KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PULUHAN INDUSTRI MASUK DAFTAR HITAM KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP
Sebanyak 222 perusahaan industri berskala bersar telah melakukan pencemaran berat terhadap lingkungan hidup di Indonesia. Dari perusahaan-perusahaan itu 72 masuk daftar hitam Kementerian Lingkungan Hidup. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar dari 72 perusahaan yang masuk daftar hitam ada 14 perusahaan selama dua tahun berturut-turut masuk daftar itu yang berarti ke 14 perusahaan itu tidak melakukan perubahan apa-apa…………………….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 24

WARGA DUSUN DI LOMBOK TIMUR MASIH TERJEBAK BANJIR
Warga di dua dusun di dua desa, Kecamatan Sambelia, Nusa Tenggara Barat, hingga Minggu kemarin siang masih terjebak banjir. Bencana banjir bandang melanda beberapa dusun yang berdekatan dengan kawasan hutan dan Gunung Rinjani, Sabtu (21/1)…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 24 BERITA TERKAIT: KORBAN BANJIR NTB BELUM DIEVAKUASI, MEDIA INDONESIA, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 1

LONGSOR LAGI, 4 TEWAS: TIMKOMNAS HAM TERJEBAK DI KAWASAN LONGSOR LINTAS FLORES
Sedikitnya empat orang tewas tertimbun tanah longsor di Rongket, Kilometer 8 arah timur Ruteng, Kota Kabupaten Manggarai, di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, Minggu (22/1) pukul 16.00. Delapan orang dirawat dirumah sakit dan lima korban lainnya rawat jalan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 15

DAS BATANG TORU DIKAJI
Kawasan Daerah Aliran Sungai Batang Toru yang meliputi empat kabupaten di Provinsi Sumatera Utara dikaji kemungkinannya menjadi kawasan konservasi. Luas DAS Batang Toru 234.000 hektar dan dikategorikan sebagai kawasan DAS prioritas 2 yang harus ditangani. Selain memiliki keunikan jenis fauna, DAS ini menjadi penyimpan air bersih bagi ratusan ribu warga kabupaten di sekitarnya. Di sebagian kawasan DAS Batang Toru berdiri PLTA Sipan Sipahoras dengan kekuatan 50 megawatt (MW). Selain itu, juga bersinggungan dengan HPH Teluk Nauli dan operasional PT Newmont Horas Nauli……………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 13

TAMBANG TERBAKAR: WARGA CEMASKAN LEDAKAN METANA
Kebakaran di tambang dalam PT Bukit Asam (Persero) Tbk, Unit Pertambangan Ombilin di Sawahlunto, Sumatera Barat, semakin mencemaskan warga. Sampai hari keempat, kebakaran itu masih belum bisa diantisipasi. Kepulan asap melalui lubang atau terowongan penambang tanpa izin itu, sampai Sabtu (21/1) masih membubung tinggi ke udara…………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 23

SAMPAH MEMBUAT AMBON TAK LAGI INDAH
Di tengah situasi Ambon yang kian kondusif pascakonflik, sampah menjadi satu bidang kehidupan yang terabaikan dan menjadi persoalan besar.Mereka yang baru tiba di Ambon akan langsung mengeluhkan persoalan sampah. Sampah ada di mana-mana. Di saluran air terbuka dan saluran tertutup, di sepanjang pesisir pantai nyaris semua dinodai sampah………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 24

KINERJA LINGKUNGAN PT FREEPORT AKAN DINILAI
Kementerian Negara Lingkungan Hidup akan memantau secara ketat kinerja PT Freeport Indonesia atau PT FI dari aspek lingkungan hidup. Hal itu dilakukan melalui penilaian Proper tahun ini, yang baru pertama kali diikuti PT FI sejak program penilaian kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup itu dilaksanakan 2002. Menurut Asisten Deputi Urusan Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan Limbah B3, Pertambangan, Energi, dan Migas, Rasio Ridho Sani, tim Proper untuk PT FI akan ke lapangan awal Februari. ….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 21 JANUARI 2006, HAL. 13

MENYIKAPI LINGKUNGAN : NENEK MOYANG KITA LEBIH ARIF
Hutan, banjir, dan kekeringan saling berkaitan. Penggundulan hutan tentu saja mendatangkan bencana. Keadaan seperti ini disadari atau tidak telah menjadi pemikiran penguasa Majapahit. Pada zaman Majapahit dikenal adanya Undang-Undang Agama, yang isinya mengatur segala peri kehidupan penduduknya.Dalam undang-undang tersebut diatur hukuman dan denda yang dikenakan kepada orang yang bersalah. Perlindungan terhadap lingkungan hidup tersirat dan tersurat dalam undang-undang itu……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 21 JANUARI 2006, HAL. 14

PELESTARIAN HUTAN BUTUH DANA KONSERVASI
Konsep dana konservasi dinilai lebih ideal dibandingkan dengan dana alokasi khusus untuk reboisasi. Besaran dana alokasi khusus untuk reboisasi selama ini nilainya bergantung pada banyak pohon yang ditebang, yaitu dengan perhitungan 16 dollar AS per meter kubik yang ditebang.Apabila menggunakan konsep dana konservasi, kata Nordin, tiap daerah akan berlomba-lomba mengelola hutan secara baik. Pasalnya, besarnya dana konservasi yang diterima daerah akan tergantung pada kemampuan daerah bersangkutan melestarikan hutan di wilayahnya….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 21 JANUARI 2006, HAL. 24

BANDUNG SELATAN RAWAN
Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan Bandung Selatan Iing Moch Ichsan, Jumat (20/1), menyatakan, di kawasan Kesatuan Pemangkuan Hutan Bandung Selatan terdapat 84 titik rawan bencana alam yang tersebar di 11 kecamatan. Sebanyak 22 titik di antaranya dikategorikan sangat berbahaya. Dengan kata lain, lokasi di petak hutan tersebut tanahnya sangat labil dan terdapat permukiman terpencil yang dihuni lebih dari 20 keluarga. Di samping itu, permukiman itu berjarak lebih dari lima kilometer ke desa lain………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 21 JANUARI 2006, HAL. 24

SATWA LANGKA : BANTENG LIAR LENYAP DARI GARUT
Ditengarai akibat maraknya perburuan liar dan rusaknya habitat alami, keberadaan banteng liar di kawasan Cagar Alam Leuweung Sancang, Garut, Jawa Barat, menyisakan sejarah. Jejak, bulu, kotoran, maupun fisik satwa endemis ini tidak pernah lagi ditemukan di cagar alam di ujung selatan Kabupaten Garut itu.Padahal, menurut penuturan Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jabar II Garut Achmad Sujoto, Jumat (20/1), satwa liar Bos javanicus pernah menguasai cagar alam yang luasnya 2.157 hektar tersebut………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 21 JANUARI 2006, HAL. 24

ANGGREK HITAM DI KALIMANTAN TENGAH PERLU DILESTARIKAN
Sebagai jenis flora endemik Kalimantan yang dilindungi, anggrek hitam di Kalimantan Tengah perlu dilestarikan. Dekade tahun 1980-an, anggrek ini masih mudah ditemukan di tepi jalan kawasan Marang, Kecamatan Bukit Batu, Palangkaraya. Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah (Kalteng) Yohanes Sudarto Anggrek hitam merupakan sumber plasma nutfah yang memungkinkan dijadikan bahan persilangan…………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 21 JANUARI 2006, HAL. 24

PEMBERANTASAN PEMBALAKAN LIAR MASIH LEMAH
Pemberantasan pembalakan liar (illegal logging) di Indonesia hingga kini masih lemah, meski sudah sering kasus merugikan negara itu ditangani. “Kasus pembalakan liar susah diberantas, karena banyak yang bermain di dalamnya,” kata Koordinator Jaringan Perdagangan dari Hutan di Indonesia WWF Indonesia, Nurcahyo Adi, pekan lalu……………….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 2

OKSIGEN HILANG DARI LAUT INDRAMAYU
Air laut di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu berbuih. Di perairan yang berlokasi dekat instalasi milik Pertamina itu, para nelayan menemukan buih-buih berwarna hitam pekat. Baunya busuk menyengat ikan-ikan pun mati. “Untuk bisa mendapatkan ikan teri saja, para nelayan harus pergi melaut hingga mencapai perairan Gebang Cirebon yang berjarak empat jam perjalanan. Para nelayan sangat menderita, apalagi harga solar kini mahal,” ungkap Kepala Desa Dadap Junaedi…………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 21

BANDANG RENDAM RIBUAN RUMAH
Hujan deras yang mengguyur Kamis hingga Sabtu malam lalu mengakibatkan banjir bandang di wilayah barat Kota Situbondo, Jawa Timur (Jatim). Meski tak ada korban jiwa, ribuan rumah yang tersebar di empat kecamatan yakni Jatibanteng, Kendit, Besuki dan Banyugihugur terendam air bercampur lumpur. Hingga kemarin siang genangan air masih mencapai ketinggian 0,5 hingga 1 meter….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 23 JANUARI 2006, HAL. 8

DITELITI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI PERBATASAN RI-PAPUA NUGINI
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Papua Frederika Yatipai menyatakan pihaknya akan meneliti kasus perusakan dan pencemaran lingkungan oleh sejumlah perusahaan tambang emas asal Australia, Papua Nugini dan Kanada yang beroperasi di sungai Oktedi dan sungai Fly……………….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 21 JANUARI 2006, HAL. 15

KARBONMONOKSIDA DAN DEBU DI JAKARTA MELEBIHI AMBANG BATAS
Konsentrasi karbon monoksida dan partikel debu pada saat terjadi kemacetan lalu lintas di Jakarta saat ini melebihi ambang batas yang ditetapkan Badan Pencemaran Amerika Serikat sehingga kondisi tersebut sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Partikel debu yang melebihi ambang batas akan berdampak pada penurunan fungsi paru-paru dan bertambahnya penyakit asma……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 21 JANUARI 2006, HAL. 15

Sumber
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup