KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

“Menjaga Kebersihan Cerminan Harkat, Martabat dan Harga Diri Bangsa”
Jakarta, 12 November 2012.
Kementerian Lingkungan Hidup menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerakan Indonesia Bersih yang mengusung tema “Menjaga Kebersihan Cerminan Harkat, Martabat dan Harga Diri Bangsa”. Rakornas yang dibuka secara resmi hari ini oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Boediono, dihadiri oleh kurang lebih 500 (limaratus) peserta yang terdiri dari Gubernur, Bupati/Walikota, Kepala BLH Provinsi, Akademisi dan LSM lingkungan serta media massa. Dalam Rakornas ini juga dilakukan penandatangan Nota Kesepahaman antara15 (lima belas) Menteri dan Kepala Lembaga, yaitu Menteri Koordinator Bidang Kesejateraan Rakyat, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perhubungan, Menteri Kesehatan, Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Perdagangan, Menteri Perindustrian, Menteri Perumahan Rakyat, Menteri Kehutanan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Menteri Agama, Panglima Tentara Nasional Indonesia dan Kepala Kepolisian Republik Indonesiaserta penyampaian buku Pedoman dan Rencana Aksi Pengelolaan Sampah dan Sanitasi.

Rakornas Gerakan Indonesia Bersih ini merupakan rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan dalam upaya pemerintah dalam menangani permasalahan limbah sampah dan sanitasi. Perkembangan dan pertumbuhan kota-kota di Indonesia tidak hanya memberikan nilai positif bagi kehidupan masyarakat tetapi juga menimbulkan permasalahan lingkungan yang cukup serius. Salah satu permasalahan yang utama adalah masalah sampah dan limbah cair domestik.

UU No. 18 Tahun 2008 mengamanatkan bahwa upaya pengelolaan sampah dan sanitasi merupakan problem yang harus ditangani oleh seluruh pihak secara bersama-sama, baik perorangan, lembaga swadaya masyarakat, lembaga (termasuk Pemerintah dan Pemerintah Daerah), maupun dunia usaha. Lebih lanjut lagi diterjemahkan secara lebih jelas dalam Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga yang pada intinya memberikan landasan yang lebih kuat bagi pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) dari berbagai aspek antara lain legal formal, manajemen, teknis operasional, pembiayaan, kelembagaan, dan sumber daya manusia. Berdasarkan hal tersebut, Pemerintah merasa perlu untuk menginisiasi sebuah gerakan berskala nasional, yang dinamakan “Gerakan Indonesia Bersih”.

“Upaya menanggulangi masalah sampah dan sanitasi memerlukan pendekatan yang integratif, tidak hanya terkait penyediaan prasarana dan sarana fisik, namun juga adanya dukungan tata aturan (hukum), beroperasinya kelembagaan pengelola, ketersediaan pendanaan yang memadai dan –yang paling penting – dukungan sosio-kultural, berupa perhatian dan kepedulian (awareness) masyarakat dan pimpinan pemerintah, provinsi dan kabupaten/kota. Gerakan Indonesia Bersih bertujuan untuk mengakselerasi terwujudnya lingkungan hidup yang bersih dan sehat dan Menjaga Kebersihan Cermin Harkat, Martabat dan Harga Diri Bangsa,” demikian pernyataan Menteri Lingkungan Hidup, Prof. DR. Balthasar Kambuaya, MBA.

Gerakan Indonesia Bersih akan melibatkan 15 (limabelas) Kementerian dan Lembaga yang dalam kegiatannya meliputi :

  1. Peningkatan partisipasi masyarakat melalui kampanye dan edukasi.
  2. Penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan sampah dan sanitasi.
  3. Operasionalisasi pelaksanaan pengelolaan sampah dan sanitasi.
  4. Pengembangan peraturan dan penegakan hukum.
  5. Pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan sampah dan sanitasi.

Rakornas Gerakan Indonesia Bersih ini menjadi sangat penting mengingat hasil dari pertemuan ini akan menjadi titik tolakdalam pengelolaan sampah dan sanitasi secara terpadu di Indonesia. Laporan Menteri Negara Lingkungan Hidup Dalam Rapat GIB 2012 (pdf)

Berita Terkait:

Untuk Informasi Lebih Lanjut:

Dra. Masnellyarti Hilman, M.Sc,

Deputi MenLH Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun,
Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dan Sampah,
Tlp/Fax: (021) 85905637,
email: humaslh@gmail.com