KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENYELAMATAN HUTAN SURGAWI DI PAPUA
Organisasi lingkungan Greenpeace, Selasa (28/2), meluncurkan inisiatif dengan mendirikan Global Forest Rescue Station di pedalaman bagian barat Papua Niugini. Model ini diharapkan dapat digunakan di kawasan Papua, termasuk Provinsi Papua, untuk melindungi hutan hujan purba yang dijuluki sebagai Hutan Surgawi.Relawan Greenpeace dari berbagai negara antara lain Belanda, Jerman, Jepang, China, Malaysia, Thailand, dan Indonesia, akan tinggal dan bekerja bersama dengan pemilik lahan dan kader ekoforestri di GFRS (Stasiun Penyelamatan Hutan Global) yang didirikan di Lake Murray, Provinsi Western, PNG………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS RABU 1 MARET 2006 HAL. 13

BENCANA EKOLOGIS MENGANCAM, SEGERA KAJI ULANG TATA RUANG

Maraknya penyimpangan tata ruang yang mengakibatkan terdegradasinya wilayah konservasi membuat ketersediaan air minum di Pulau Jawa semakin menipis. Untuk itu, perlu tindakan yang lebih berani, temasuk mengkaji ulang sejumlah peraturan yang berkaitan dengan tata ruang…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 28 FEBRUARI 2006, HAL. 15

LONGSOR DI BITUNG 35 KELUARGA DIEVAKUASI

Bencana alam di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) merembet ke Kota Bitung. Sedikitnya 35 keluarga di Pulau Lembeh, Kecamatan Bitung Selatan, dievakuasi karena rumah mereka rusak parah tertimbun tanah longsor, Senin (27/2) dini hari…….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 28 FEBRUARI 2006, HAL. 8

DUA TEWAS TERSERET BANJIR DI MAKASSAR

Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Minggu (26/2) dan Senin (27/2), telah menimbulkan dua korban jiwa, Kahar (5) dan Hairil (15). Kedua korban hanyut dibawa banjir bersamaan luapan air yang cukup tinggi di sekitar rumah mereka……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 28 FEBRUARI 2006, HAL. 14

JEDA TEBANG SULIT DILAKUKAN DI KALIMANTAN TENGAH

Jeda penebangan atau moratorium dinilai sulit dilaksanakan di Kalimantan Tengah mengingat ada 60 perusahaan hak pengusahaan hutan yang sudah mendapatkan izin konsesi dan sah secara hukum.Menurut Ketua Masyarakat Perhutanan Indonesia (MPI) dan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Kalteng Mawardi meskipun kemampuan produksi Kalteng 2,5 juta meter kubik per tahun, tahun 2006 ini Kalteng hanya mendapat kuota tebang sekitar 800.000 meter kubik yang dinilai terlalu minim untuk perusahaan HPH yang ada…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS RABU 1 MARET 2006 HAL. 24

35 RUMAH DI KOTA BITUNG RUSAK TERTIMBUN TANAH

Lebih dari 100 warga Pulau Lembeh Utara dan Kelurahan Makawidei, Kota Bitung, Sulawesi Utara, dapat menyelamatkan diri ketika tanah longsor menerjang rumah- rumah mereka, Senin lalu. Warga sudah berada di luar saat tanah perbukitan longsor, dengan diikuti tumbangnya sejumlah pohon ke arah rumah-rumah mereka.Bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun cedera. Namun, sebanyak 35 rumah warga rusak berat akibat tertimbun tanah longsor…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS RABU 1 MARET 2006 HAL. 25

UJI EMISI SEBATAS FORMALITAS

Kaukus Lingkungan Hidup Jakarta, sebuah lembaga pemantau kebijakan lingkungan hidup di DKI Jakarta, Selasa (28/2), memaparkan hasil investigasi pelaksanaan uji emisi kendaraan dan larangan merokok sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005. Disimpulkan, penataan dengan tujuan pengendalian pencemaran udara tersebut hanyalah sebatas formalitas…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS RABU 1 MARET 2006 HAL. 27

KONTRAK FREEPORT TAK AKAN DIBATALKAN

Pemerintah tidak akan membatalkan kontrak karya (KK) yang telah ditandatangani dengan PT Freeport Indonesia (FI) . Pemerintah hanya akan mengevaluasi KK itu setiap lima tahun sekali. “Kalau soal kontrak karya harus kita hargai bahwa setiap lima tahun kita evaluasi. Tetapi, kalau untuk membatalkan kontrak karya, saya kira itu tidak,” kata Wapres, Jusuf Kalla, Selasa (28/2)……. BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 1 MARET 2006, HAL. 1 BERITA TERKAIT: DEWAN PAPUA SETUJU FREEPORT DITUTUP, KORAN TEMPO, RABU, 1 MARET 2006, HAL A7; DEMO PENUTUPAN FREEPORT, ENAM ORANG DITANGKAP, KORAN TEMPO, RABU 1 MARET 2006, HAL. A14

Sumber Informasi:

Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup