KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PERUNDINGAN SOAL IKLIM HARUS SELESAI 2009

Perundingan mengenai mekanisme global untuk penanganan perubahan iklim harus sudah selesai tahun 2009. Tenggat itu sangat penting bukan hanya untuk memastikan kelanjutan Protokol Kyoto yang berakhir tahun 2012, tetapi juga mempertimbangkan kegentingan situasi dunia akibat dampak perubahan iklim. Hal itu ditegaskan Sekjen PBB Ban Ki-moon ketika berpidato pada pembukaan Pertemuan Tingkat Tinggi Konferensi PBB mengenai Perubahan Iklim, Rabu (12/12) di Nusa Dua, Bali. Penegasan harus selesainya perundingan pada 2009 juga disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 1

KONFERENSI PBB : SEJUMLAH PEMIMPIN PUJI PRESIDEN YUDHOYONO

Kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk penyelenggaraan COP-13/UNFCCC di Bali dipuji sejumlah pemimpin yang menemuinya di kantor sekaligus tempatnya menginap, di Four Seasons Resort, Jimbaran, Bali, Rabu (12/12). Presiden Maladewa Maumoon Abdul Gayoom dan Utusan Khusus Kerajaan Inggris untuk Perubahan Iklim Nicholas Stern secara langsung menyampaikan pujian setelah pertemuan dengan Presiden Yudhoyono…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 9

PENURUNAN KARBON TETAP BERJALAN : DISUSUN SKENARIO JIKA TIDAK TERCAPAI KESEPAKATAN

Komitmen penurunan emisi karbon akan tetap berlanjut kendati skenario terburuk pada konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim atau UNFCCC terjadi, yakni tak tercapainya kesepakatan apa pun. Negara-negara di dunia akan tetap melaksanakan program penurunan karbon…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 13

LUMPUR LAPINDO : SEBAGIAN WARGA BELUM TERIMA UANG MUKA GANTI RUGI

Korban lumpur Lapindo dari Desa Gempolsari, Tanggulangin, Sidoarjo, kembali berunjuk rasa, Rabu (12/12). Mereka kecewa karena sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk mengurus berkas ganti rugi, tetapi uang muka sebesar 20 persen dari total ganti rugi belum juga diterima. Unjuk rasa dilakukan oleh sekitar 200 orang di Pendapa Kabupaten Sidoarjo…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 23

SETENGAH TAMAN NASIONAL KUTAI TERANCAM DITAMBANG

Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur, semakin terancam eksistensinya. Selain perambahan hutan dan pembalakan ilegal, ternyata juga ada izin penambangan batu bara di atas kawasan konservasi tersebut. Luas lahan yang boleh ditambang hampir separuh dari kawasan TN Kutai. Data itu menunjukkan, PT Tambang Damai berizin perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2BB) seluas 97.580 hektar per 20 Februari 1998. Menurut ketentuan, izin untuk lahan seluas itu bisa dikeluarkan pemerintah pusat, yaitu Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 24

KEPUTUSAN ISTIMEWA GAMBUT DISIAPKAN

Presiden sudah menyiapkan sebuah keputusan istimewa terkait dengan konservasi hutan selaras dengan Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali. Keputusan ini dijanjikan lebih progresif ketimbang peraturan yang ada selama ini. Tuntutan perlindungan lahan gambut juga disuarakan dalam deklarasi Kaukus Parlemen Indonesia untuk Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan pekan lalu. Catur Sapto Edi, anggota Kaukus dari Fraksi Partai Amanat Nasional, menyatakan pemerintah Indonesia harus berani memutuskan berhenti menebang, terutama di lahan gambut…..BACA SELENGKAPNYA, K
ORAN TEMPO, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. A3

PETA JALAN BALI HARUS TERWUJUD

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon kemarin menegaskan perlunya Peta Jalan Bali (Bali Roadmap) terwujud dalam Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCCC) di Nusa Dua, Bali.Peta Jalan Bali adalah agenda utama yang dijadwalkan akan dituntaskan para delegasi konferensi besok. Peta itu akan menetapkan parameter-parameter bagi perundingan menuju penyusunan kesepakatan baru mengenai perubahan iklim, yang akan berlaku ketika masa komitmen Protokol Kyoto berakhir pada 2012…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. B17 BERITA TERKAIT : NEGARA MAJU HARUS BERBUAT LEBIH BANYAK, REPUBLIKA, KAMIS 13 DESEMBER 2007 HAL. 2 BERITA TERKAIT : KALTENG SIAP JADI CONTOH SKEMA REDD, REPUBLIKA, KAMIS 13 DESEMBER 2007 HAL. 2

ATASI PERUBAHAN IKLIM : NEGARA MAJU DIMINTA AKTIF

Negara-negara industri maju hendaknya lebih aktif dalam kemitraan untuk mengatasi perubahan iklim. Tetapi, di saat yang sama, negara-negara berkembang juga harus memberikan kontribusi dalam inisiatif-inisiatif untuk mengatasi perubahan iklim."Kita harus berbuat lebih banyak untuk mengatasi perubahan iklim. Dalam sebuah kemitraan global tiap-tiap negara harus ikut ambil bagian di dalam upaya penyelesaian masalah," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Pertemuan Tingkat Tinggi pada Konferensi PBB untuk Perubahan Iklim di Bali…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 DESEMBER 2007, HAL. 1

ATASI PERUBAHAN IKLIM RI BENTUK MEKANISME PENDANAAN

Pemerintah RI membentuk mekanisme pendanaan yang dikelola secara terpadu guna mengatasi dampak perubahan iklim di negara ini. Mekanisme itu disiapkan melalui kerja sama dengan beberapa mitra baik yang bersifat multilateral maupun bilateral.Pemerintah juga sudah berbicara dengan Belanda, Norwegia, Uni Eropa, dan Bank Dunia untuk mendukung program kebijakan perubahan iklim di Indonesia…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 DESEMBER 2007, HAL. 10

PANTAI TEGAL RUSAK AKIBAT ABRASI

Kota Tegal, Jawa Tengah (Jateng), pantainya dilanda abrasi. Pantai Tegal sepanjang 750 meter, kini sepertiganya atau 250 meter rusak berat akibat abrasi. Sedang 500 meter terancam rusak bila tidak ditangani serius. Lebar daratan pantai yang semula 200 meter, kini tinggal 20 meter. Daerah pantai yang paling parah terkena abrasi adalah Kelurahan Muarareja, Kecamatan Tegal Barat…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 DESEMBER 2007, HAL.15

HUTAN INDONESIA BISA TURUNKAN SUHU BUMI

Indonesia berpotensi mengurangi suhu bumi secara global sebesar rata-rata 0,4 derajat celsius jika berhasil melakukan reforestasi dalam jangka waktu 100 tahun ke depan.Ahli Meteorologi dan Perubahan Iklim Institut Teknologi Bandung (ITB), Armi Susandi mengatakan dengan asumsi sampai 2110 Indonesia berhasil melakukan reforestasi seluas 75,95 juta hektare, volume karbon yang berhasil diserap oleh hutan di Tanah Air sejumlah 58,1 giga ton…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 DESEMBER 2007, HAL.16

REDD DIDUKUNG DAN DITENTANG

Skema pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (REDD), mendapat dukungan dari sejumlah pengusaha perkebunan dan lembaga yang bergerak dalam bidang lingkungan. Namun, REDD juga ditentang mentah-mentah oleh sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) berpengaruh, seperti Greenpeace dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 12 DESEMBER 2007, HAL.16 BERITA TERKAIT : SKEMA REDD TERGANJAL SIKAP AMERIKA SERIKAT, REPUBLIKA KAMIS 13 DESEMBER 2007 HAL. 1 an>

FOREST 11 TERGANJAL SIKAP KERAS AS

Sebelas negara pemilik hutan tropis (Forest 11/F-11) menyepakati manajemen hutan berkelanjutan (sustainable forest management) dengan konsep reducing emissions from deforestation and gradation (REDD). Sayangnya, Amerika Serikat (AS) belum menyetujui mekanisme tersebut………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 1 BERITA TERKAIT : KONSERVASI DALAM SUSTAINABLE FOREST MANAGEMENT DISEPAKATI, REPUBLIKA, KAMIS, 13 DESEMBER 2007 HAL. 2

KORBAN BANJIR BUTUH BANTUAN

Warga miskin Muara Baru, Jakarta Utara (Jakut), yang menjadi korban banjir air laut pasang (rob) mengharapkan bantuan untuk bertahan hidup. Mereka yang mengharapkan bantuan pangan adalah warga berpendapatan tidak tetap dan rendah yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang kecil………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 5 BERITA TERKAIT : BANJIR RENDAM DUA KABUPATEN DI ACEH, KAMIS 13 DESEMBER 2007 HAL. 22

PBB BERJUANG TERAPKAN SUARA IPCC : TARGET 25%-40% BELUM DISEPAKATI

Target reduksi emisi sebesar 25% sampai 40% adalah angka ilmiah, angka itu merupakan rekomendasi para ilmuwan dalam panel antar pemerintah tentang perubahan iklim (IPCC). Tujuannya tidak lain untuk menjaga agar peningkatan suhu global tidak lebih dari 2 derajat celcius………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL.8

INDONESIA PERINGKAT KETIGA

Perubahan iklim sangat merugikan Indonesia. Bahkan Indonesia menjadi negara nomor tiga yang paling parah terkena dampak ekstremitas cuaca pada 2006. Negara yang mengalami nasib serupa adalah Filipina dan Korea Utara. Filipina masuk urutan pertama terkena dampak paling parah dari ekstremitas cuaca selama 2006. Korea Utara berada di urutan kedua……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 9

PENYELAMATAN KEANEKARAGAMAN HAYATI

Degradasi hutan yang juga berpengaruh pada habitat burung. Semakin banyak hutan ditebang akan semakin banyak keanekaragaman hayati yang tersimpan di hutan akan berkurang………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 9

STOP PEMBALAKAN HUTAN DENGAN MORATORIUM

Sejak dilantik menjadi Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam, Irwandi Yusuf memang telah bertekad memerangi pembalakan liar terhadap hutan di Aceh, ia sangat geram melihat aksi pembalakan hutan yang tidak terkendali. Bahkan penjarahan hutan di Tanah Rencong itu sudah masuk kategori mengkhawatirkan………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 9

NEGARA INDUSTRI DIDESAK SEPAKATI REDUKSI EMISI

Sekretaris Jenderal PBB Ban ki – moon mendesak negara-negara industri untuk segera menyepakati penetapan target reduksi emisi antara 20-45 persen di tahun 2050 dalam forum UNFCCC, Bali. Laporan IPCC (Intergovernmental panel on Climate Change) memperingatkan
, harga yang harus dibayar jika tidak bertindak apa-apa akan jauh lebih besar, secara ekologis, kemanusiaan, dan finansial dari pada jika kita bertindak, "kata Ban dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi, UNFCCC, di Nusa dua, Bali…BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, KAMIS, 13 DESEMBER 2007, HAL. 01

INDONESIA TAK INGIN MENJADI NEGARA TUJUAN LIMBAH

Menyusul temuan dua kontainer kondom bekas asal china. Menteri keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menegaskan indonesia tak ingin menjadi negara tempat pembuangan limbah dari negara lain. Oleh karena itu Departemen Keuangan (Depkeu) akan terus berupaya melakukan pencegahanBACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, KAMIS, 13 DESEMBER 2007, HAL. 03

DELEGASI UNFCCC MELEPAS ANAK PENYU

Setelah sempat kehilangan harapan mewujudkan program unik, pelepasan tukik atau anak penyu, karena ketiadaan persediaan di tempat penangkaran di Bali, delegasi Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) akhirnya dijadwalkan melaksanakan kegiatan tersebut, Kamis (13/12) pagi. Amalia Firman, dari Conservation International, Rabu, mengabarkan bahwa para delegasi UNFCCC yang telah memasuki pertemuan para pihak (CoP) ke-13 setingkat menteri, akan melepas sekitar 250 tukik di kawasan Pantai Nusa Dua, belakang Melia Hotel Bali, direncanakan pada pukul 08.00 Wita…BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, KAMIS, 13 DESEMBER 2007, HAL. 34

PEREMPUAN MULAI DULUAN SIKAPI PERUBAHAN IKLIM

Banyak isu turut berkembang dalam COP-13 UN Climate Change Conference (UNFCC) 2007. Termasuk side event Gender and Climate Change dimana Ibu Negara Ani Bambang yudhoyono turut hadir sebagai pembicara, Bali (11/12). Sehari sebelumnya juga diadakan beberapa diskusi dan seminar terkait gender dan lingkungan hidup, seperti Adaptation and Gender Equality: Experiences from the South serta forum diskusi dengan beberapa panelis yang dibuka oleh Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta di Inna Putri Bali 10/12). "Banyak side event turut terselenggara terkait konferensi penting ini. Sehingga kita bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman sehubungan dengan implementasi peranan perempuan dalam tindakan mitigasi dan adaptasi dengan perubahan iklim," kata Meutia menyambut panelis dan pendengar dari berbagai negara…BACA SELENGKAPNYA, JURNAL NASIONAL, KAMIS, 13 DESEMBER 2007, HAL. 33

PROYEK CDM PERTAMA DI BALI DARI TPA SUWUNG

Bau tak sedap dan ratusan pemulung yang biasanya bertebaran di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah sama sekali tak terlihat di instaNsi pengolahan sampah terpadu (IPST) di TPA Suwung, Denpasar, Bali. Disana tumpukan sampah yang tingginya tak sampai 10 meter dipilah menjadi sampah organik basah, sampah organik kering, dan sampah yang bisa di daur ulang………..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 13 DESEMBER 2007, HAL. 2