KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

GUBERNUR RIAU SITA PULUHAN RIBU BATANG KAYU
Tim pemebrantasan Illegal Logging Provinsi Riau menyita penampungan kayu ilegal terbesar. ‘Sedikitnya tujuh tempat penggergajian kayu (samwill) illegal disepanjang aliran Sungai Siak Kecil di Desa Teluk Dalam, Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis ditemukan kemarin……….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 15 FEBRUARI 2006, HAL. 9

445 PENCURI KAYU DI JAWA DITANGKAP: KENAIKAN HARGA, KONSEKUENSI MELESTARIKAN HUTAN
Operasi Hutan Lestari III yang digelar selama sebulan ini di Jawa berhasil menangkap 445 tersangka pelaku maupun cukong pencurian kayu atau illegal logging di hutan yang dikelola Perum Perhutani. Operasi yang digelar Markas Besar Kepolisian RI dan Perum Perhutani ini juga menyita 2.287 meter kubik kayu ilegal yabg sebagian besar adalah kayu jati……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 15 FEBRUARI 2006, HAL. 22

BOJONG MUNGKIN DITINGGALKAN DKI: JAKARTA GANDENG BEKASI DAN INVESTOR
Kepastian penggunaan tempat pengolahan Sampah Terpadu Bojong, Bogor, yang direncanakan untuk menampung dan mengolah sampah dari Jakarta hingga kini belum jelas. Ada kemungkinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan meninggalkan TPST yang ditolak masyarakat setempat itu. Jakarta akan tetap memanfaatkan TPA Bantar Gebang, Bekasi…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 15 FEBRUARI 2006, HAL. 27

SERTIFIKAT UJI EMISI LANGKAH
Sejumlah bengkel pelaksanaan uji emisi kehabiisan sertikat dan stiker hasil uji emisi. Akibatnya, para pemilik kendaraan yang akan melakukan uji emisi belum bisa mendapatkan stiker dan sertifikat itu. Bahkan ada bengkel yang kehabisan stok sertifikat dan stiker ini sejak dua minggu lalu………..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 15 FEBRUARI 2006, HAL. A13

BAPEDALDA SUMBAR BELUM ATASI KABUT ASAP
Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Sumatera Barat (Sumbar) belum mengambil langkah untuk mengatasi kabut asap yang menyelumuti udara Sumbar dalam dua pekan terakhir…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 15 FEBRUARIA 2006, HAL. 8

Sumber:
Perpustakaan Kementerian Negara Lingkungan Hidup