KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Dalam Rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2009, Kementerian Negara Lingkungan Hidup menyelenggarakan Pekan Lingkungan Indonesia pada tanggal 28 – 31 Mei 2009 yang beretemakan "Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim". Sehubungan hal tersebut, Deputi Menteri Bidang Pembinaan Sarana Teknis dan Peningkatan Kapasitas cq. Asisten Deputi Urusan Insentif dan Pndanaan Lingkungan menyelengarakan seminar "Menuju Green Ekonomy: Pertumbuhan Ekonomi versus Pembangunan Lingkungan" pada tanggal 29 mei 2009, bertempat diruang Merak 2, Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta.

Seminar ini diselenggarakan pada waktu yang tepat, mengingat kenyataan menunjukan bahwa modl pembangunan ekonomi yang dikembangkan telah menggerakan pembangunan ekonomi yang cenderung ekstraktif dan berjangka pendek. Tanpa menafikan adanya perbaikan kualitas sumber daya dan linkungan, namun secara umum dapat dikatakan bahwa upaya mempertahankan fungsi lingkungan dan pemanfaatan sumberdaya alam secara lestari masih jauh dari yang diharpkan. Sementara itu, sinyal indikator pertumbuhan ekonomi seperti Produk Domestik Bruto/Produk Domestik Regional Bruto (PDB/PDRB), dan tingkat invlasi tidak diiringi dengan informasi tentang nilai susutnya sumber daya alam (deplesi) dan rusaknya serta tercemarnya lingkungan (degradasi).

Bercermin pada kondisi Indonesia saat ini, maka pendekatan Ekonomi Hijau (Green ekonomy approach) dapat diartikan sebgai suatu model pendekatan pembangunan ekonomi yang tidak lagi mengandalkan pembangunan ekonomi berbasis eksploitasi sumberdaya alam dan lingkungan yang berlebihan. Ekonomi hijau merupakan suatu lompatan besar meninggalkan praktik-praktik ekonomi yang mementingkan keuntungan jangka pendek yang telah mewariskan berbagai permasalahan yang mendesak untuk ditangani termasuk mengerakan perekonomian yang endak karbon (low carbon economy).

Konsep ekonomi hijau meliputi cakupan yang luas dan merupakan paradigma baru dalam pembangunan ekonomi guna menggantikan kebijakan-kebijakan lingkungan yang masa lalu kerap difokuskan pada solusi jangkan pendek. Pendekatan ekonomi hijau merupakan win-win solution dalam mengakhiri perdebatan para penentu kebijakan yang tidak ada habis-habisnya seputar "pelestarian lingkungan" dan "pertumbuhan ekonomi". Atau dengan kata lain, Ekonomi Hijau adalah model pembangunan ekonomi berbasiskan pengetahuan terhadap ecological economic antara ekonomi dan ekosistem serta dampak negatif akibat aktivitas ekonomi termasuk perubahan iklim dan pemanasan global.

Seminar di atas bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang ekonomi Hijau yang menjamin terpeliharanya hubungan timbal balik antara pembangunan ekonomi dan keberlanjutan fungsi lingkungan dalam mendukung terwujudnya pembangunan ekonomi dan keberlanjutan fungsi lingkungan dalam mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan. Seminar ini merupakan langkah awal dalam mengambil inisiatif untuk mendorong penerapan pendekatan Ekonomi Hijau dalam pengembangan kebijakan pembangunan. Untuk keterangan lebih lanjut, dapat menghubungi Asdep Urusan Pengembangan Insentif dan Pendanaan Lingkungan melalui telp/fax: 921-8517161, 021 8517148 ext223.