KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

REHABILTASI ACEH DAN NIAS ABAIKAN ATURAN BAPPENAS
Pembangunan rehabilitasi Aceh pascabencana tsunami mengabaikan rencana dan aturan yang telah disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pembangunan permukiman cenderung didasari alasan darurat dan desakan warga.Kepala Sub Direktorat Lingkungan Hidup Bappenas Medrilzam mengungkapkan hal itu dalam diskusi bertema pemulihan dan pembangunan lingkungan hidup di Nanggroe Aceh Darussalam pascabencana, kemarin, di Jakarta. Arie Djoekardi, Koordinator Pokja Pemulihan dan Pengembangan Lingkungan Hidup Aceh dan Nias Kementerian Lingkungan Hidup mengakui hal itu. Menurut Arie Djoekardi persoalannya adalah belum ada kebijakan dari pemerintah daerah setempat yang menetapkan kawasan eco village. Normalnya ada penunjukan dari Pemda tempat eco village, letak rumah, dan prasarana lainnya……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 13 JANUARI 2006, HAL. 24

SUNGAI DELI MELUAP 500 RUMAH TERENDAM
Sekitar 500 rumah di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medam Maimun, Medan, Sumatra Utara (Sumut), kemarin, terendam banjir setinggi 1,5 meter akibat meluapnya Sungai Deli. Selain merendam rumah penduduk, banjir juga menggenangi dua sekolah dasar (SD) sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut diliburkan. Sedangkan penduduk yang rumahnya terendam sempat mengungsi ke pinggir Jl Brigjen Katamso yang posisinya lebih tinggi….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 13 JANUARI 2006, HAL. 8

KAWASAN RAWAN BENCANA : TINJAU ULANG TATA RUANG KAWASAN JANGKA PANJANG
Curah hujan tinggi yang mencapai puncaknya Januari 2006 turut mengancam kawasan wisata alam di lereng perbukitan atau pegunungan. Pemetaan kerawanan gerakan tanah di Jawa Timur tahun 2003 menunjukkan, setidaknya tujuh lokasi wisata alam terancam longsor dan banjir bandang. Ketujuh lokasi wisata itu, masing-masing wanawisata Pacet dan Trawas di Kabupaten Mojokerto, wisata Tretes di Pasuruan, kompleks wisata gunung Bromo, Kabupaten Malang, kawasan wisata Songgoriti, Kota Batu, Telaga Sarangan, Magetan, dan air terjun Sedudo, Nganjuk…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 JANUARI 2006, HAL. 13

MATA AIR TOPA MENYUSUT : SELAYAR TERANCAM KRISIS AIR BERSIH
Debit air pada sumber air Topa di Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, yang menjadi sumber air bersih bagi masyarakat Selayar terus menurun akibat alih fungsi lahan yang tidak tepat. Jika kondisi ini tidak segera ditangani, Selayar dipastikan terancam krisis air bersih. Menurut Kepala Badan Penataan Ruang dan Lingkungan Hidup Kabupaten Selayar Abdul Kadir DP sejauh ini sesungguhnya sumber air Topa masih cukup baik meskipun ada indikasi sumber air itu debit airnya menurun…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 13 JANUARI 2006, HAL. 24

ANCAMAN BANJIR : JAKARTA SIAPKAN 323 LOKASI PENGUNGSIAN
Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) memprakirakan terjadinya banjir di sebagian wilayah DKI Jakarta, terutama Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, serta Tangerang, sepanjang Januari dan Februari 2006 karena meningkatnya curah hujan hingga di atas 500 milimeter.Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan siap menghadapi ancaman banjir. Kesiapan itu diwujudkan dalam bentuk penyiagaan puluhan ribu petugas, logistik, dan peralatan. Di antaranya disiapkan 323 titik pengungsian, 256 perahu karet, 134 mobil ambulans, 442 mobil dan truk, serta ratusan dapur umum…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL. 1

PERGESERAN TATA RUANG MEMBAHAYAKAN
Penyebab bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi belakangan ini, akibat banyak faktor. Bisa karena sifat tanahnya yang mudah longsor, penggundulan hutan, dan terutama akibat pergeseran tata ruang. Pergeseran peruntukan tata ruang telah memberi andil tidak kecil. Ketidakdisiplinan dalam penggunaan tata ruang terjadi hampir di semua kabupaten. Pergeseran tata ruang dari konsep yang ditetapkan sebelumnya bisa mencapai lebih dari 50 persen, sehingga efektivitas tata ruang untuk menjamin masyarakat dari ancaman bencana lingkungan semakin menurun. ……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL.8

TIDAK ADA INDIKASI PEMBALAKAN LIAR PENYEBAB BANJIR JEMBER
Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs Herman Suryadi Sumawireja mengungkapkan, tim penyelidik banjir bandang di Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, baru saja selesai melakukan pengumpulan bahan keterangan dan fakta-fakta di lapangan, termasuk foto-foto udara dari pesawat helikopter.Tim yang sudah terjun selama lima hari di lokasi bencana, belum dapat menyimpulkan apakah banjir itu disebabkan pembalakan liar atau kesalahan izin peralihan fungsi (konversi) lahan, dari yang semula kawasan hutan lindung menjadi lahan perkebunan produksi…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL.14

WARGA CIMENYAN TOLAK PENGAKTIFAN TPA PASIR IMPUN
Puluhan orang dari Rukun Warga (RW) 14, Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), turun jalan, Selasa (10/1). Mereka menolak pengaktifan kembali Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pasir Impun. Bahkan, mereka mengancam akan memblokir jalan masuk TPA tersebut jika Pemerintah Kota Bandung tetap bersikeras untuk mengaktifkan kembali TPA Pasir Impun. Penolakan tersebut dilakukan warga atas dasar kesepakatan bersama…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 12 JANUARI 2006, HAL.14

PUTING BELIUNG HANTAM BOGOR
Hujan deras disertai angin puting beliung melanda Desa Citanggul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, kemarin. Sekitar 50 rumah terendam air , belasan lainnya rusak berat dan ringan, t idak ada korban jiwa………..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUM’AT 13 JANUARI 2006, HAL. A1

SIAGA HADAPI BANJIR
Kata orang Ibu Kota lebih kejam daripada ibu tiri. Ungkapan ini tak berlebihan manakala muasim hujan tiba dan sebagian warga Jakarta direndam banjir. Hujan di Jakarta memamng identik dengan banjir. Maka peringatan Budan Meteorologi dan Geofisika tentang kemungkinan Jakarta diguyur hujan lebat pada Januari-Februari pada diperhatikan dengan serius. Itulah alarm yang menjadi tanda Jakarta sudah waktunya bersiaga agar hujan tak mengundang banjir yang melumpuhkan kota…BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUM’AT 13 JANUARI 2006, HAL. A2

KORBAN BANJIR BATAM RETAN PENYAKIT
Korban banjir dan tanah longsor di Batam, Kepulauan Riau, rentan terserang penyakit. Pemerintah setempat mengupayakan bantuan medis terhadap korban bencana longsor dan banjir yang terjadi tiga hari lalu. “Pemerintah kota sudah minta bantuan media dari tiap rumah sakit di Batam,’ kata Kepala Humas Pemerintah Kota BAtam Guntur Sakti kemarin…BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUM’AT 13 JANUARI 2006, HAL. 8

JANJI-JANJI PAKTA TANDINGAN PROTOKOL KYOTO
Sejumlah negara dengan tingkat pencemaran emisi karbon terburuk di dunia kemarin berjanji akan mengatasi pemanasan global. Namun mereka tak akan mengorbankan pertumbuhan ekonomi bersamaan dengan upaya pengurangan polusi yang menimbulkan efek rumah kaca….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUM’AT 13 JANUARI 2006, HAL. A22

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup