KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Rabu, 04 Januari 2006

PERPANJANG STNK, KENDARAAN WAJIB UJI EMISI

Para pemilik kendaraan roda empat pada Februari nanti diwajibkan melakukan uji
emisi. Uji emisi ini akan menjadi syarat memperpanjang Surat Tanda Nomor
Kendaraan (STNK). Uji emisi ini merupakan pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 2
Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran udara. “Bukti uji emisi itu nantinya
harus disertakan sebagai syarat pembayaran pajak. Kalau tidak, STNK tak dapat
diperpanjang,” kata Kepala Badan pengendali Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI
Jakarta Kosasih Wirahadikusumah di Jakarta kemarin……………….
BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. A13

HUTAN BANTEN KRITIS

Sebanyak 162 ribu hektare kawasan hutan di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,
kritis. Kondisi kritis itu disebabkan oleh penebangan liar yang dilakukan warga
dua tahun terakhir ini….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 4 JANUARI 2006,
HAL. A9

RATUSAN HEKTARE TAMBAK KEBANJIRAN

Petani tambak bandeng di Desa Randu Sangai Kulon dan Randai Sanga Wetan,
Brebes, Jawa Tengah (Jateng) rugi ratusan juta rupiah akibat banjir. Banjir
merendam 364 hektare tambak di wilayah itu sejak tiga hari terakhir. “Banjir
paling parah terjadi hari ini (kemarin),” kata Sartono, sekretaris desa
setempat, kemarin…………….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 4 JANUARI
2006, HAL. A8

MALANG WASPADAI ANGIN CUMULONIMBUS

Pemerintah Kabuapaten Malang, Jawa Timur (Jatim) menetapkan status waspada
bencana alam berupa banjir, tanah longsor, dan serangan angin cumulonimbus.
Penetapan ini berdasar pada laporan Badan Meteorologi Geofisika Maritim Petak,
Surabaya yang menyatakan banjir, tanah longsor dan angin cumulonimbus. Bencana
itu diprediksi bakal menyerang kawasan Kecamatan Pujon, Ngantang, Kasembon, dan
kawasan Kabupaten Malang bagian selatan………………..BACA SELENGKAPNYA,
KORAN TEMPO, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. A8

WARGA MENGGUGAT, AIR MENIMBULKAN PENYAKIT

Gaung kekeselan warga Pekanbaru kian memuncak tidak sebatas omelan atau gerutu
belaka. Kali ini kemungkinan untuk menggugat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)
Tirta Siak terbuka lebar. Menurut Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indoensia
(YLKI) Riau, Andreas Kahuripan sebetulnya warga berhak menggugat sesuai dengan
Undang-Undang (UU) No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen. “Air yang
didistribusikan kepada ribuan konsumen jelas-jelas sudah membahayakan Air PDAM
sangat tidak layak untuk dikonsumsi. Sudah puluhan tahun hak-hak konsumen tidak
pernah diperhatikan manajemen perusahaan dan Pemkot Pekanbaru,”
tegasnya…..BACA SELENGKAPNYA, MEDAI INDONESIA, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 9

LUAPAN TIGA SUNGAI BANJIRI SEJUMLAH KECAMATAN DI KENDALA

Hujan deras yang mengguyur jalur pantai utara (pantura) sejak pekan lalu
mengakibatkan tiga sungai di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng), meluap dan
membanjiri tiga wilayah kecamatan. Kepala Sub Bagian Bia Program Dinas
Pengairan Kendal Totok Pujo Budiarto mengatakan meluapkan ketiga sungai akibat
tingginya curah hujan sehingga sungai tidak mampu menampung volume air. “Kalau
belum dinormalisasi, kondisi dapat lebih parah lagi,” katanya…..
BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 9

KAYU ILEGAL DITANGKAP

Sebanyak 1.300 potong kayu log jenis meranti campuran tanpa dokumen berhasil
ditangkap oleh Tim Wanalaga Polda Kalteng yang dibantu oleh Kepolisian Resor
(Polres) Kabupaten Katingan. Kepala Polres Persiapan Katingan AKBP Irlaisal
mengatakan penangkapan kayu bernilai Rp 300 juta tersebut dilakukan di daerah
aliran Sungai Katingan, tepatnya di Desa Petak Bahandang Kabupaten Katingan
Jawa Tengan (Jateng)……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 4 JANUARI
2006, HAL. 8; RIBUAN KAYU LOG DISITA, KORAN TEMPO, RABU 4 JANUARAI 2006, HAL. A9

WARGA KELUHKAN SAMPAH DI TERMINAL BUS BEKASI

Para pengguna jalan angkutan umum (angkot) di Terminal Bekasi mengeluhkan
sampah yang menumpuk di areal terminal tersebut. Tumpukan sampah menimbulkan
bau busuk menyengat yang dikhwatirkan juga berdampak buruk bagi kesehatan warga
sekitarnya………………….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 4 JANUARI
2006, HAL. 7 (KALAM)

BMG: WASPADAI HUJAN DERAS

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Pusat meminta masyarakat mewaspadai hujan
deras dan angin kencang pada 5 Januari hingga 9 Januari 2006 ini. Pada kurun
waktu itu diprediksi curah hujan tinggi dan disertai angin kencang yang
mencapai kecepatan 20 hingga 30 kilometer per jamnya….BACA SELENGKAPNYA,
REPUBLIKA, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 6 (KALAM); HUJAN DERAS ANCAM JABODETABEK,
MEDIA INDONESIA, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 7;HUJAN DERAS SEPANJANG JANUARI,
SUARA PEMBARUAN, SELASA 3 JANUARI 2006, HAL. 4

MEMULIHKAN JULUKAN

Sampah busuk menumpuk dan berjatuhan ke badan jalan. Bau busuk melayang hingga
malam hari, masuk kekamar-kamar penduduk di sekitar Jalan Milenia, Desa Cihaur
Geulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung……….BACA SELENGKAPNYA,
KOMPAS, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 24

RUAS JALAN PURWOREJO RETAK: RUMAH PENDUDUK RETAK, WARGA DIIMBAU MENGUNGSI

Dua ruas jalan, di Jalan Magelang Purworejo Kilometer 19 dan Jalan Purworejo-
Wonosobo Kilometer 14, retak dan ambles sejak hujan deras mengguyur, Sabtu
pekan lalu. Kerusakan jalan diduga kuat akibat derasnya aliran sungai bawah
tanah di bawah kedua ruas jalan tersebut….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 4
JANUARI 2006, HAL. 24

PEMANASAN GLOBAL: SUHU PERMUKAAN INDONESIA ALAMI PENINGKATAN

Sebagian besar wilayah Indonesia mengalami peningkatan suhu permukaan 0,5-1
derajat Celcius dibandingkan rata-rata tahun 1951-1980. Peningkatan suhu
permukaan bumi terutama disebabkan peningkatan konsentrasi gas rumah kaca di
atmosfer. Dampak pemanasan global itu pekan lalu, disinggung dalam Catatan
Akhir Tahun Yayasan Pelangi Indonesia. Dengan merujuk kepala data NASA Goddard
Institute for Space Studies (GISS). Pelangi menyebutkan bahwa tahun 2005
merupakan tahun terpanas sejak seabad terakhir…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS,
RABU 4 JANUARI 2005, HAL. 13

BANJIR BANDANG: JIKA ALAM MURKA, KITA TAK BERDAYA….

‘Banjir bandang itu datangnya tiba-tiba dan tingginya lebih dari empat meter,”
tutup Sumardi (52), salah seorang warga yang terpaksa mengungsi karena rumahnya
terkena bencana akibat meluapnya Sungai Dinoya di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Penuturasn serupa diungkapkan pengungsi lainnya. Tanpa mengingat harta benda
yang ada, mereka lari mencari tempat yang lebih tinggi….
BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 1 + 15
BERITA TERKAIT: BOSAN DENGAN BENCANA, KOMPAS, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 6;
KORBAN TEWAS TERUS BERTAMBAH, PRESIDEN MINTA SEGERAKAN LANGKAH TANGGAP DARURAT,
REPUBLIKA, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 1; RATUSAN KORBAN BANJIR TERJEBAK, CUACA
BURUK HAMBAT EVAKUASI, MEDIA INDONESIA, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 1; BANJIR DAN
RUSAKNYA BUMI KITA, MEDIA INDONESIA, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 1; BALITA ITU
SELAMAT DARI MAUT, MEDIA INDONESIA, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. 8;BANJIR JEMBER ,
HUTAN GUNDUL BIANG KELADINYA, KORAN TEMPO, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. A1; APA
PENYEBAB BANJIR DI JEMBER, KORAN TEMPO, RABU 4 JANUARI 2006, HAL. A2; BANJIR
BANDANG DI JEMBER TEWASKAN 51 ORANG, SUARA PEMBARUAN, SELASA 3 JANUARI 2006,
HAL. 1+14

Sumber
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup