KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

ATURAN BARU BISA MUSNAHKAN HUTAN RI
Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 55 Tahun 2006 tentang Penatausahaan Hasil Hutan Yang Berasal Dari Hutan Negara dinilai akan berdampak pada musnahnya hutan yang tersisa di Indonesia. Keberpihakan peraturan itu terhadap pelestarian hutan dipertanyakan. Peraturan menteri kehutanan (permenhut) itu memangkas jumlah dokumen kayu. Sebelumnya, kayu yang akan diolah harus mempunyai dua surat keterangan sahnya hasil hutan (SKSHH). Menurut aturan itu, hanya diperlukan satu surat keterangan sahnya kayu bulat (SKSKB)………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 23
WAY KAMBAS TERBAKAR
Kebakaran di kawasan Karangsari di Taman Nasional Way Kambas, Lampung, hingga Rabu (15/11) belum bisa dipadamkan. Kebakaran diperkirakan sudah menghanguskan sekitar 200 hektar areal hutan yang terdiri atas areal hutan rehabilitasi dan padang alang-alang. Menurut Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Mega Haryanto api cenderung terus meluas dan merembet ke seluruh kawasan Karangsari di seksi III Kuala Penet……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 24
DLH PASTIKAN SUNGAI DI BEKASI TERCEMAR
Yakin sungai-sungai yang mengalir di Kota Bekasi sudah tercemar limbah industri. Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Bekasi menimbang perlunya dibangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) terpadu. IPAL terpadu diperlukan mengingat banyak IPAL, milik industri skala menengah dan besar tidak beroperasi secara optimal. "Kami akan meminta persetujuan dewan guna membangun IPAL terpadu di Kota Bekasi," ujar Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan (PDL) Dinas LH Kota Bekasi, Endar Marjani, Rabu (15/11)…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 7. BERITA TERKAIT: SUNGAI TERCEMAR, BIAYA PRODUKSI AIR BERSIH NAIK, REPUBLIKA, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 7
HUTAN KARET TERUS TERBAKAR YANG TERSISA HANYA AMARAH
Hutan karet milik Acung berada di tepi perkebunan kelapa sawit milik PT Mega Sawindo Perkasa (MSP) di Desa Lalang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Awalnya, kebakaran terjadi di areal PT MSP. Lalu, merambat ke ladang penduduk. Acung curiga kebakaran itu disengaja. Dia semakin marah karena pekerja perkebunan tidak membantunya memadamkan api. Menurut Acung Perusahaan hanya mau bayar hutan karet Rp 500.000 per hektar. Dia menduga perusahaan sengaja membakar hutan karetnya karena dia menolak dikonversi menjadi kebun sawit……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 24
EXPLOITASI JANGAN KARBANKAN CAGAR ALAM
Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI Iskandar Zulkarnain mengimbau, pemberdayaan masyarakat setempat jangan sampai mengorbankan keberadaan cagar alam geologi Karangsambung. "Jangan sampai daerah ini dieksploitasi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) semata," ujar Iskandar. Eksploitasi bebatuan di kawasan cagar alam geologi Karangsambung oleh masyarakat setempat tak dapat dihindari karena menyangkut kepentingan ekonomi…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 24
LAHAN KRITIS DI BOGOR SEGERA DIHIJAUKAN
Penghijauan lahan kritis di Kecamatan Cigudeg dan Pamijahan, Kabupaten Bogor melalui proyek Gerakan Rehabilitasi Lahan Kritis (GRLK) diprakirakan baru akan ditanami bibit pohon mahoni, durian, dan petai akhir November 2006……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 7
ECOPARK, HUTAN TANAMAN ASLI INDONESIA
Ecopark, kependekan dari Ecology Park, merupakan suatu kawasan konservasi kekayaan flora Indonesia. Nantinya tumbuhan yang ditanam di kawasan tersebut merupakan kumpulan tumbuhan ekosistem dataran rendah di Indonesia. Artinya, seluru tumbuhan yang ditanam di Ecopark ini adalah tumbuhan asli Indonesia….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 14
69 PERSEN TERUMBU KARANG RUSAK
Sekitar 69 persen dan 2,5 juta hektare karang di Indonesia rusak. "Sebanyak 400 titik pemantau akan dibangun guna memantau kondisi terumbu karang di Indonesia," kata Sekretaris Eksekutif Coremat Fase II, Santa Putra Ginting di Pulau Sikual, Kota Padang, pekan lalu….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 22
LUMPUR LAPINDO MELUAP LAGI
Lumpur panas kembali meluap melalui bagian atas tanggul utama yang berdiri setengah lingkaran di sekitar pusat semburan lumpur kemarin. Luapan ini disebabkan oleh makin tingginya volume lumpur di kolam penampungan. Pada saat bersamaan lumpur yang diharapkan mengalir ke saluran pelimpah mulai tersendat karena memadat…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMMPO, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. A9
HUTAN PULAU TABUAN JADI AREAL KONSERVASI
Peemrintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, Lampung akhirnya menjadikan hutan di Pulau Tabuan sebagai areal konservasi–termasuk hutan milik warga. Langkah itu diambil untuk mengakhiri pembalakan liar yang marak di pulau yang terletak di Kecamatan Cukuhbalak itu……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 19
PEMROV SULUT LARANG PERUSAHAAN PERTAMBANGAN PT MSM BEROPERASI
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) melarang perusahaan pertambangan emas PT Meares Soputan Maining (PT MSM) untuk beroperasi di Kabupaten Minahasa Utara, karena belum ada izin analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) dari Menteri Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH) di Jakarta.Menurut
Wakil Gubernur Freddy Harry Sualang, pihaknya minta PT MSM jangan beroperasi dulu karena harus menunggu izin amdal dari Menteri Lingkungan Hidup di Jakarta…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 15 NOVEMBER 2006, HAL. 4
PENCEMARAN DI KALIMALANG
Hari Senin (13/11), warga sepanjang Kalimalang, mulai dari lokasi yang berdekatan dengan Universitas Borobudur di Jakarta Timur hingga sungai dekat Metropolitan Mal di Kota Bekasi, panen ikan. Banyak ikan mabuk dan mengambang di permukaan air sehingga dengan mudahnya warga dapat menangkap ikan itu. Di balik semua itu, muncul keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi Kalimalang. Mabuknya ikan menunjukkan bahwa sungai itu sebenarnya sedang sakit…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 15 NOVEMBER 2006, HAL. 8
PEMBANGUNAN HARUS PERHATIKAN PENURUNAN PERMUKAAN TANAH
Pembangunan gedung-gedung di enam kota besar Indonesia, yakni Jakarta (DKI), Bandung (Jabar), Surabaya (Jatim) , Semarang (Jateng) , Yogyakarta (DIY), dan Medan (Sumut) sebaiknya memperhatikan kondisi geologi daerah setempat. Pasalnya, kota-kota besar itu setiap tahun mengalami penurunan permukaan tanah. Hal ini dapat berakibat fatal apabila di daerah tersebut terjadi banjir, longsor, atau gempa bumi. …..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 15 NOVEMBER 2006, HAL. 19
PERDA ROKOK BELUM EFEKTIF
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Jakarta mendesak. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta agar segera mengesahkan 14 peraturan gubernur (Pergub) turunan dari perda No. 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Direktur Eksekutif Walhi Jakarta Selamet Daroyani menegaskan 14 pergub tersebut merupakan instrumen penting untuk mendukung upaya pengendalian pencemaran udara di Ibu Kota ini….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 8
GUNUNG MUTIS TERBAKAR
Sekitar 300 hektare hutan di Taman Nasional Gunung Mutis, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur terbakar. Api diduga berasal dari lahan warga yang sengaja dibakar untuk membuka kebun…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 16 NOVEMBER 2006, HAL. 17

Sumber:
Perpustakaan KLH