KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Ambon, 11 Februari 2013. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Regional (RAKOREG) untuk wilayah Ekoregion Sulawesi dan Maluku pada tangga) 11-12 Februari 2013 di Ambon yang dibuka secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuaya. Rapat Koordinasi Regional (RAKOREG) akan diselenggarakan di 6 (enam) Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Ekoregion yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali Nusra, Sulawesi dan Maluku serta Papua, untuk menetapkan Rencana Kerja Bidang Lingkungan Hidup sebagai dasar penyusunan Kerangka Kebijakan Lingkungan Hidup Indonesia dalam pembangunan SDA dan LH pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010-2014

RAKOREG ini dihadiri oleh institusi lingkungan hidup kota/kabupaten, dan provinsi serta institusi perencanaan pembangunan daerah atau institusi sektoral daerah terkait lainnya dari 8 Provinsi dan 101 Kabupaten/Kota se Sulawesi dan Maluku. Pada Rakoreg kali ini diharapkan didapatkan gambaran dampak dari pengelolaan lingkungan hidup daerah di wilayah Ekoregion Sulawesi dan Maluku sampai dengan tahun 2012, yang mencakup gambaran dampak dari pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Lingkungan Hidup Provinsi dan Kabupaten/Kota sampai dengan tahun 2012 dan gambaran dampak dari pelaksanaan Dekonsentrasi dan DAK sampai dengan tahun 2012.

Hal penting dari pelaksanaan Rakoreg kali ini adalah berhubungan dengan pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Lingkungan Hidup Provinsi dan Kabupaten/Kota yang diatur dalam Permenlh no 19 tahun 2008 dan Permenlh no 20 tahun 2008, yang berakhirpada tahun 2013. Hasil evaluasi dan pencapaian tentang pelaksanaan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup masih jauh dari harapan.

Dalam sambutan Pembukaan RAKOREG Sulawesi Maluku, Menteri Lingkungan Hidup, Prof. Dr. Balthasar Kambuayamenyatakan,”Tantangan insitusi lingkungan hidup yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan dengan serius adalah segeramengejar ketertinggalan pencapaian sasaran nasional pengelolaan lingkungan hidup yang dinilai masih harus melalui kerja keras, memastikan seluruh penyelenggaraan kegiatan efisien dan anggaran dibelanjakan dengan baik dan benar, memastikan tidak terjadi policy failure dan memastikan prinsip kepemerintahan yang baik berjalan, serta bebas dari isu korupsi dan pungutan liar”. Untuk itu perlu segera dipetakan kembali proses bisnis keseluruhan pengelolaan PSDA dan LH dan reposisi KLH, instansi LH di daerah, dan mitra-mitra strategic yang ada.

RAKOREG ini akan menghasilkan Laporan Capaian Daerah dalam periode jangka menengah 2009-2012, Laporan Koordinasi dan Harmonisasi kegiatan 2013, Gambaran umum Target dan Sasaran kerja daerah 2014 serta proyeksi perencanaan dekonsentrasi, tugas pembantuan dan DAK 2014.

Hari ini juga, Menteri Lingkungan Hidup juga melakukanPencanangan Gerakan Ambon Bersih, sebagai bagian dari Program Nasional: Gerakan Indonesia Bersih (GIB) dimana Kementerian Lingkungan Hidup menjadi koordinator kegiatan GIB beserta institusi teknis terkait. Kegiatan ini berlangsung di Islamic Center Kota Ambon, yang kemudian dilanjutkan dengan dialog antara Menteri Lingkungan Hidup dengan masyarakat.

Untuk Informasi Lebih Lanjut:

•             Hermien Roosita, Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup, Tlp/Fax: (021) 8517182, email: humas.klh@gmail.com

•             Darhamsyah, Kepala Pusat Pengelolaan Lingkungan Hidup Ekoregion Sulawesi dan Maluku. Telp./Fax. (0411) 555701/555702