KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Kamis 28/05/08 – JCC. Rangkaian kegiatan seminar dimulai dari penandatanganan naskah kerjasama dengan diklat Departemen Dalam Negeri.  Tujuan diklat sendiri adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk melaksanakan tugas jabatan secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika PNS sesuai dengan kebutuhan Instansi, serta menciptakan kesamaan Visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas Pemerintah dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

DISKUSI LINGKUNGAN DAN KESEHATAN: PENYUSUNAN RENCANA AKSI

Pada Waktu yang hampir bersamaan di ruang Kakaktua JCC juga berlangsung "Diskusi Lingkungan dan Kesehatan: Perumusan Rencana Aksi Nasional" pada pukul 10.00. Diskusi ini banyak menjelaskan peran Lingkungan Hidup dalam mewujudkan kesehatan yang lebih baik di Indonesia hal ini bersamaan dengan diwajibkannya Indonesia untuk memiliki rencana aksi nasional untuk kesehatan dan lingkungan (National Environment and Health Action Plans/NEHAP).

Sedangkan tujuan diskusi ini adalah untuk mensosialisasikan draft rencana aksi nasional untuk lingkungan dan kesehatan (NEHAP) serta untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait, baik pemerintah, masyarakat (LSM) maupun perguruan tinggi serta menyempurnakan terhadap draf NEHAP yang saat ini sedang disusun.

Pembicara pada diskusi ini antara lain Prof. Dr. Tjandra Yoga Aditama, Sri Hudiyastuti Dr. Sri Nugroho dan ditutup oleh Imam Hendargo Deputi IV MENLH Bidang Pengelolaan B3 dan Limbah B3.

BERSAMA SELAMATKAN BUMI DARI PERUBAHAN IKLIM

Pada pukul 13.00-17.00 wib diruang merak, JCC berlansung seminar Bersama Selamatkan Bumi dari Perubahan Iklim". Pusat Pendidikan dan Pelatihan, Kementerian Negara Lingkungan Hidup lewat diskusi ini mengharapkan peran dan sosialisasi pendidikan lingkungan sudah harus dimulai sejak dini. Maka diadakan diskusi yang pesertanya adalah Guru-guru setingkat SMA di Jakarta.

Acara dibuka oleh Drs. Sudarijono Deputi VII MENLH Bidang Pembinaan Sarana Teknis dan Peningkatan Kapasitas. Sedangkan para pembicara pada seminar ini adalah Dr. Rizaldi Boer, Prof. Dr. Emil Salim, Amanda Katili Niode, PH. D, Inar Ichsana Ishal SH, LLM dan dimoderatori oleh DR. Setyo Moersidik, DEA (Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas indonesia).

Diskusi berjalan cair, apalagi ketika Prof. Dr. Emil Salim Pakar Lingkungan Indonesia berbicara di depan para guru  "tidak bisa menyalahkan anak didik yang tidak peduli masalah Lingkungan" yang salah adalah gurunya dalam hal ini, diikuti gelak tawa para hadirin.

DIALOG PENGARUSUTAMAAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL

Seminar ini menarik dan makin menjelaskan kepada publik peran serta yang besar yang dibebankan selama ini kepada Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Pembicara dalam dialog ini cukup punya kapasitas yaitu Ir. Sarwono Kusumaatmadja yang menyampaikan Pengarusutamaan LH dalam Pembangunan Nasional dalam Perspektif Politik, Prof Syafi’i Ma’arif dalam perspektif budaya , Prof Dr. Chairil Effendi, MS dalam Perspektif Sosial, Prof Dr. Bunasor Sanim, MS, Mas Achmad Santosa, LLM dan Prof. Herman Haeruman berturut-turut dalam perspektif ekonomi, hukum dan otonomi daerah.