KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

CURAH HUJAN JANUARI-FEBRUARI INTENSITAS TINGGI
Curah hujan bulan Januari dan Februari di seluruh wilayah Indonesia cenderung tinggi, dan berpotensi menimbulkan bencana alam. Kenyataan ini dipaparkan Kepala Sistem Data dan Informasi Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), Wasito Hadi, di Jakarta, kemarin.Daya resap tanah yang cenderung berkurang, urai Wasito, memicu terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. “Kalau air meresap dan bisa ditahan tanah, tidak masalah. Namun yang terjadi sekarang adalah penyerapannya kurang. Terjadinya bencana tergantung daya dukung lingkungan,” ungkap Wasito…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 24 BERITA TERKAIT: JAWA RAWAN BANJIR HINGGA PEBRUARI, KORAN TEMPO, KAMIS, 12 JANUARI 2005, HAL. A3

TELITI ULANG KADAR TIMBEL : SISWA DI SERPONG AKAN DIPERIKSA DARAH
Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) akan melakukan penelitian kembali untuk memastikan sumber pencemar timbel (Pb) di Serpong, Tangerang. Penelitian yang dilakukan pada April mendatang akan memfokuskan pada kadar timbel dalam darah anak-anak usia sekolah dasar di Serpong. Menurut Koordinator KPBB Ahmad Safrudin penelitian memiliki dua tujuan yaitu untuk mengetahui apakah kondisi tingginya kadar timbel dalam darah tersebut terjadi terus-menerus sepanjang tahun atau hanya kasus temporer……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 24

PERAMBAHAN HUTAN : BUMI INI MILIK BERSAMA
Apakah manusia sedemikian rakusnya sehingga alam tempatnya berpijak pun hendak dihancurkan? Di Provinsi Lampung, selain Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS), sudah tidak ada lagi tegakan hutan yang dapat diandalkan sebagai paru-paru dunia. Bahkan, dari 356.800 hektar luas TNBBS, 17 persen atau hampir 50.000 hektar di antaranya telah dirambah.Beberapa kawasan hutan lindung yang tersebar di berbagai sudut provinsi itu pun tak luput dari penjarahan. Bahkan, hutan lindung Register 31 yang berada di pinggiran TNBBS, tepatnya di Desa Sukaraja, Tanggamus, telah berubah menjadi kebun kopi……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 25

PENDUDUK TINGGAL DI DAERAH RAWAN LONGSOR
Lebih dari sepertiga atau sekitar 326.000 penduduk Kabupaten Banjarnegara tinggal di daerah rawan longsor dan tanah bergerak sehingga terlalu sulit merelokasi mereka ke daerah layak huni. Ketua Satuan Koordinasi Pelaksana Penanggulangan Bencana Alam dan Pengungsian (PBP) Hadi Supeno menyatakan, pejabat yang meninjau lokasi bencana di Dusun Gunungraja, Desa Sijeruk, Banjarmangu, selalu menyarankan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjarnegara menyusun kembali rencana umum tata ruang wilayah (RUTR). Masyarakat diminta agar tidak menempati daerah rawan bencana tanah bergerak dan tanah longsor…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 24 BERITA TERKAIT: LONGSOR BUKAN AKIBAT PEMBALAKAN, KORAN TEMPO, KAMIS 12 JANUARI 2005, HAL. A8

WASPADAI HUJAN BULAN JANUARI : BANJIR DAN LONGSOR MENGANCAM SEJUMLAH DAERAH RAWAN BENCANA
Badan Meteorologi dan Geofisika memperkirakan intensitas curah hujan selama Januari 2006 akan terus meningkat dan menjadi puncak musim hujan. Pemerintah daerah diminta mewaspadai kemungkinan datangnya bencana di wilayah mereka. Intensitas hujan di atas 500 mm/bulan diperkirakan melanda sekitar Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Magelang, Provinsi Jawa Tengah, sebagian besar Sulawesi Selatan bagian selatan, dan Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Sejumlah daerah di Jawa patut ekstra waspada karena terancam banjir dan longsor sekaligus, seperti Cirebon, Sumedang, Majalengka, Semarang, Kendal, Kudus, dan Probolinggo….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 13

TAMAN NASIONAL BATANG GADIS, ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN
Lebih dari setahun kawasan hutan Batang Gadis di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), ditetapkan menjadi Taman Nasional Batang Gadis (TNBG). Namun, berbagai harapan masih tinggal harapan, mulai dari persoalan tapal batas hingga persoalan minimnya pengetahuan masyarakat di kawasan penyangga tentang konsep pelestarian TNBG itu sendiri.Berbeda dengan 42 taman nasional lainnya, yang inisiatif pembentukannya umumnya datang dari pemerintahan pusat, langkah pembentukan kawasan konservasi baru itu melibatkan elemen masyarakat, termasuk kalangan NGO…BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, Rabu 11 JANUARI 2006, HAL. 1

POLUSI UDARA DI JAKARTA MEMBURUK
Kualitas udara di Jakarta tahun 2005 dipastikan kian memburuk bila dibandingkan dengan lima tahun sebelumnya. Menurut data yang dihimpun oleh Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (BPLHD) DKI Jakarta pada tiga bulan pertama pada tahun 2005, menunjukkan bahwa kualitas udara yang baik (hari baik) tidak lebih dari satu bulan (16 hari). Dengan asumsi, jumlah hari baik itu dapat dipertahankan sampai akhir tahun 2005, maka warga Jakarta hanya bisa menikmati udara bersih tidak lebih dari tiga bulan dalam satu tahun………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, 11 JANUARI 2006, HAL. 20

SAATNYA MENUAI BENCANA
Banjir dan longsor sudah menjadi agenda tahunan dan tidak bisa dilepaskan dari daya dukung lingkungan, terutama eksistensi hutan. Dari tahun ke tahun, kerusakan hutan semakin meningkat. Pulau Jawa mengalami tekanan yang sangat besar dan dalam kondisi kritis, padahal di pulau ini ada dua pertiga penduduk Indonesia. Berbeda dengan awal tahun lalu yang dikejutkan oleh bencana gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara, awal tahun ini dibuka dengan peristiwa banjir bandang di Jember dan longsor di Banjarnegara sebagai bencana awal tahun………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, 11 JANUARI 2006, HAL. 11

PERGESERAN TATA RUANG TERJADI SEMUA KABUPATEN/KOTA
Pergeseran tata ruang dan peruntukan wilayah terjadi di semua kabupaten di Indonesia. Pergeseran tata ruang dari konsep tata ruang yang ditetapkan sebelumnya bisa mencapai lebih dari 50 persen, sehingga efektivitas tata ruang untuk menjamin masyarakat dari ancaman bencana lingkungan semakin menurun. Penyebab terjadinya perubahan tata ruang di daerah-daerah adalah minimnya sosialisasi kepada masyarakat serta tidak ada kedisiplinan untuk mempertahankan kebijakan yang sudah ditetapkan………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, Rabu 11 JANUARI 2006, HAL. 15

DITUTUP PENAMBANGAN LIAR DI MALANG
Sedikitnya 20 lokasi penambangan liar yang tersebar di daerah pinggiran Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Wajak, Singosari dan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, mulai Senin (9/1) ditutup paksa. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Energi dan Sumber Daya Energi Mineral Kabupaten Malang, Budi Iswoyo pelarangan tersebut sebenarnya sudah cukup lama dilakukan. Namun para penambang tidak mengindahkan larangan itu, sampai akhirnya terjadi longsor dan merenggut satu nyawa dalam kasus longsornya pasir di Toyomerto Kecamatan Singosari…………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, 11 JANUARI 2006, HAL. 15

PERUMAHAN ELITE DI BEKASI RAWAN BANJIR
Pengamat lingkungan dari LSM Environment Community Union (ECU), Benny Tunggul Hasiholan, menyebutkan, puluhan kawasan perumahan elite di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi rawan banjir. Keadaan ini diduga akibat kecerobohan pejabat instansi terkait dalam menerbitkan surat izin lokasi……………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 7

TIM KHUSUS TANGANI ILLEGAL LOGGING
Polda Jawa Timur membentuk tim khusus untuk menyelidiki kemungkinan adanya praktik pembalakan kayu secara liar (illegal logging) di Jember, Jawa Timur. Tim itu, menurut Kapolda Jatim Irjen Herman Sumawiredja, dibentuk atas perintah Mabes Polri………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 23

JAKARTA TERANCAM BANJIR
Bulan ini hingga Februari Jakarta terancam banjir. Kantor Badan Meteorologi dan Geofisika mengeluarkan peringatan itu kemarin, dengan alasan Januari-Februari merupakan puncak musim hujan 2005-2006…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 1