KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

pakde_revitalisasi_pasar.jpgArya Duta Jakarta, 17 Juni 2008. Asosiasi Pengelola Pasar Seluruh Indonesia (ASPARINDO) dengan tema “Membangun Pasar Tradisional Untuk meningkatkan Daya Saing dan Kesejahteraan Pedagang.

Pasar tradisional merupakan salah satu relung kehidupan yang sangat penting karena potensi strategis sebagai infrastruktur ekonomi daerah dan pusat pemasaran yang menghidup kurang lebih 50 juta rakyat Indonesia.

Pasar selama ini juga menjadi salah satu titik masalah dalam pengelolaan lingkungan karena berbagai persoalan yang bersifat multidimensional dan juga multi sektoral yang harus dihadapi dalam pengelolaan pasar. Pasar-pasar tradisional harus segera berbenah untuk menghadapi persaingan yang semakin berat dan juga menghadirkan pasar yang lebih bersih, sehat dan tentunya ramah lingkungan.Saat ini pertumbuhan pasar modern mencapai 13 % dan ironisnya pasar tradisional mengalami pertumbuhan minus 8 %. Hal ini terjadi karena pasar-pasar tradisional kalah bersaing dengan pasar-pasar modern yang lebih tertata.

Di sisi lain pasar tradisional merupakan sebuah pintu bagi kebangkitan bangsa ini untuk keberpihak kepada produk-produk lokal yang mampu menggerakan perekonomian bangsa dan secara lingkungan akan lebih efisien dari sisi lingkungan hidup baik dari pengurangan emisi maupun penggunaan BBM.

Pasar Tradisional harus merevitalisasi diri dan melakukan perubahan untuk dapat bersaing mendapatkan konsumen yang makin sadar lingkungan dan kebersihan. Sudah saatnya pasar tradisional tertata rapih bersih dan sehat serte memiliki pengelolaan lingkungan hidup yang baik.

Sumber:
Asdep Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan
021/85911211 /
praszt@menlh.go.id