan mempunyai kesempatan yang sangat banyak dan luas untuk berbicara panjang lebar dan detail mengenai permasalahan lingkungan atau wawasan ekologi dalam berbagai khotbah keagamaannya. Hal ini penting karena permasalahan lingkungan sangat fundamental dalam kehidupan kita.

Kyai dan Ponpesnya diharapkan jadi agen perubahan bukan sebagai intelektual interpretatif, jangan hanya membuat fatwa terhadap isu lingkungan tapi tidak melakukan gerakan apa-apa. Adalah pada tempatnya apabila para Kyai melakukan  juga, dapat melakukan unjuk rasa kepada perusakan lingkungan.

Sumber :
Asdep Urusan Pemberdanaan Masyarakat Perkotaan, KNLH Gedung B. Lantai 5