KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PROGRAM BANK POHON HIJAUKAN SEPULUH HEKTAR LAHAN KRITIS DI KABUPATEN BANDUNG

Jakarta, 6 Februari 2006
Bertempat di Ruang Kalpataru, pada tanggal 6 Februari 2006 yang lalu ditandatangani nota kesepahaman pelaksanaan Program Bank Pohon di Desa Mekarjaya, Kec. Banjaran, Kab. Bandung dengan donasi dari Yayasan Fuji Xerox Asia Pacific Astra Graphia. Pihak-pihak yang menandatangani adalah Drs. Sudariyono, Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat; Drs. Hertanto Mangkusasono, Ketua Yayasan Fuji Xerox Asia Pacific Astra Graphia dan Soenardhi Yogantara, Koordinator Yayasan Warga Peduli Lingkungan (WPL), sebagai pelaksana lapangan.

Dana senilai Rp 30 juta tersebut digunakan untuk menghijaukan sekitar sepuluh hektar lahan kritis masyarakat. Sejumlah 4000 bibit kopi, 1700 bibit suren, 150 bibit pisang tanduk dan 150 bibit nanas subang jenis unggul telah ditanam secara bertahap sejak akhir Januari yang lalu. Tidak kurang dari 50 orang petani akan terlibat dalam kegiatan ini. Kombinasi jenis tanaman tersebut, dimaksudkan agar sambil proses merehabilitasi lahan kritis, masyarakat dapat memperoleh hasil dari tanaman buah tersebut. Bibit pisang tanduk dan nanas subang adalah bibit unggul yang diproduksi oleh Pusat Kajian Buah Tropis, IPB sehingga diharapkan hasil yang diperoleh cukup baik.

Lokasi Penanaman
Desa Mekarjaya yang terletak di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung adalah merupakan desa hutan di daerah konservasi Gunung Malabar dengan ketinggian 800-1100 dpl. Luas lahan kritis milik masyarakat di desa tersebut cukup tinggi yaitu 122 ha. Minimnya pohon pelindung di lahan tersebut, tidak saja menyebabkan udara siang yang sangat terik, tapi juga sulit untuk memperoleh air baik untuk sanitasi maupun untuk keperluan pertanian /perkebunan. Ditambah dengan infrastruktur transportasi yang tidak mendukung serta melambungnya harga kebutuhan pokok, membuat kesejahteraan masyarakat setempat semakin jauh dari yang diharapkan.

Masalah tersebut dikhawatirkan akan mendorong masyarakat untuk menjarah hutan negara guna mencari bahan bakar alternatif. Kondisi ini yang menjadi pertimbangan untuk menetapkan Mekarjaya sebagai lokasi Program Bank Pohon donasi Yayasan Fuji Xerox Asia Pacific Astra Graphia
Selain itu Desa Mekarjaya bersebelahan dengan lokasi penerima Program Bank Pohon I yang merupakan donasi dari pihak lain.

Langkah Selanjutnya
Selama 4 (empat) bulan ke depan WPL akan terus melakukan pendampingan kepada para petani dan memberikan pelaporan secara berkala kepada KLH, sedangkan KLH, Yayasan FXAP dan Pemda Kabupaten Bandung akan terus memantau kegiatan ini. Diharapkan ketika memasuki musim kemarau tanaman ini telah cukup kuat bertahan dan masyarakat telah cukup memiliki motivasi dan kapabilitas untuk tetap menjaga tanamannya agar tumbuh subur.

Selanjutnya masyarakat akan diarahkan untuk melaksanakan praktek pertanian yang ramah lingkungan, yaitu dengan menggunakan pupuk organik. Selain itu masyarakat akan diberdayakan antara lain dengan membuat pembibitan sendiri atau persemaian swadaya Dengan demikian diharapkan manfaat program ini dapat terus bergulir, tidak terbatas pada 50 (lima puluh) petani penerima bibit bantuan Program Bank Pohon. (srs)

Sumber Informasi:
Asisten Deputi Urusan Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan
Gedung B lantai V
Tel/Fax : 8580087 dan 858911211
Email : srs@menlh.go.id