KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

EMIL SALIM DAPAT ZAYED PRIZE
Tokoh Lingkungan Hidup Prof Dr Emil Salim menerima Zayed International Prize for the Environment, Senin (6/2) malam di Dubai.Penghargaan yang amat bergengsi dari Uni Emirat Arab itu juga diberikan kepada Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, organisasi Millennium Ecosystem Assessment dari Malaysia, dan Presiden The Cropper Foundation Angela Cropper dari Trinidad dan Tobago.Trofi penghargaan diserahkan Yang Mulia Jenderal Sheikh Mohammad Bin Rashid Al Maktoum â€â€?Putera Mahkota Dubai yang juga Menteri Pertahanan UEAâ€â€? menjelang Sesi Khusus ke-9 Dewan Pemerintahan/Forum Global Kementerian Lingkungan Hidup (Ninth Special Session of the Governing Council/Global Ministerial Environment Forum)…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. 13

KERUSAKAN HUTAN PICU KERUGIAN RP 136,2 TRILIUN: TANPA INTERVENSI PEMERINTAH, HUTAN ALAM JAWA PUNAH PADA 2008
Kerusakan hutan Pulau Jawa mencapai 432 ribu hektare pada periode 2002-2004. Apabila kerusakan sebesar itu terus berlangsung hingga dua tahun ke depan, potensi kerugian ekonomi yang mungkin terjadi bisa mencapai rp 136,2 triliun per tahun………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. A15

15 BANGUNAN DI GADOG DITERJANG LONGSOR
Sedikitnya 15 bangunan di Desa Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin sore, mengalami rusak berat dan ringan. Kerusakan tersebut akibat diterjang longsoran tanah karena sebelumnya wilayah itu diguyur hujan dari pagi hingga siang……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. 6

RUMAH RETAK, RATUSAN WARGA BREBES MENGUNGSI
Sebanyak 163 warga Dukuh Jatimulyo, Desa Watujaya, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) sejak Senin (6/2) malam mengungsi ke tempat yang lebih aman karena rumah mereka retak-retak. Delapan rumah bahkan sudah mulai miring…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. 8

CUKONG KAYU JEMBER DITAHAN DDI MABES POLRI
Cukong kayu asal Jember Hua Chuen alias Sugiarto Direktur CV Ladang Makmur, ditahan di Mabes Polri, kemarin, terkait dengan tuduhan penggundulan hutan di Jember, Jawa Timur……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. 8

SUCOFINDO DAN SAWU AWASI EMISI
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak PT Sucofindo dan PT Sawu Indonesia menjadi pengawas pelaksanaan uji emisi kendaraan bermotor. Dua lembaga ini nantinya bertindak sebagai pengontrol setiap bengkel penyedia layanan uji berikut mutu kandungan emisi setiap kendaraan yang lalu-lalang di Jakarta……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. A12

SPESIES BARU DI PAPUA : TEMUAN SPETAKULER KANGURU POHON MANTEL EMAS
Kawasan Mamberamo, Papua, pantas disebut sebagai dunia yang hilang. Hanya dalam tempo penelitian sebulan, berbagai spesies baru tumbuhan dan satwa ditemukan di situ. Penelitian singkat yang dilaksanakan oleh Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Conservation International Indonesia ini, bahkan mendapatkan kanguru pohon mantel emas…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. 13

ENAM INDUSTRI SUDAH BERHASIL MENGHEMAT
Program Produksi Bersih dan Efisiensi Energi yang telah dirintis sejak 2003 di enam industri di Indonesia telah menghasilkan penghematan energi signifikan hingga Rp 14 miliar per tahun.Hal ini disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Konservasi Sumberdaya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Masneliyarti Hilman, dalam sambutannya pada Peluncuran dan Pelatihan â€Â?Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asiaâ€Â?, di Jakarta…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. 12

NEGARA RUGI RP 8,4 T: AKIBAT PERUSAKAN HUTAN DAN LINGKUNGAN
Penebangan hutan dan perusakan lingkungan di Pulau Jawa telah menimbulkan kerugian ekonomi Rp 8,37 triliun per tahun. Itu belum termasuk angka kerusakan di sektor infrastruktur, industri hilir, dan kehidupan masyarakat…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. 24

INDONESIA TAMBAH KOLEKSI FLORA DAN FAUNA
Nama Indonesia kembali terangkat. Mata dunia telah melihat kalau wilayah nusantara kaya dengan keragaman hayati. Tidak menutup kemungkinan Indonesia menjadi negara nomor satu yang memiliki keragaman hayati terkaya di dunia setelah Brazil……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 8 FEBRUARI 2006, HAL. 24

Sumber :
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lignkungan Hidup