KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

22.000 HEKTARE LAHAN DI TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER RUSAK
Lahan Taman Nasional Gunung Leuser di wilayah Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, seluas 22.000 hektar rusak. Perambahan oleh pengungsi Aceh dan penebang liar dituding menjadi penyebab terus berkurangnya lahan Taman Nasional Gunung Leuser. Perambahan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) terparah berada di wilayah Konservasi Wilayah IV Besitang, Langkat. Hingga kini diperkirakan masih ada 600 keluarga pengungsi Aceh yang bertahan sejak tahun 2000 dan tidak mau direlokasi……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 3 MARET 2006, HAL. 24

LAGI KAYU ILLEGAL DISITA : PELAKU PENEBANGAN LIAR TERSEBUT SULIT DILACAK
Setelah menahan tiga tongkang bermuatan kayu, Kepolisian Resor Barito Kuala dan Direktorat Polisi Air Polda Kalimantan Selatan, Rabu (1/3) sore, menahan lagi 2.008 batang kayu bulat di Sungai Barito. Kayu itu ditahan karena diduga jumlahnya tak sesuai dengan dokumen yang menyertainya.Sebanyak 2.008 batang kayu bulat itu ditemukan di perairan Sungai Barito di daerah Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, dan di daerah Talaran, Kabupaten Barito. Menurut Halba, penahanan itu dalam rangka Operasi Hutan Lestari 2006 di wilayah Kalsel …….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 3 MARET 2006, HAL. 25

PENAMBANGAN ILLEGAL : PASIR BUNCIR TERUS DITAMBANG
Sebuah bukit pasir di Kampung Lengkong, Desa Pasir Buncir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, diduga kuat terus ditambang secara ilegal oleh sebuah perusahaan perorangan.Ini dibuktikan dengan masih terdapatnya alat berat back hoe di lokasi tersebut. Aparat Dinas Pertambangan Kabupaten Bogor mengimbau Satuan Pamong Praja Kabupaten Bogor atau Kepolisian Resor Bogor menangani masalah penambangan ilegal atau pencurian pasir/perusakan lingkungan itu dengan serius….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 3 MARET 2006, HAL. 28

DAS JENEBRANG RUSAK KARENA SALAH PEMANFAATAN
Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang yang menimbulkan ancaman banjir di Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, bukan hanya disebabkan oleh faktor kerusakan hutan, melainkan juga karena adanya kesalahan pemanfaatkan dan pengolahan lahan. Untuk menyelamatkan fungsi DAS Jeneberang dalam jangka panjang, sangat ditentukan oleh perilaku masyarakat ketika mengolah dan memanfaatkan lahannya. Luas lahan kritis di Gowa saat ini sudah mencapai 35.002 hektare (ha) dan sekitar 65 persen berada di luar kawasan hutan, termasuk kebun rakyat…………..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 2 MARET 2006, HAL. 14

SEPULUH PEJABAT TERIMA UANG DARI PENJARAH HUTAN
Sepuluh pejabat diduga terlibat kasus pembalakan liar. Indikasi keterlibatan ini diketahui setelah terlihat adanya aliran dana ke rekening pejabat berbagai instansi itu dari para pengusaha kayu ilegal, ada yang sipil, moliter, dan polisi…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 3 MARET 2006, HAL. A3

FREEPORT TIDAK PENUHI SYARAT LINGKUNGAN
Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Ginandjar Kartasasmita mengungkapkan, kontrak karya PT Freeport Indonesia tidak memenuhi syarat lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Apalagi kalau dibandingkan dengan kontrak pertama pada 1968,” kata Ginandjar di Jakarta kemarin…………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 3 MARET 2006, HAL. A7

KABUPATEN KONSERVASI OBSESI LEBONG SUATU HARI
Pemerintah Kabupaten Lebong nyaris tak berdaya. Jumlah perambah hutan terus meningkat pesat. Ribuan hektare hutan lindung gundul. Kekeringan dan banjir kian mengancam. Kabupaten Lebong merupakan salah satu dari lima daerah tingkat II di Provinsi Bengkulu yang baru dimekarkan pada tahun 2004 lalu. Luas wilayah daerah ini tercatat sekitar 192.924 hektare. Kabupaten Lebong terdiri dari lima kecamatan dan 77 desa dan kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 100.877 jiwa.Dari total luas wilayah, sekitar 69 persen Kabupaten Lebong merupakan kawasan hutan lindung dan Taman Nasional Kerinci Seblat …..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 2 MARET 2006, HAL. 14

PETAMBAK KELUHKAN LIMBAH PABRIK
Sejumlah petambak di Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, mengeluhkan limbah pabrik spirtus dan arak di Palimanan. Limbah pabrik mengotori tambak kami,” kata Karta, petambak yang punya dua hektare tambak udang……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 3 MARET 2006, HAL. A9

GAJAH RIAU MATI TANPA GADING
Seekor gajah yang ditangkap Tim Konservasi Sumberdaya Alam (KSDA) Riau dan Dinas Kehutanan Kampar, 25 November-14 Desember 2005 lalu mati. Bangkainya tergeletak tanpa gading di kawasan hutan Desa Lubuk Agung 120 kilometer selatan pekanbaru), Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau……………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, JUM’AT 3 MARET 2006, HAL. 23

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup