KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LAMBAN KEMAJUAN PEMBANGUNAN LINGKUNGAN
Negara-negara di Asia Pasifik sangat lamban memenuhi target Tujuan Pembangunan Milenium atau Millenium Development Goals (MDGs) terkait pelestarian lingkungan hidup. Dalam salah satu indikator, yakni pelestarian hutan, bahkan Indonesia termasuk negara yang paling cepat berkurang hutannya.Hal ini tercermin dalam laporan kedua dari seri laporan Tujuan Pembangunan Milenium tingkat kawasan yang dikeluarkan PBB……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 7 APRIL 2006, HAL. 13

TAMBAK TERCEMAR LIMBAH
Forum Masyarakat Korban Limbah Spritus dan Arak Palimanan kemarin unjuk rasa di pendapa Kabupaten Cirebon. Mereka memprotes pencemaran limbah pabrik yang mencemari 2 ribu hektare tambak di Kecamatan Cirebon Utara dan Kapetakan……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 7 APRIL 2006, HAL. A9

KEBAKARAN LAHAN : ASAP TEBAL DARI 317 TITIK DI ASIA TENGGARA
Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi dan Geofisika, kebakaran lahan meluas di daratan Asia Tenggara. Per tanggal 5 April di Thailand, Kamboja, Vietnam, dan Laos ditemukan 286 titik api. Total jumlah titik api di keempat negara tersebut dan di Pulau Sumatera, khususnya di Riau, mencapai 317 titik.Pada Kamis (6/4) asap tebal menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau. Data dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Pekanbaru menunjukkan, jarak pandang di pagi hari hingga menjelang pukul 08.00 hanya 500 meter…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 7 APRIL 2006, HAL. 24

HUTAN BAKAU RUSAK : KEHIDUPAN BURUNG-BURUNG DI PULAU RAMBUT TERANCAM
Kerusakan hutan bakau atau mangrove di kawasan Suaka Margasatwa Pulau Rambut, Kepulauan Seribu Selatan, sampai saat ini belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penanaman kembali hutan bakau berjalan lambat.Kerusakan sebagian besar hutan bakau di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Pulau Rambut itu terlihat dalam pantauan bersama Fauna and Flora International (FFI) Indonesia, Rabu hingga Kamis (6/4). Hutan bakau yang gundul itu terlihat jelas dari atas menara setinggi 15 meter yang berada di areal kawasan SM Pulau Rambut……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 7 APRIL 2006, HAL. 26

UDARA DI RIAU BERTAMBAH PANAS DUA DERAJAT
Sejak dua puluh tahun terakhir perubahan panas udara di Riau terus meningkat. Bahkan suhu udara bertambah dua derajat celcius dari 21 derajat celcius pada 1986. Masa 20 tahun itu terbagi atas 15 tahun pertama peningkatan panas satu derajat dan dalam lima tahun terakhir tingkat kepanasan cepat bergerak hingga mencapai satu derajat…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 7 APRIL 2006, HAL. 23

BANTARAN SUNGAI DI DKI DIKUASAI PENDUDUK
Sedikitnya 57,23 persen bantaran sungai di DKI Jakarta atau 792,18 hektar dikuasai penduduk untuk kepentingan permukiman, sedangkan 42,7 persen atau 592,03 hektar kondisinya mulai terganggu. Padahal, bantaran sungai merupakan kawasan penyangga daerah pengelolaan air dan seharusnya dijadikan lahan hijau perkotaan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 7 APRIL 2006, HAL. 27

Sumber:
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup
www.menlh.go.id