KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

SEJUTA HEKTARE LAHAN DI NTB UNTUK BAHAN BAKAR HIJAU
Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu daerah dengan hari hujan dan curah hujan relatif rendah dibanding kawasan lain di Indonesia. Hal ini menyebabkan banyaknya lahan kering, bahkan di Lombok dan Sumbawa ada satu juta hektar lahan kritis.Menurut Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, lahan seluas itu dapat diselamatkan untuk perkebunan tanaman bahan bakar hijau (green fuel) seperti kelapa sawit dan jarak pagar (Jatropha Curcas)………… BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 6 FEBRUARI 2005, HAL. 13

4 DAS DI SULAWESI SELATAN RUSAK PARAH
Kerusakan lingkungan di empat daerah aliran sungai besar di Sulawesi Selatan saat ini sudah amat parah. Kerusakan itu menyebabkan banjir tahunan dan ancaman longsor. Sementara masyarakat memetik manfaat dari kerusakan itu.Kerusakan daerah aliran sungai (DAS) tersebut membuat pengikisan dataran tinggi menjadi lebih cepat. Demikian diungkapkan dalam diskusi kerusakan lingkungan di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diadakan Makassar Journalist Club di Makassar……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 4 FEBRUARI 2005, HAL. 24

KEBERSIHAN KOTA : BANJARMASIN TERKOTOR, 420 METER KUBIK SAMPAH TIDAK TERANGKUT
Hasil penilaian tahap pertama periode Oktober-November 2005 oleh tim Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup menyatakan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebagai kota terkotor. Dari urutan kebersihan, Banjarmasin berada di urutan terbawah dari 12 kota besar di Indonesia.Penilaian buruknya pengelolaan lingkungan atas kota dengan luas 72,6 kilometer persegiâ€â€?dihuni sekitar 572.000 jiwaâ€â€?ini menyangkut kondisi jalan, got saluran air, pasar, terminal angkutan umum, dan pengelolaan sampah……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 4 FEBRUARI 2005, HAL. 24

LIMBAH INDUSTRI DI TPA BAGENDUNG ANCAM WARGA
Limbah industri yang dibuang di Tempat Pembuangan Akhir Bagendung, Cilegon, Banten, menjadi ancaman bagi warga setempat. Selain mengeluarkan bau busuk, limbah industri dikhawatirkan menyebarkan penyakit infeksi saluran pernapasan akut.Samsuri, tokoh masyarakat Kampung Sambibuhut, Desa Bagendung, Kecamatan Cilegon, Jumat (3/2), menuturkan, beberapa hari lalu datang sejumlah truk pengangkut limbah industri. â€Â?Limbahnya seperti pasir berwarna hitam dan mengeluarkan bau menyengat,â€Â? ujarnya……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 4 FEBRUARI 2005, HAL. 27

STANDAR BAKU EMISI MASIH DISUSUN
Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Pemprov DKI, Kosasih Wirahadikusumah, mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan sarana-prasarana untuk mendukung pemberlakuan Peraturan Daerah (Perda) No 2 tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Saat ini pihaknya tengah menyusun standar baku emisi untuk kendaraan bermotor roda dua, dan diharapkan secepatnya bisa selesai, sehingga uji emisi untuk sepeda motor dapat segera diberlakukan……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 3 FEBRUARI 2006, HAL. 20

PEMBANGUNAN KOTA MENGURANGI KAWASAN RTH
Hutan Lindung Kapuk, Jakarta Utara, mendapat tambahan 10 ribu tanaman bakau baru. Tambahan diperoleh dari gerakan penanaman bakau dalam Jambore Pecinta Alam se-Jabotabek. Jambore yang bertema. “Tanam-tanam Pohon di Jakarta’ ini diselenggarakan oleh Yayasan Kaki Langit dan Relawan Hutan Indonesia, Sabtu dan Ahad (4/2-5/2)….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 6 FEBRUARI 2006, HAL. 6 (KALAM)

PANTAI JATIM RAWAN BENCANA
Daerah sepanjang kawasan pantai utara, timur dan selatan Jawa Timur rawan bencana. Hal itu disebabkan hujan dan ombak laut masih akan terus melamda daerah tersebut sepanjang Minggu (5/2) sore hingga malam hari………….BACA SELENGKAP, REPUBLIKA, SENIN 6 FEBRUARI 2006, HAL. 21

DAERAH TAK PEDULI SAMPAH
Deputi Menteri Lingkungan Hidup Bidang Pengendalian dan Pencemaran, Gempur Adnan, mengatakan mayoritas pemerintah kabupaten/kota belum memperhatikan masalah sampah dan kebersihan kota. “Itu bisa dilihat dari kecilmnya anggaran mereka untuk masalah ini”………..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 6 FEBRUARI 2005, HAL. A7

5 TERSANGKA PEMBALAK LIAR DITAHAN
Tim Gabungan Markas Besar Kepolisian RI, Kepolisian Daerah Jawa Timur, dan Kepolisian Resor Jember menahan lima tersangka pembalak liar di Jember dan sekitarnya…………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 6 FEBRUARI 2005, HAL. A9

38 HAK PENGUSAHAAN HUTAN TERANCAM DICABUT: PENUNGGAK DIBERI WAKTU SATU BULAN UNTUK MELUNASI IURAN YANG TERUTANG
Pemerintah mengancam akan mencabut 38 izin hak pengusahaan hutan jika para pemegang konsesi tak melunasi tunggakan dana reboisasi dan provisi sumber daya hutan dalam satu bulan ke depan. Perusahaan kayu yang mengemplang iuran itu telah mendapat surat peringatan ketiga dari Departemen Kehutanan pada 1 Februari………..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 6 FEBRUARI 2005, HAL. A 19

Sumber :
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup