KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

RUMAH TANGGA WAJIB KELOLA LIMBAHNYA
Untuk menekan pencemaran air tanah, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tidak hanya mewajibkan kalangan industri dan perkantoran untuk mengelola limbahnya sebelum di buang di saluran air………….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 19

ENDAPAN LIMBAH DI BEBERAPA WADUK MENCAPAI DUA METER
Maraknya sektor industri, permukiman, pertanian, dan perikanan di wilayah aliran Dungai Citarum yang melalui Waduk Jatiluhur, Cirata, dan Saguling menyebabkan ketebalan endapan limbah di waduk-waduk tersebut mencapai dua meter…………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 14

PERKEBUNAN DI BANTARAN SUNGAI SIAK PICU ABRASI
Perluasan perkebunan sawit menjadi permasalahan rumit yang tak kunjung ditemukan solusinya. Peningkatan perekonomian rakyat dijanjikan cepat terpenuhi dengan memperluas kebun sawit, tetapi kerusakan lingkungan menjadi ancaman nyata di depan mata………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 24

PULUHAN RUMAH SAKIT DI JAKTIM BELUM LAPORKAN PENGELOLAAN LIMBAH
Pemprov DKI segera melayangkan teguran kepada 23 rumah sakit di Jakarta Timur. Pasalnya, puluhan rumah sakit tersebut tidak mengindahkan surat edaran Sudin Kesehatan Masyarakat Jaktim tentang kewajiban rumah sakit melaporkan pengelolaan limbahnya…………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 6 BERITA TERKAIT: 23 RUMAH SAKIT DITEGUR TERKAIT LIMBAH, KORAN TEMPO, 17 FEBRUARI 2006, HAL, A13

GUBERNUR RIAU LIBAS PEMBALAKAN LIAR DI RIAU
Geram karena banyak sekali aksi pembalakan liar di Riau, Gubernur Riau HM Rusli Zainal menegaskan, pihaknya tak akan main-main dan serius memberantas pembalakan liar di Riau. Pembalakan haran di Riau akan kita libas, tidak ada tempat untuk pembalakan haram di daerah ini……….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 23

RIBUAN HEWAN DI KEPULAUAN MENTAWAI MATI
Ribuan hewan piaraan di Mentawai, Sumatera Barat, mati menggelepar tanpa sebab yang jelas. Dugaan sementara, dikarenakan penyakit Anthrax. Ini darurat, tak pernah ada hewan mati dalam jumlah ribuan, satu saja tewas, kami heran……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 23

TIM LINGKUNGAN HIDUP INVESTIGASI FREEPORT
Kementerian Negara Lingkungan Hidup telah mengirimkan tim investigasi ke instalasi tambang milik PT Freeport di Papua. Mereka telah berada di Freeport selama satu minggu, dan kembali 4-5 hari lagi, Kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar di Jakarta kemarin………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. A20

109 SAWMILL LIAR DI RIAU DITUTUP
Tim Tuntas Terpadu Pemberantasan Illegal Logging Riau menutup 109 tempat penggergajian kayu (sawmill) liar yang beroperasi di sepanjang Sungai Siak Kecil hingga Danau Air Hitam, Kabupaten Bengkalis, kemarin………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 8

ENAM DESA DI MINAHASA SELATAN TERISOLASI
Ribuan warga yang bermukim di enam desa di Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, terisolasi. Jalan menuju wilayah tersebut belum bisa dilalui kendaraan karena masih tertimbun tanah longsor yang terjadi Selasa (14/2)…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 8

TRANS-KALIMANTAN RUSAK PARAH
Lebih dari 60% ruas jalan Trans-Kalimantan di wilayah Kalimantan Selatan rusak parah. Kerusakan jalan hingga ratusan kilometer itu disebabkan guyuran hujan dan lalu lintas kendaraan melebihi kapasitas beban jalan……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL. 8

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup