Ringkasan Berita Hari Ini (20/02/2006)

KLH MINTA FREEPORT MENORMALISASI SUNGAI AJKWA Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) meminta PT Freeport Indonesia menormalisasi Sungai Ajkwa yang dialiri tailing pertambangan tembaga dan emas dari perusahaan itu. Saat ini bentukan Sungai Ajkwa sudah berubah total menjadi daratan yang penuh lumpur karena selama 30 tahun lebih sungai itu digunakan untuk membawa tiga miliar ton tailing. [...]

20 Feb 2006 09:36 WIB

KLH MINTA FREEPORT MENORMALISASI SUNGAI AJKWA
Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) meminta PT Freeport Indonesia menormalisasi Sungai Ajkwa yang dialiri tailing pertambangan tembaga dan emas dari perusahaan itu. Saat ini bentukan Sungai Ajkwa sudah berubah total menjadi daratan yang penuh lumpur karena selama 30 tahun lebih sungai itu digunakan untuk membawa tiga miliar ton tailing. Selain mengubah bentukan sungai, tailing juga telah mengontaminasi logam berat pada beberapa jenis ikan di daerah estuari dan Laut Arafuru, dekat muara pembuangan tailing. Menurut Deputi Bidang Komunikasi Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat KLH, Sudarijono saat ini tim dari KLH sedang melakukan audit kinerja pengelolaan lingkungan di perusahaan asal Amerika Serikat itu…………………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL. 15 BERITA TERKAIT: KLH MINTA FREEPORT MENORMALISASI SUNGAI AJKWA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL. 15

BRR HARUS BERTANGGUNG JAWAB ATAS HUTAN JANTHO
Walhi Aceh meminta Satuan Kerja Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Aceh-Nias bertanggung jawab atas pembukaan jalan di kawasan Cagar Alam Hutan Pinus Jantho sepanjang enam kilometer.Pembukaan jalan penghubung Jantho-Keumala sepanjang 43 kilometer ini 18 kilometer di antaranya berada di kawasan Cagar Alam Hutan Pinus Jantho. Adapun sepanjang enam kilometer di antaranya sudah dibuka…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. 24

HUTAN MARTELU PURBA TERANCAM PUNAH
Hutan meranti di Cagar Alam Martelu Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, terancam punah oleh perambahan dan perladangan liar. Kawasan cagar alam tersebut merupakan sumber benih meranti utama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan reboisasi dan penghijauan.Cagar alam Martelu Purba merupakan hutan lindung yang ditetapkan sejak zaman Belanda tahun 1916. Melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Pertanian tahun 1982 dikukuhkan sebagai hutan lindung dan ditetapkan sebagai cagar alam berdasarkan SK Menteri Kehutanan tahun 1993……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. 24

BIODIESEL TUNGGU PENGESAHAN
Syarat mutu bahan bakar biodiesel yang ditunggu para pengusaha dan investor diharapkan segera keluar karena sudah di Badan Standardisasi Nasional. Berdasarkan prosedur, Ditjen Minyak dan Gas Bumi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral baru dapat memberlakukan syarat mutu setelah disahkan BSN…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. 13

ASPAL GULA SOLUSI MANIS PENGGANTI ASPAL FOSIL
Jalan bersalut gula? Aspal konvensional yang berasal dari minyak fosil kini memang bisa digantikan oleh aspal sintetis dari molase (produk samping industri gula).Aspal sintetis yang dikembangkan ilmuwan Australia itu ditampilkan dalam pameran teknologi lingkungan hidup, awal Februari lalu di Dubai International Convention Centre, Dubai, Uni Emirat Arab. Pameran itu meramaikan pertemuan Dewan Pemerintahan/Forum Kementerian Lingkungan Hidup Global (GC/GMEF) Program Lingkungan Hidup PBB (UNEP)……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. 12

ZAYED PRIZE DAN KEGELISAHAN SEORANG EMIL SALIM
Rasa bangga dan gelisah bercampur baur dalam benak Prof Dr Emil Salim ketika melangkah naik ke panggung untuk menerima Zayed Prize di Dubai International Convention Centre, Uni Emirat Arab, 6 Februari lalu.Emil bangga karena penghargaan bergengsi dalam bidang lingkungan hidup itu mengangkat nama Indonesia, tetapi sekaligus gelisah memikirkan isu lingkungan yang belum juga menjadi arus tengah kebijakan pembangunan Indonesia……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL. 1

NEWMONT MINAHASA RAYA : LSM KECAM PERJANJIAN DAMAI DENGAN PEMERINTAH
Sejumlah lembaga swadaya masyarakat lingkungan dan masyarakat Buyat di Sulawesi Utara mengecam perjanjian itikad baik (goodwill agreement) pemerintah dengan PT Newmont Minahasa Raya, menyikapi pencemaran di Teluk Buyat. Dengan perjanjian itu, PT Newmont Minahasa Raya memberi dana 30 juta dollar AS (Rp 300 miliar) untuk program pengembangan masyarakat dan pemantauan lingkungan di Sulawesi Utara selama 30 tahun……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL.13

POPULASI BURUNG SABARU MENYUSUT
Akibat maraknya penangkapan menggunakan jerat, burung sabaru makin jarang ditemukan di Provinsi Kalimantan Tengah. Berdasarkan penuturan warga, pada dekade 1970 hingga 1980 burung sabaru masih mudah ditemukan di daerah aliran Sungai Kahayan, Kota Palangkaraya.Namun, pada saat ini burung tersebut relatif hanya dapat terlihat di daerah rawa-rawa kawasan pesisir, seperti di daerah Pegatan dan Mendawai, Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng)……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL.24

KAWASAN KONSERVASI GAJAH DIRAMBAH
Kawasan konservasi gajah di Taman Wisata Alam Holiday Resort Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara, rusak akibat dirambah untuk perkebunan kelapa sawit dan karet. Kelangsungan hidup gajah di kawasan ini terancam karena areal hutan yang menjadi habitat asli gajah, berkurang.Kawasan konservasi gajah Taman Wisata Alam (TWA) Holiday Resort merupakan bagian dari kawasan Hutan Torgamba Register 2/Kp. Berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 695/Kpts-II/90 tanggal 27 November 1990, sebagian kawasan Hutan Torgamba Register 2/Kp 1.963,75 hektar dijadikan kawasan wisata alam dan konservasi gajah…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL.24

PEMBATALAN BANDING ATAS NEWMONT RENDAHKAN WIBAWA PEMERINTAH
Penandatanganan goodwill agreement antara pemerintah dengan PT Newmont Minahasa Raya (NMR) sebagai upaya penyelesaian sengketa dugaan melanggar hukum pencemaran lingkungan dinilai merendahkan kewibawaan pemerintah. Sebab, kasus perdata dugaan perbuatan melawan hukum dalam pencemaran di Teluk Buyat yang dilakukan oleh NMR tidak bisa diselesaikan dengan pembayaran uang………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 17 FEBRUARI 2006, HAL.15

SAMPAH DI KOTA BOGOR DIUBAH MENJADI KOMPOS
Menurut Kepala Dinas Informasi Kepariwisata dan Kebudayaan Pemkot Bogor, Yamin Saleh, rencana pengiolahan sampah di empat calon TPA itu akan dilakukan tahun depan. Kehadiran TPA di sejumlah kecamatan itu menjadikan sistem pengolahan sampah dilakukan secara pansial. “Penyediaan lahan untuk TPA nantinya dilakukan oleh pihak swasta. Sejumlah investor sudah melakukan paparan ke pemkot,” ujar Yamin kepada Republika, Ahad (19/2)……………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. 07 (KALAM)

MENKO KESRA : DANA DARI NEWMONT UNTUK PERBAIKI LINGKUNGAN
Kebijakan pemerintah menandatangani goodwill agreement dengan PT Newmont Minahasa Raya (PT NMR) dengan mencabut banding gugatan perdata terhadap perusahaan tambang itu atas kasus pencemaran lingkungan di Teluk Buyat, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, merupakan langkah yang tepat.Menurut Menko Kesra Abu Rizal , dana sekitar 30 juta dolar AS, yang nantinya akan diberikan PT NMR, akan digunakan untuk memulihkan lingkungan dan kesehatan masyarakat di Teluk Buyat………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JSABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL.4

LONGSOR DI MENADO LIMA TEWAS
Guyuran hujan di Menado, Sulawesi Utara, sepanjang Minggu kemarin, selain menyebabkan banjir, mengakibatkan longsor yang menelan lima korban jiwa di Kecamatan Singkil dan Tuminting…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. 1 BERITA TERKAIT: LONGSOR DI MANADO DUA BOCAH TEWAS TERTIMBUN, MEDIA INDONESIA, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. 6

PENEBANG MANGROVE DITANGKAP
Kepolisian Resor Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, menangkap Gek Siang, penebang liar mangrove di sepanjang Sungai Matang. Saat ditangkap, Gek Siang mengangkut 5,5 ton kayu yang akan dibawa ke Sungai Nam untuk di olah menjadi arang dan diekspor ke Singapura……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. A6

RP. 112 MILIAR DAK LINGKUNGAN HIDUP UNTUK DAERAH
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyalurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang lingkungan hidup tahun 2006 dengan jumlah total Rp 112 miliar untuk 333 kabupaten dan kota.Dana itu menurut Sekretaris KLH, Arief Yuwono, untuk meningkatkan kapasaitas daerah dalam mengendalikan kerusakan dan pencemaran sungai, meningkatkan taraf hidup masyarakat di daerah, serta untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan hidup……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JSABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL.6

MACET SEMBILAN JAM AKIBAT LONGSOR
Jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Kabupaten Garut, Jawa Barat, tertimpa tanah tebing setinggi 15 meter yang longsor akhir pekan lalu…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. A8

LAHAN PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX DIBABATI
Sebanyak 1.000 pohon jati dan karet di area perkebunan karet milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX Batu Jamus dan Kerjo Arum, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dibabat orang-orang tak dikenal. “Kami menyesalkan penebangan liar yang dilakukan orang-orang tidak bertanggungjawab itu……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 20 FEBRUARI 2006, HAL. A8

PEMBAKAR SAMPAH DARI UPI BANDUNG
Menurut Ketua BEM KM UPI, Agus Salim, mesin pembakar sampah yang diciptakan bekerja sama dengan Center of People Nevironment for Suistanable Development (CPSED) mempunyai sistem kerja berputar. Sampah yang masuk kemesin itu akan dipanaskan oleh pemanasan api sampai 1.400 derajat celcius. Hasil pembakaran sampah itu bentuknya berupa abu. “Akan menggunakan tekstur angin agar bisa menghasilkan panas yang tinggi,” ujar Agus………………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 21 FEBRUARI 2006, HAL. 21

PEMBUKAAN JALAN DI HUTAN LINDUNG JANTHO DIHENTIKAN
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) menghentikan pembukaan Jalan Jantho-Keumala yang diprakarsai oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias. Hal itu karena pembukaan jalan tersebut berada di kawasan Cagar Alam Hutan Pinus Jantho, Aceh Besar.Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi NAD Andi Basrul kepada wartawan di Banda Aceh, Jumat (17/2), mengatakan, permintaan penghentian pembangunan jalan itu karena dibangun melalui kawasan Cagar Alam Hutan Pinus Jantho……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JSABTU 18 FEBRUARI 2006, HAL.14

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup

Kerjasama

  • Luar Negeri
  • Dalam Negeri
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor