KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PEMERINTAH DIMINTA KONSISTEN PANTAU FREEPORT
Wakil Ketua Komisai Lingkungan Hidup DPR Sony Keraf meminta Kementerian Negara Lingkunagn Hidup konsisten dan konsekuen memantau kinerja perbaikan lingkunagn PT Freeport Indonesia. “Ketika perbaiakn dalam enam bulan tidak dapat dicapai, Freeport harusa diminta berhenti operasi sebentar untuk dipaksa membangun instalasi pemipaan pembuangan tailingnya,” ujarnya di Jakarta kemarin………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 3 APRIL 2006, HAL. A7

300 RUMAH NELAYAN TERENDAM
Sebanyak 300 rumah nelayan di sepanajng pantai selatan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) terendam banjir. Sekitar 200 rumah berada di Lombok Tengah, sementara sisanya di Lombok Timur. Terjangan ombak menyebabkan air laut naik ke daratan mencapai 300 meter lebih, Jum’at lalu, air mencapai ketinggian tiga meter. Kawasan nelayan yang terkena banjir ini terletak di kecamatan Pujut dan Praya Timur, Lombok Tengah,d an Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Di Desa Gerupuk, lombok Tengah, ratusan tambak udang, keramba ikan, dan usaha rumput laut musnah digulung,” tutur Amaq Bindung, Ketua Kelompok Nelayan Gerupuk ketika ditemui Tempo kemarin……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 3 APRIL 2006, HAL. A24

DILARANG TANAM SAWIT DI DAERAH RESAPAN AIR

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melarang warga membuka lahan kelapa sawit di daerah tangkapan air. Pemerintah khawatir terjadi kerusakan ekosistem. Menurut kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Deli Serdang Wirdan Rangkuti, di kabupaten itu ada dua daerah resapan air utama, yaitu Gunungmariah, Sibolangit, dan Pancurbatu. Akan tetapi pembukaan kawasan di bawah 5.000 hektar terus terjadi di titik resapan air….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 3 APRIL 2006, HAL. 24

ASAP HITAM MENGHILANG DARI LANGIT KALIMANTAN
Industri perkayuan Kalimantan terpuruk. Itu adalah cerminan menyusautnya hutan produksi karena pembalakan liar dan belum adanya kesuguhan dalam mengelola kawasan budidaya kehuianan, manajemen industri pengolahan yang tidak tepat, juga mahalnya harga-harga kayu dari perusahaan hak pengelolaan hutan bagi inmdustri skala menengah ke bawah…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 3 APRIL 2006, HAL. 36 BERITA TERKAIT: KETIKA SEMUA SUDAH TERLAMBAT, KOMPAS, SENIN 3 APRIL 2006, HAL. 36

500 HEKTARE HUTAN DI JABAR SELATAN TERUS DIJARAH
Penjarahan hutan masih terus terjadi di kawasan Jawa Barat (Jabar) selatan. Penjarahan dilakukan oleh kelompok tertentu di hutan produktif milik negara dan juga di hutan non produktif. Wakil Gubernur Jawa Barat Nu’man A. HAkim mengemukakan hasil pengamatannya dalam pertemuan dengan komisai I dan Komisi IV di Gedung Sate Bandung, Senin (27/3)….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUM’AT 31 MARET 2006, HAL. 6

SATWA INDONESIA TERANCAM PUNAH, PRAKTIK JUAL BELI TETAP MARAK

Indonesia dikenal memiliki keanekaragaman hayati besar. Kekayaan satwanya menempatkan Indonesia pada posisi kedua di dunia setelah Brasil. Sayangnya, satwa-satwa yang menjadi kebanggaan itu nasibnya menyedihkan dan terancam punah. Salah satu penyebabnya adalah terjadi praktik perburuan dan penjualan satwa langka…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 1 APRIL 2006, HAL. 13 BERITA TERKAIT: PENJUALA SATWA LANGKA, KAMI BELUM PERNAH DITANGKAP PETUGAS, MEDIA INDONESIA, SABTU 1 APRIL 2006, HAL. 13

HAYATI INDONESIA: HEWAN LANGKA MATI MENINGGALKAN GAMBAR
Pada tahun 2004, jumlah ekspor satwa dan tumbuhan liar yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam mencapai US$ 15.289.939,30 atau sekitar Rp. 139 Miliar. Dari jumlah tersebut 85%-nya disumbangkan oleh ekspor satwa….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 1 APRIL 2006, HAL. 15

TIGA KAMPUNG TERENDAM AIR LAUT
Tiga kapung di Kabupaten Yapen Waropen, Papua terendam air laut akibat gelombang pasang dengan ketinggian empat meter. Tiga kampung itu yakni Kampung Cina Tua, Mariadei dan Benawa Distrik, Kota Serui. Sampai sejauh ini, Pemerintah Kapubaten (Pemkab) Waropen belum mendata jumlah rumah yang terendam gelombang pasang,” ujar sekretariat Daerah Yaperi Wampen Max Karubaba ketika dihubungi Media Indonesia kemarin……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 1 APRIL 2006, HAL. 16

BOCAH BANDUNG BER-IQ TIMBEL
Setelah menjadi kontributor utama bagi pencemaran lingkungan, polusai asap kendaraan bermotor kini menjadi hantu menakutkan bagi anak-anak di Kota Bandung. Asap kendaraan yang mengandung timel berdampak semakin negatif hingga menurunkan kualitas intelegensia anak-anak. Dan, Bandung adalah salah satu kota terparah untuk kasus ini…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 1 APRIL 2006, HAL. 17 BERITA TERKAIT: KOTA KEMBANG YANG ‘RIMBUN’ KENDARAAN, MEDIA INDOENSIA, SABTU 1 APRIL 2006, HAL. 17

Sumber:

Perpustakaan Kementerian Negara Lingkungan Hidup