KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PROSES ANALISIS MENGENAI DAMPAK LINGKUNGAN HANYA DUA BULAN
Pemerintah melalui Kantor Menteri Negara Lingkungan mengeluarkan Peraturan Menneg LH Nomor 308 Tahun 2005 yang mengatur pemberian izin analisis mengenai dampak lingkungan atau amdal khusus untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di Nanggroe Aceh Darussalam dan Nias Peraturan ini memberi keistimewaan proses amdal di dua kawasan itu dapat rampung dalam dua bulan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 13

PETUALANGAN LIMBAH ZAKARIA SUTRISNO
Keluhan terhadap limbah pemotongan ayam terjadi dimana-mana. Membusuknya limbah dalam bentuk ceceran darah, serphan organ yang kocar-kacir, bulu, atau isi perutnya menimbulkan bau menyengat. Limbah paling banyak adalah bulu, dan itu sangat sulit dimusnahkan apalagi dimanfaatkan. Inilah yang mengusik pikiran Ir. H Zakarian Sutrisno (40), Bagaimana mengolah limbah bulu ayam menjadi produk berharga dan ramah lingkungan………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 16

OMBAK LAUT MENGGERUS PANTAI DI PROVINSI BENGKULU
Tingkat abrasi di sepanjang pantai barat Provinsi Bengkulu kini semakin parah dan dinilai makin mengkhawatir. Hantaman ombak dan gelombang laut yang keras sepanjang waktu menyebabkan daerah daerah ini kehilangan daratan rata-rata selebar lebih dari dua meetr setiap tahun……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 24

ENAM PERUSAHAAN DISELIDIKI
Kementerian Lingkungan Hidup sedang menyelidiki enam perusahaan yang sudah dua kali memperoleh peringkat hitam dalam pengelolaan limbah industri. ‘Mereka tidak melakuan perbaikan apapun meski sudah diberi waktu sekitar enam tahun,” kata Deputi Menteri Lingkungan Hidup Bidang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Limbah Beracun, Yanuardi Rasudin…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SABTU 24 DESEMBER 2005, HAL. A10

HUTAN MENGHILANG BENCANA BANJIR MEMBAYANG
Kalimantan yang dulu terkenal sebagai daerah berhutan kini memiliki citra baru sebagai daerah yang sering kebanjiran. Menurunnya daya dukung lingkungan, akibat menipisnya hutan, diperkirakan menjadi salah satu pemicu bencana tersebut.Memasuki musim hujan di akhir tahun ini, misalnya, beberapa daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai dilanda banjir. Banjir parah pada awal Desember 2005, umpamanya, menggenangi 11 desa di Kabupaten Lamandau. Akibatnya, hampir 500 keluarga harus mengungsi ke daerah aman…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL.36

RATUSAN HEKTARE LAHAN DIRENDAM BANJIR
Ratusan hektare lahan tanaman padi di Kudus dan Pati, Jawa Tengah, terancam gagal panen, karena hujan yang turun beberapa hari terakhir merendam sekitar 400 hektare tanaman di tiga kecamatan setinggi 30-60 sentimerter. “Daerah terberat yang terendam banjir adalah di Kecamatan Mejoho,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kudus Budi Santoso di Kudus kemarin….. BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SABTU 24 DESEMBER 2005, HAL. A11

SITU RAWA BADUNG TERTUTUP BANGUNAN LIAR
Situ Rawa Badung yeng terbelah oleh Jalan KRT Rajiman Jatinegara, Cakung Jakarta Timur sebelah timurnya tertutup oleh puluhan bangunan lair. Akibatnya situ sebagai salah satu tempat penampungan air menjadi kering. Dedi warga Cakung, Jakarta Timur mengatakan sudah sejak lima tahun lalu ia kebanjiran jika banjir hujan datang. “Karena saluran air tempat mengalirnya air tersumbat dan semakin menyempit,” kata dia pada Republika, Jum’at (23/12)…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 6 (KALAM)

HUJAN ES LANDA BEKASI DAN JAWA TIMUR
Hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Jakarta dan Bekasi, kemarin. Di Bekasi, bahkan terjadi hujan es. Akibat kejadian ini sejumlah pohon dan tiang listrik di beberapa titik jalan roboh. Hujan lebat disertai angin kencang dan butiran es berikut petir di Bekasi terjadi pukul 15.00 WIB sampai 16.00 WIB. Akibatnya pohon bertumbangan, pengunjung pusat perbelanjaan panik dan belasan mobil di jalan raya tertimpa pohon. Selain itu, dampak hujan es yang terjadi sekitar 25 menit ini menyebabkan jalan-jalan utama Bekasi macet total…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 1

ANGIN TUMBANGKAN PEPOHONAN
Hujan dan angin kembali menumbangkan pohon-pohon di Jakarta, Ahad (25/12). “Untungnya tidak ada korban jiwa,” kata Guanwan, Kepala Suku Dinas Pertamanan Jakarta Pusat….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 6 (KALAM)BERITA TERKAIT : HUJAN ANGIN LANDA JAKARTA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL, 27

BANJIR PARAH MERENDAM KAWASAN PEDALAMAN KALTIM
Meluapnya air sejumlah sungai di pedalaman Kabupaten Kutai Timur, mengakibatkan wilayah enam desa di Kecamatan Bengalon dilanda banjir. Sedikitnya 1.300 rumah penduduk di enam desa – Sepaso Induk, Sepaso Timur, Sepaso Barat, Tepian Langsat, dan Tepian Indah – terendam air sekitar 1,5 meter….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 24

JALUR KUNINGAN SELATAN PUTUS
Bencana longsor terjadi di Desa Kutawaringin, Kecamatan Selajambe, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (24/12) dini hari. Akibatnya, sejumlah rumah ambruk dan jalan satu-satunya yang menghubungkan antar kecamatan di Kuningan bagian selatan terputus sepanjang 30 meter. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 24

ANGIN ROBOHKAN RUMAH DAN PEPOHONAN
Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Bekasi sekitar pukul 16.00 WIB, Ahad (25/12). Akibat kejadian itu, petugas informasi di Mapolrenstro Bekasi melaporkan sejumlah rumah, pohon, papan reklame, tiang liastrik dan atap-atap bangunan berjantuhan. “Kita sudah menerima laporan dari beberapa masyarakat, hujan barusan memang telah memorak-morandakan sejumlah tempat,” kata Deni, petugas informasi itu saat dihubungi Republika….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 26 DESEMEBR 2005, HAL. 7 (KALAM)

PENANGANAN TPST BOJONG PERLU KEARIFAN PIHAK-PIHAK YANG BERSEBERANGAN TETAP BERSIKERAS
Tahun 2005 beberapa hari lagi akan berlalu. Namun, kemelut keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu atau TPST di Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, belum ada tanda-tanda akan berlalu. Pasalnya, hingga saat ini belum ada kepastian nasib TPST milik PT Wira Guna Sejahtera tersebut. Apakah akan beroperasi, ditutup, atau direlokasi….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 28

73 PENEBANG LIAR DITANGKAP
Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menangkap 73 orang pelaku penebangan liar disejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Menurut Kapolda Kalimantan Selatan Halba Rubis operasi yang digelar bersama Dinas Kehutanan dilakukan di beberapa wilayah yang rawan penebangan liar selama dua minggu menghabiskan dana Rp. 1 miliar…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 6

HUTAN MENGHILANG, BENCANA BANJIR MEMBAYANG
Kalimantan yang dulu terkenal sebagai daerah berhutan kini memiliki citra baru sebagai daerah yang sering kebanjiran. Menurunnya daya dukung lingkungan, akibat menipisnya hutan, diperkirakan menjadi salah satu pemicu bencana tersebut…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 26 DESEMBER 2005, HAL. 36

Sumber
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup