KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

HUTAN : KALIMANTAN SELATAN MASUK ERA REHABILITASI-KONSERVASI
Dalam 10 hingga 20 tahun mendatang hutan di Kalimantan Selatan diperkirakan tidak bisa dieksploitasi lagi. Kawasan di dalam dan di luar hutan di provinsi tersebut pada saat itu sudah harus direhabilitasi dan dikonservasi. Kini sekitar 500.078 hektar kawasan hutan sudah menjadi lahan kritis. Menurut Gubernur Kalsel Rudy Ariffin di Banjarmasin kerusakan hutan itu akibat kebutuhan lahan yang meningkat, juga akibat perambahan dan kebakaran dan lahan sangat kritis mencapai 55.905 hektar. Oleh karena itu menurut gubernur semua jajaran pemerintah dan lembaga lain harus membuat program penanaman kembali, rehabilitasi, dan konservasi secara berkesinambungan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 22 DESEMBER 2005, HAL. 24

PERAMBAH BENTUK DESA, PERLUASAN TAMAN NASIONAL TESSO TERHAMBAT
Perambah liar telah menguasai sebagian wilayah perluasan Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau. Mereka mendiami dua desa dengan jumlah penduduk 2.000 hingga 3.000 keluarga.Perluasan Taman Nasional (TN) Tesso Nilo telah disetujui Menteri Kehutanan. Dari sekitar 38.000 hektar yang kini ada, akan dimekarkan menjadi hampir 60.000 hektar. Dengan adanya dua desa itu, perluasan TN Tesso Nilo dipastikan terhambat……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 22 DESEMBER 2005, HAL. 24

2015 10 PERSEN BBM ADALAH BIOFUEL
Penggunaan biofuel pada tahun 2015 akan mencapai 10 persen dari seluruh kebutuhan bahan bakar minyak di Indonesia. Ini dikatakan Menteri Negara Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, Rabu (21/12). Untuk itu, ia meminta petani dan pengusaha mengembangkan pertanian tanaman penghasil biofuel.Menurut Kusmayanto pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden tentang Kebijakan Energi Nasional. Dalam perpres itu dicantumkan target tahun 2005, yaitu penggunaan biofuel 10 persen dari kebutuhan bahan bakar dalam neger……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 22 DESEMBER 2005, HAL. 24

PENERTIBAN PETI : BELASAN MILIK PENAMBANG DISITA
Kepolisian Resor Landak hari Rabu (21/12) menyita belasan mesin milik penambang emas tanpa izin atau peti yang beroperasi di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Selain itu, Polres Landak bersama Pemerintah Kabupaten Landak juga melakukan pembinaan terhadap penambang liar.Menurut Kepala Kepolisian Resor Landak Ajun Komisaris Besar Andi Musa, Rabu di Ngabang, pemerintah memilih melakukan tindakan persuasif untuk menghindarkan bentrokan fisik…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 22 DESEMBER 2005, HAL. 24

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP BAGIKAN RP.112 MILIAR UNTUK PERBAIKAN LINGKUNGAN
Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) memberikan dana Rp 112,875 miliar kepada 333 kabupaten untuk penyelenggaraan standar minimal pelayanan dan pengelolaan lingkungan hidup pada tahun 2006. Pemberian dana itu merupakan bagian dari rencana pemerintah pusat untuk mendorong partisipasi pemerintah daerah mengelola lingkungan hidup di wilayah masing-masing agar memenuhi standar minimal pengelolaan hidup…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 21 DESEMBER 2005, HAL. 15

PERLUASAN TESO NILO TERHALANG PERAMBAH LIAR ADA 3.000 WARGA YANG MENDIAMI HUTAN ITU
Perluasasn Taman Teso Nilo, Kabupaten Pelalawan, Riau, yang telah disetujui Menteri Kehutanan, dari sekitar 38 ribu hektare menjadi 60 ribu hektare, mendapat tentangan dari sekitar 3.000 warga yang membuka lahan dan bermukim di lokasi perluasan itu…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 22 DESEMBER 2005, HAL. A11

PEMBALAKAN LIAR MARAK DI ACEH
Praktik pembalakan liar di Nanggroe Aceh Darussalam terus berlanjut. Kali ini, pelakunya memakai rekonstruksi sebagai dalih. “Padahal kayu-kayu yang ditebang dari hutan Aceh justru dialrikan ke luar Serambi Mekah untuk diekspor ke Malaysia,” ungkap Sofyan koordinator Desk Aceh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) kepada wartawan Rabu (21/12)……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 22 DESEMBER 2005, HAL. 20

Sumber
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup