KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

TERSANGKA IMPOR LIMBAH B3 MINTA KESEPAKATAN RI-SINGAPURA DIPERTIMBANGKAN
Tersangka kasus impor limbah bahan beracun berbahaya (B3), Rudy Alfonso, menunjukkan hasil penyelesaian sengketa antara RI dan Singapura terkait impor B3 dari Singapura ke Batam 27 Juli 2004 lampau. Kesepakatan itu perlu menjadi pertimbangan aparat hukum termasuk hakim pra- peradilan.Sengketa itu sudah selesai melalui mediasi di Sekretariat Konvensi Basel, di Jenewa, 10-11 Mei 2005 lalu dengan hasil, Pemerintah Singapura mengizinkan pemulangan kembali bahan- bahan tersebut dari Indonesia ke Singapura tetapi bukan dengan pola re-export (pengeksporan kembali)……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 7 MARET 2006, HAL.2

EKOLABEL : MINAT SERTIFIKASI TERUS MENINGKAT
Minat para pengelola hutan dan produk olahannya seperti produsen furnitur atau kayu lapis untuk memperoleh status pengelolaan usaha yang bertanggung jawab dalam program sertifikasi produk ramah lingkungan terus meningkat. Selama tiga tahun terakhir, tercatat sembilan pengelola hutan dan produsen olahan yang telah dan dalam proses memperoleh sertifikat ekolabel…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 MARET 2006, HAL. 13

GAJAH RIAU MENANTI KEPUNAHAN
Gajah Sumatera atau nama latinnya elephant maximus sumatrae kian hari nasibnya semakin memprihatinkan. Satwa yang dilindungi ini secara kuantitas, populasinya menurun drastis. Pada tahun 2000 populasinya masih terdapat sekitar 600-700 di Riau. Namun pada akhir tahun 2005 ini populasinya turun menjadi sekitar 350 hingga 400 ekor atau tinggal 50 persen………..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 8 MARET 2006, HAL. 9

KASUS PERUSAKAN PULAU SANGIANG : MA DIMINTA MEMERIKSA KETUA PENGADILAN NEGERI SERANG
Sejumlah kalangan di Banten mendesak Mahkamah Agung (MA) memeriksa anggota majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Serang yang menyidangkan kasus perusakan Pulau Sangiang di Desa Cikoneng, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, Banten dengan terdakwa Direktur Utama PT Pondok Kalimaya Putih (PKP) Dewanto Kurniawan…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 7 MARET 2006, HAL. 13

SOAL PERTAMBANGAN DI HUTAN LINDUNG : PEMERINTAH DIMINTA TIDAK TAKUT ABITRASE INTERNASIONAL
Pemerintah Indonesia diminta tidak perlu takut menghadapi ancaman perusahaan penambangan yang hendak menggugat Indonesia ke arbitrase internasional. Karena di dalam kontrak karya telah jelas disebutkan bahwa proyek eksplorasi harus mengikuti aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Dengan demikian, pemerintah Indonesia tidak akan melanggar kontrak karya jika melarang usaha penambangan yang dilakukan di kawasan lindung…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 7 MARET 2006, HAL. 14

WWF : USUT KEMATIAN GAJAH
Kasus kematian enam ekor gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di perbatasan Provinsi Riau-Sumatera Utara (Sumut) yang terjadi pada 22 Februari lalu sebaiknya diusut tuntas dan jangan didiamkan agar tidak lagi terulang kasus serupa. Koordinator Human Elephant Conflict Officer World Wide Fund for Nature (WWF) Riau, Nurcholis Fadli kepada Antara di Pekanbaru, Senin (6/3), mengatakan, pihaknya menginginkan kematian gajah itu ditindaklanjuti dengan mencari siapa pelakunya…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 7 MARET 2006, HAL. 15

HABITAT PENYU HIJAU TERANCAM
Pengelolaan Pulau Bengkaru di Kepulauan Banyak, Kabupaten Singkil, perlu dievaluasi sebab, pulau tempat bertelur penyu hijau (Chelonia mydas) dan penyu belimbing (Dermochelys coriaceae) itu ternyata diserahkan pemerintah kabupaten kepada pengusaha telur penyu.Setiap hari sekitar seribu telur penyu hijau dan penyu belimbing dari salah satu pulau terluar di Indonesia yang berjarak sekitar 58 mil dari kota Singkil itu diambil dan dijual bebas oleh pengusaha yang memenangi lelang. Ini bukan mustahil mengancam habitat penyu yang terancam punah tersebut…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 MARET 2006, HAL. 15

DANA REBOISASI MINIM
Meluasnya lahan kritis di Kalimantan Tengah antara lain akibat minimnya dana reboisasi hutan. Pemerintah hanya mengembalikan 40 persen dana reboisasi yang disetor daerah. Sementara itu, sejumlah perusahaan pemegang HPH mencoba melakukan reboisasi dengan menanam meranti. Kalteng menyumbang banyak dana reboisasi kepada pemerintah, namun hanya mendapat 40 persen sebab 60 persen lainnya dikelola pusat dan dibagi-bagi ke daerah lain …..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 MARET 2006, HAL. 24

LAHAN HUTAN : KAWASAN GUNUNG SELOK DIKAPLING PENDUDUK
Penduduk mengapling Taman Wana Wisata Gunung Selok di Desa Adiraja, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap, yang dikelola Perum Perhutani Banyumas Timur, Provinsi Jawa Tengah.Ratusan penduduk dalam enam kelompok membagi lahan bekas hutan lindung itu yang tahun 1977- 1988 dibabat habis penduduk. Humas Perhutani Banyumas Timur Agung Riyanto yang diminta konfirmasinya, Selasa (7/3), membenarkan adanya aksi itu…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 MARET 2006, HAL. 24

MENOLAK KREDIT PERUSAHAAN HITAM: KEMENTERIAN LH MENGAKUI SUSAH MENYERET PERUSAHAAN HITAM KE PENGADILAN
Susah menyeret perusahaan perusak lingkungan ke pengadilan, Menteri Negara Lingkungan Hidup memilih mendekati Bank Indonesia. Untuk kali kesekian, Menneg LH, Rachmat Witoelar, menyambangi BI, Senin (7/3)………….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 8 MARET 2006, HAL. 22

LIMBAH : DUA TAHUN IPAL RSUD BEKASI RUSAK
Fasilitas instalasi pengolahan air limbah, atau IPAL, milik Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi ternyata sudah tidak berfungsi sejak tahun 2004. Kondisi itu disebabkan lahan IPAL ambles sedalam satu meter sehingga mematahkan sejumlah pipa saluran dari bak penampungan sementara ke instalasi pengolahan.Akibatnya, limbah cair dari kegiatan rumah sakit dikhawatirkan merembes ke tanah dan mencemari air Kali Bekasi…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 8 MARET 2006, HAL. 26

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup