KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Sejak tahun 2003, Yayasan Uli Peduli PT.Unilevel masuk dan menjadikan Kelurahan Jambangan sebagai model pemberdayaan masyarakat. Dengan melibatkan Universitas Surabaya, tenaga-tenaga pendamping lulusan Universitas, Pemerintah Kota, Pengurus RT serta tokoh masyarakat.

Butuh waktu 2 tahun untuk merubah perilaku masyarakat yang tadinya mengacuhkan lingkungan menjadi peduli lingkungan. Perubahan yang terjadi pada masyarakat antara lain, masyarakat sudah membiasakan diri menggunakan MCK ramah lingkungan yang disediakan walaupun harus membayar iuran Rp 3.000,- per KK setiap bulannya.

Di daerah Jambangan Surabaya, masyarakat kelurahan yang terdiri dari 1.542 KK ini sampai tahun 2003, masih sangat tidak peduli lingkungan, misalnya aktivitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) masih dilakukan di Kali Surabaya. Tidak heran pada saat itu disepanjang kali berjejer WC yang dikenal dengan julukan WC Helikopter. Hal ini menyebabkan selain kumuh dan kotor karena banyak sampah yang tersangkut, juga sangat mengganggu pemandangan.

Gegiatan swadaya tersebut berupa pembudidayaan pohon mengkudu di pinggir kali, menanam tanaman hias, tanaman obat dan pohon pelindung di halaman rumah, pengelolaan sampah dengan menggunakan komposter sekala rumah tangga dan komposter komunal untuk sampah organik, melalui sistem ini dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA yang semula setiap hari menjadi 2 hari sekali.

Di Kelurahan Jambangan telah tercatat 499 orang kader lingkungan. Daerah yang tadinya kumuh dan kotor, kini menjadi rapi dan bersih berkat masyarakatnya dengan pola hidupnya yang berwawasan lingkungan. Kelurahan Jambangan kini menjadi sarana pendidikan lingkungan bagi anak-anak sekolah dan Karang Taruna.

Informasi lebih lanjut :
Asdep Urusan Masyarakat Perkotaan