KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PEMBANGUNAN PASCATSUNAMI HARUS PATUHI TATA RUANG
Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar menegaskan agar pembangunan di Nanggroe Aceh Darussalam dan Nias mematuhi tata ruang. Hal itu, kata Rachmat, demi menghindari paparan logam berat yang menyebar saat terjadi tsunami setahun lalu.Pembangunan permukiman harus menghindari tempat-tempat yang tercemar logam berat. Karena itu, pembangunan hendaknya diintegrasikan dengan tata ruang yang sudah dibuat, ungkap Rachmat pada acara Peringatan Setahun Tsunami Aceh-Nias di Kantor Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH), Senin (26/12).Merujuk kepada hasil penelitian Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Rachmat menyebutkan sedikitnya terdapat 93 titik pada lima kabupaten di Aceh yang tanahnya tercemar logam berat secara merata……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL. 13

MANFAATKAN CDM UNTUK MENGEMBANGKAN BIOFUEL
Berlakunya kesepakatan Protokol Kyoto untuk menekan pencemaran gas rumah kaca di dunia mendorong negara maju menawarkan beberapa mekanisme pendanaan untuk mereduksi emisi gas pencemar tersebut. Di antaranya apa yang disebut CDM atau clean development mechanism. Mekanisme ini mengatur pemberian dana dari negara maju kepada negara berkembang yang rendah tingkat emisinya, atas upaya mereka mengurangi emisi di dalam negerinya sampai tingkat tertentu. Sebagai penghargaan terhadap upaya tersebut, negara maju akan menyediakan dana tiga dollar AS per ton emisi.Saat ini telah terdaftar lebih dari 400 proposal kegiatan untuk mendapatkan pendanaan dari CDM, terbesar diajukan India dan China. Dari ratusan proposal itu nyaris tidak ada yang berasal dari Indonesia ……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL. 14

PEMBARUAN TATA RUANG STRATEGI HADAPI TSUNAMI
Kebijakan tata guna lahan dan program-program lainnya di kawasan pesisir harus mempertimbangkan bahaya tsunami sebagai bagian dari program penanggulangan bahaya tsunami yang menyeluruh. Pembaruan seperti itu harus memerhatikan lokasi dan tingkat daya tahan terhadap kerusakan dari tata guna lahan terencana yang ada di komunitas; termasuk tempat tinggal, pelayanan komersial dan pelayanan pengunjung, industri (umum), industri, fasilitas umum, sistem langsung terhubung dengan kawasan pantai ……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL. 6

RATUSAN RUMAH RUSAK DITERJANG ANGIN
Sedikitnya 102 unit rumah di empat Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Barat (Jabar), rusak akibat diterjang angin puting beliung. Empat desa itu, yakni Desa Mekarsasi, Karangkerta, Sukamulya II, dan Desa Terticala. Tidak ada korban jiwa peristiwa itu. Namun, 10 gedung rusak berat, antaranya gedung Sekolah Dasar (SD) Sukamulya II dan penggilingan tepung. Kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL. 5 BERITA TERKAIT: RATUSAN RUMAH RUSAK DITERJANG ANGIN, KORAN TEMPO, SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL. A12

POPULASI BEKANTAN
Populasi monyet hidung panjang atau bekantan yang menjadi maskot Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa tahun terakhir terus menurun dan terancam punah. Hal itu selain disebabkan adanya perburuan liar, juga akibat perambahan hutan di kawasan habitat bekantan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalsel, Bihman Muliansyah mengatakan itu, kemarin. Menurutnya, populasi bekantan Pulau Kaget, Kabupaten Barito Kuala, tersisa 70 ekor saja……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL.24

HUJAN BADAI DI BEKASI RENGGUT KORBAN JIWA
Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Bekasi Ahad (25/12) sore telah menelan korban jiwa. Abdul Sony (37 tahun), tewas akibat terkena sengatan aliran listrik di depan rumahnya di Perum Duren Jaya di Jalan Candi Mendut Blok B RT 10/11 Duren Jaya, Bekasi Timur……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA , SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL. 7

ADA 100 TITIK RAWAN ZAT BERBAHAYA DI ACEH KANDUNGAN TANAH MENGANDUNG LOGAM BERAT, LIMBAH BERACUN, DAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DALAM KONSENTRASI AMAT TINGGI
Kementerian Negara Lingkungan Hidup (KLH) mengidentifikasi lebih dari seratus titik rawan zat-zat berbahaya (hazardous risks) di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pascagelombang tsunami. Kandungan tanah di daerah rawan ini diketahui memuat logam berat, limbah beracun, dan bakteri penyebab diare (Escherichia coli) dalam konsentrasi amat tinggi akibat sapuan air laut……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA , SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL. 20

SAMPAH DKI JADI LISTRIK
Pernah masuk ke sebuah lokasi pembuangan sampah tapi tak merasa risi dengan baunya? Poempida Hidayatulloh, Presiden PT Indo-Enviro Waste Management, pernah, sekitar tiga tahun lalu, di Austria. “Saya masuk ke situ tapi tidak bau”. Relatively masih bisa tertahanlah baunya dengan hidung telanjang,”katanya……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 27 DESEMBER 2005, HAL. C9

RIBUAN WARGA KELUHKAN LIMBAH PABRIK
Ribuan warga di Kecamatan Ciruas, Kragilan, dari Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten mengeluhkan tercemarnya Sungai Ciujung akibat limbah cair yang dibuang sejumlah pabrik di daerah itu. Selain mengotori sungai, limbah juga merusak air di sumur-sumur warga. “Warga butek berwarna tembaga dan berbau busuk. Sudah hampir sebulan ini kami tidak bisa menggunakan air sumur,” kata Faturachman, warga Kragilan, Serang kemarin………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 27D ESEMBER 2005, HAL. A12

Sumber
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup