KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

Senin, 09 Januari 2006
SI PENYULAP YANG RAMAH

Bicara soal sampah memang membuat pusing. Sayangnya masalah inilah yang
dihadapi Taman NAsional Gunung Perango, Cianjur, Jaswa Barat (Jabar).
Bayangkan sekitar 200 warung sampah setiap bulannya harus digangsir dari
kawasan wisata ini. Celakanya, kebanyakan adalah sampah plastik yang tak bisa
didaur-ulang (unrecycleable). “Lihat saja”, kata Kepala TNGF Npvianto
Bambang. “Sampah-sampah plastik ini mulai mengotori badan sungai,” tuturnya,
Jum’at (6/1) kepada wartawan……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 9
JANUARI 2006, HAL. 21, BERITA TERKAIT: MENUAI BERKAH DARI SAMPAH, REPUBLIKA,
SENIN 9 JANUARI 2006, HAL. 21

SEPARUH SUMBER MATA AIR MENGERING

Jumlah sumber mata air di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
9NTB), merosot drastis. Dari 771 mata air, kini hanya tinggal 441 mata air
atau turun sekitar 40 persen selama 15 tahun terakhir……BACA SELENGKAPNYA,
KORAN TEMPO, SENIN 9 JANUARI 2006, HAL. A9

DANA REHABILITASI LAHAN KURANG

Pemerintah Provinsi Banten menganggarkan dana Rp 1,3 miliar untuk
merehabilitasi kerusakan hutan di Banten. Dana ini hanya bisa merehabilitasi
350 hektare atau 0,15 persen hutan……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN
9 JANUARI 2006, HAL. A8

RATUSAN RUMAH TERANCAM TERTIMBUN

Meski hujan mulai reda, ancaman longsor masih menghantui penduduk di kecamatan
Kondang Serang. Peninggaran, dan kesesi, KAbupaten Pekalongan, Jawa
Tengah…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SENIN 9 JANUARI 2006, HAL. 6

EVAKUASI KORBAN BANJIR DIHENTIKAN BANJIR MASIH MELANDA BEBERAPA TEMPAT

Tim evakuasi jenazah korban banjir bandang di Kecamatan Panti, Kabupaten
Jember, Jawa Timur, memutuskan menghentikan proses pencarian dan evakuasi
jenazah mulai kemarin petang. Selain soal waktu, kondisi geografis dan cuaca
yang mempengaruhi pembusukan jenazah, faktor psikologis, serta kesehatan tim
menjadi pertimbangan penghentian evakuasi……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO,
SENIN 9 JANUARI 2006, HAL. A8

TITIK RAWAN LONGSOR DAN BANJIR DI BANTEN HARUS DIWASPADAI

Satuan Koordinasi Pelaksanaan (Satkorlak) Penanggulangan Bencana Alam Provinsi
Banten minta masyarakat mewaspadai titik rawan banjir dan tanah longsor di
daerah itu…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 7 JANUARI 2006,
HAL. 14

BANJIR DI GRESIK MELUAS, 143 HEKTAR SAWAH TERENDAM

Banjir di Kabupaten Gresik, Jawa Timur (Jatim), akibat luapan Sungai Lamong
meluas dan melanda warga Kecamatan Mengganti setelah sebelumnya menggenangi
desa-desa di Kecamatan Benjeng, Jum’at (6/1)…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA
PEMBARUAN, SABTU 7 JANUARI 2006, HAL. 14

LINTAS FLORES TERANCAM PUTUS

Jalan lintas utara Pulau Flores, Ende-Maumen, terancam putus di dua tempat,
yakni di Anabara, Kecamatan Mauroke, dan Watu Mbawa di Kecamatan Kota Baru
akibat abrasi. Jika tidak segera dibangun tanggul pengaman, rusa ini
dipastikan putus total karena tidak ada jalan alternatif. Demikian Yustinus
Sani, anggota DPRD Kabupaten Ende, seusai mengunjungi Mauroke dan Kota Baru
kepada Kompas, Jum’at (6/1)….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 7 JANUARI
2006, HAL. 24

KAYU ILEGAL DITEMUKAN, PULUHAN GUBUK PEMBALAK LIAR DI PULAU PADANG

Puluhan gubuk pembalak liar dengan tumpukan ratusan tual ditemukan di Pulau
Padang saat Wakil Gubernur Riau Wan ABu Bakar melakukan insapeksi mendadak
soal pembalakan liar hari Kamis (5/1). Gubuk-gubuk tersebut ketika ditemukan
berada dalam kondisi kosong…………….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 9
JANUARI 2006, HAL. 24

DAMPAK HUJAN DAN PENGABAIAN TATA RUANG

Bencana alam banjir bandang dei Jember, Jawa Tengah tidak sepenuhnya akibat
perusakan hutan. Feneomena alam terbetuknya waduk alami dan tipe tanah yang
mudah menyerap air dipadu curah hujan ikut memicu terjadinya bencana……
BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 7 JANUARI 2006, HAL. 13
BERITA TERKAIT: 97 KORBAN LONGSOR DITEMUKAN, SUARA PEMBARUAN, JUMA’T 6 JANUARI
2006, HAL. 1+4

DUA JUTA HEKTAR LAHAN DI JAWA MASURA RAWAN BENCANA

Sekitar 2,11 juta hektar lahan di Jawa dan Madura masuk dalam kategori sangat
rawan bencana. Selain berpotensi longsor. Perhutani memetakan sedikitnya ada
23 titik rawan yang tersebar di Jawa-Madura….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS,
SABTU 8 JANUARI 2006, HAL. 1+15

MENDAGRI: BELUM SAATNYA DARURAT BENCANA, KORBAN TEWAS LONGASOR BANJARNEGARA 58 ORANG

Menteri Dalam Negeri Moh. Ma’ruf mengemukakan bencana alam beruntun disertai
ratusan korban jiwa di ebrbagai wilayah di Indoensia saat ini belum saatnya
diikuti dengan penetapan darurat bencana maupun darurat lingkungan…
BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 8 JANUARI 2006, HAL. 2

BANJIR MENGANCAM SUMATERA SELATAN

Sumatera Selatan terancam banjir karena curah hujan yang tinggi, longsor, dan
pasang air laut rentan menimbulkan banjir di sejumlah lokasi. Sementara itu,
perbaikan drainase hingga kini belum optimal. Menurut Kepala Stasiun
Meteorologi Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang Suyatim, Sabtu
(7/1), banjir pada tahun 2006 diperkirakan terjadi pada Februari-Maret….BACA
SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 8 JANUARI 2006, HAL. 3

KONDISI DRAINASE BURUK, BATAM BANJIR

Buruknya saluran drainase di Kota Batam menyebabkan beberapa kawasan kota
terendam air ketika hujan deras turun, Minggu (8/1). Saluran air yang rata-
rata selebar satu hingga dua meter tidak mampu menampung debit air dari
kawasan perbukitan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 9 JANAURI 2006, HAL.
24

PERLU DIWASPADAI HUJAN LEBAT HINGGA APRIL

Hujan lebat hingga bulan April perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan
banjir cukup besar di Makassar dan beberapa daerah lain di Sulawesi Selatan.
Bulan Januari hinmgga Februari diperkirakan menjadi puncak musim hujan di
Makassar dan daerah-daerah lain…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 9
JANUARI 2006, HAL. 24

LAPORAN BENCANA APA ADANYA

Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengemukakan para pejabat
daerah harus melaporkan apa adanya penyebab bencana alam yang terjadi di
daerahnya. Penyebab bencana yang ditutup-tutupi akan menghasilkan solusi
penanganan yang salah……….BACA SEELNGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 9 JANUARI
2006, HAL. 15
BERITA TERKAIT: BANJIR! LONGSOR! KTA KAGET LAGI!, KOMPAS, SABTU 7 JANUARI
2006, HAL. 6. BERITA TERKAIT : 248 KECAMATAN DI JAWA RAWAN LONGSOR, SUARA
PEMBARUAN, SABTU, 7 JANUARI 2006, HAL. 1; ANTISIPASI BENCANA ALAM SATKARLAK
JABAR SIAGA 24 JAM, SUARA PEMBARUAN, SABTU, 7 JANUARI 2006, HAL. 14

PERSENTASE HUTAN DI JAWA SUDAH SANGAT RENDAH

Menurut Kepala Bidang Pemantauan Sumber Daya Alam dan Lingkungan di Lembaga
Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Dr Orbita Roswintiarti yang
dihubungi, Minggu (8/1), minimnya hutan darat ini terutama di daerah dataran
rendah seperti Pantai Utara (Pantura) dan Jawa Timur. “Di Kawasan itu sebagian
besar sudah tertutup sawah dan memang. Pantura serta Jawa Yimur merupakan
sentra produksi padi di ajwa,” papar Orbita……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS,
SENIN 9 JANUARI 2006, HAL. 13

BPK AKAN AUDIT LINGKUNGAN

Badan Pemeriksa Keuangan akan mengajak pemerintah dalam hal ini Kantor Menteri
Negara Lingkungan Hidup (Menneg LH)-untuk bersama-sama mengaudit kerusakan
hutan dan lingkungan yang menyebabkan longsor dan banjir baru-baru ini di
sejumlah kawasan Pulau Jawa……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 9 JANUARI
2006, HAL. 13

MANAJEMEN BANJIR BANDANG INDONESIA

Peristiwa bencana Jember dan Banjarnegara sesungguhnya bersifat antropogemik,
artinya, sesuatu yang tidak murni karena alam, tetapi lebih kepada faktor
buatan manusia……..BACA SELENGKAP, KOMPAS, SENIN 9 JANUARI 2006, HAL. 6

PASCA HALOCAUST EKOLOGI

Alarm bencana ekologi berdering keras di berbagai daerah di Indonesia. Di
Jember, korban meninggal akibat bencana banjie bandang sudah melampaui angka
100 warga. Ribuan warga meninggalkan rumah mereka untuk mengungsi karena
genangan banjir. Di Banjrnegara, bencana tanah longsor dalam sekejap mengubur
hidup puluhan warga. Ratusan rumah warga terkubur akibat tanah
longsor…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 9 JANUARI 2006, HAL. 6

Sumber :
KBUA
Perpustakaan Emil Salim