Kementerian Lingkungan Hidup

Republik Indonesia

NELAYAN GUNAKAN BOM AKIBAT TERJERAT UTANG
Akibat terjerat utang pembuatan kapal dan modal melaut kepada tengkulak, para nelayan suku Bajo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, terpaksa menggunakan bom dan racun ikan. Langkah itu dilakukan agar hasil tangkapan mereka lebih banyak untuk melunasi utang kepada tengkulak. Akibatnya, terumbu karang di Teluk Bone saat ini rusak berat. Kerusakan bertambah parah akibat pengambilan berbagai jenis biota laut yang hidup di sela-sela kerang. Pengambilan dilakukan dengan cara merusak karang menggunakan linggis dan gancu………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 11 APRIL 2006, HAL. 24

PENGOPERASIAN TPST DURI KOSAMBI TERGANJAL AMDAL
Rencana pengoperasian tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Duri Kosambi terganjal masalah kelengkapan dokumen analisa mengenai dampak lingkungan (AMDAL). Padahal, keberadaan TPST tersebut merupakan salah satu pengelolaan sampah terbesar di Jakarta sekaligus untuk mengurangi ketergantungan ke TPA Bantargebang………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 11 APRIL 2006, HAL. 6 (KALAM)

BANGUNAN LIAR DI BANTARAN KALI KRUKUT AKAN DITERTIBKAN
Pemkot Jakarta Barat segera membongkar paksa puluhan bangunan liar di bantaran Kali Krukut, Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat. Selain menyalahi peruntukan, bangunan liar juga ditenggarai mengganggu aliran Kali Krukut itu sendiri………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 11 APRIL 2006, HAL. 6

KONSERVASI LINGKUNGAN : AIR KALI SENTIONG SIAP DIOLAH
Menyusul penataan dan program Kali Sentiong Bersih, tidak lama lagi warga sekitarnya akan dapat mengonsumsi air yang mengalir kehitaman di kali yang membelah kawasan Galur-Tanah Tinggi hingga Kemayoran di Jakarta Pusat itu. Setidaknya, rencana pengolahan air Kali Sentiong menjadi air minum itu mengemuka dalam dialog lesehan dengan tajuk “Sungai Sentiong Masa Lalu, Kini, dan Akan Datang”, Sabtu (8/4) malam.Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sarwono Kusumatmadja yang juga mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup yang hadir dalam dialog itu menyatakan, pembuatan instalasi pengolahan agar warga dapat memanfaatkan air sungai untuk keperluan sehari-hari tersebut sedang diupayakan………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 11 APRIL 2006, HAL. 27

DEFORETASI ACEH MAKIN PARAH
Laju deforestasi dan degradasi hutan di Aceh selama 2005-2006 diperkirakan rata-rata meningkat hampir 30 persen. Prediksi spasial Greenomics Indonesia menunjukkan dalam kurun waktu itu deforestasi kawasan hutan Aceh akan melebihi 266.000 hektar. Menurut hasil analisa spasial Greenomics Indonesia, selama masa jeda tebang (logging moratorium) saja, pada periode 2002-2004, luasan deforestasi sudah mencapai 200.000 hektar. Hampir 60 persen kerusakan hutan itu terjadi di kawasan konservasi dan hutan lindung, termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Leuser……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 8 APRIL 2006, HAL. 13

DIMENSI LINGKUNGAN PERLU DIADOPSI
Ledakan jumlah penduduk terus-menerus menuntut ketersediaan lahan permukiman. Di tengah laju konversi lahan produktif yang menjadi solusinya, muncul usulan memasukkan dimensi lingkungan pada penataan kependudukan. Langkah itu dinilai mendesak untuk mengurangi tekanan kuat pada sumber daya alam (SDA) yang terus dieksploitasi dan dikonversi. Hal itu terlihat dari hutan, sawah, situ, dan rawa yang hilang, atau sungai-sungai yang terancam keberadaannya…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 8 APRIL 2006, HAL. 13

GEMPA 5,5 SR GUNCANG PADANG
Gempa berkekuatan 5,5 skala richter mengguncang Kota Padang dan wilayah Sumatera Barat (Sumbar) lainnya sekitar pukul 09.36 WIB kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 11 APRIL 2006, HAL. 4 BERITA TERKAIT: GEMPA GUNCANG PADANG, REPUBLIKA, SELASA 11 APRIL 2006, HAL. 5

SANKSI PELANGGARAN UJI EMISI SEGERA DITERAPKAN
Setelah efektif memberlakukan sanksi terkait larangan merokok, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan segera menerapkan sanksi serupa bagi kendaraan bermotor roda empat yang diwajibkan lolos uji emisi. Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, mengatakan, akan segera menerapkan sanksi bagi kendaraan bermotor roda empat yang tidak memenuhi ketentuan uji emisi……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 8 APRIL 2006, HAL. 12

WARGA RIAU TERSANGKA PEMBUNUH ENAM GAJAH
Seorang penduduk Dusun Sukadamai, Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rukan Hulu (Rphul), Riau menjadi tersangka pembunuh enam ekor gajah liar yang mati mengenaskan di perbatasan Sumatera Utara (Sumut)-Riau pada 22 Februari 2006. Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Sumatera Utara, Luhut Sihombing, Jum’at (7/4) mengatakan pelaku membunuh hewan langka itu dengan cara meracuninya. Ia mengatakan pelaku ditemukan berdasarkan hasil investigasi tim terpadu yang terdiri dari Satuan Polisi Kehutanan (Polhut), Reaksi Cepat Sumut, Polhut, dan PPNS SDA Wilayah II Sumut, Brigma Polda Sumut, Reserse Polda Sumut, Intel Polda Sumut, Samapta Polda Sumut, dua ekor Kehutanan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel)……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 9 APRIL 2006, HAL. 2

PENUNDAAN KEWAJIBAN UJI EMISI DIPERTANYAKAN
Masyarakat Emisi Bersih (MEB) mempertanyakan penundaan kewajiban uji emisi kendaraan bermotor di DKI Jakarta sesuai dengan amanat Perda No. 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Polusi Udara di Jakarta. Padahal, larangan merokok yang juga diamatkan Perda No. 2 Tahun 2005 sudah diberlakukan sejak Kamis (6/4)…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 8 APRIL 2006, HAL. 7

Sumber:
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup
www.menlh.go.id