KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Jakarta, 26 Juni 2014. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengadakan “Review Laporan Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim Tahun 2013 sebagai Bahan Penyusunan RPJMN Tahun 2015 – 2019″ yang bertujuan untuk mengukur kinerja KLH serta memudahkan evaluasi atas sejumlah hal yang perlu ditingkatkan dan disempurnakan di masa mendatang. Permasalahan lingkungan hidup masih menjadi pekerjaan rumah bagi kita bersama. Sejumlah peristiwa dan permasalahan menjadi agenda kita bersama untuk mengatasi dan menanggulanginya saat ini dan ke depan. Beberapa persoalan aktual dan menjadi perhatian  masyarakat, diantaranya mengenai bencana banjir, kebakaran lahan dan hutan, global warming, kerusakan lahan akibat pertambangan. Indeks Kinerja Utama KLH adalah Pengendalian Pencemaran Lingkungan, Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas.

Dalam pertemuan ini Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim KLH, Ir. Arief Yuwono, MA, mengatakan “Kementerian Lingkungan Hidup terus menerus melakukan koordinasi antar instansi dan mengedukasi masyarakat serta mengajak partisipasi masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan permasalahan lingkungan hidup.”

Lanjutnya “Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus melakukan berbagai kebijakan, pengkajian dan program aksi untuk mengatasi permasalahan lingkungan dan meminimalisir dampak dari kerusakan lingkungan, sesuai dengan kewenangannya. Namun, banyak juga yang harus melibatkan instansi/lembaga, masyarakat, dunia usaha dan partisipasi pihak lain dalam sebuah kebijakan dan aksi program untuk menanggulangi permasalahan lingkungan hidup Indonesia.

Salah satu yang menjadi isu nasional dan regional adalah masalah kebakaran hutan dan bencana asap. Setiap tahun terjadi, khususnya di Pulau Sumatera dan sebagian Kalimantan. Indonesia terus berupaya menanggulangi kebakaran hutan dan bencana asap yang merugikan masyarakat. Upaya yang terus menerus dilakukan adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan para pelanggar hutan. Selain penindakan, yang lebih penting adalah upaya pencegahan kebakaran hutan. Strategi ini merupakan tindakan preventif untuk mengendalikan kerusakan hutan dan kerusakan atmosfer.

Untuk informasi lebih lanjut:
Ir. Arief Yuwono, MA,
Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan
Perubahan Iklim KLH,
Telp/fax: 021-85904923