KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENAMBANGAN BATU DAN PASIR HARUS DIHENTIKAN
Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, Kamis (9/3) di Ambon meminta masyarakat untuk menghentikan penagmbilan pasir dan batu dari laut. Penambangan liar ini menyebabkan abrasi parah di sepanajng pantai. Akibat abrasi, gelombang pasang menghancurkan infrastruktur, Gelombang pasang yang melanda sejumlah wilayah pesisir di Maluku pekan lalu telah mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur seperti jalan dan permukiman warga……… BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUM’AT 10 MARET 2006, HAL. 24

LOKASI TERPENCIL MENJADI KENDALA PROGRAM
Pelaksanaan program reboisasi hutan di Kalimantan Tengah terkendala oleh terpencilnya lokasi, juga terkendala masih perlunya konsolidasi di Kabupaten pemekaran. Untuk lokasi terpencil tak ada kontraktor mau menggarap program itu karena dinilai tidak ekonomis. “Untuk menyerahkan pengelolaan pada kelompok tani atau masyarakat juga tak mungkin sebab lokasi lahan kritis jauh dari permukiman,” kata Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Katingan Yopeth P Nandjan melalui Kepala Bidang Pembinaan Hutan Bani Aldzie, Kamis (9/3) di Kasongan ibu kota Katingan, Kalimanatan Tengah………..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUM’AT 10 MARET 2006, HAL. 24

REHABILITASI BAKAU UNTUK KEBERADAAN KEPITING
Dalam tiga tahun terakhir, masyarakat Dusun Teluk Lombok, Kecamatan Sangatta Selatan, di Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur (Kaltim) merehabilitasi 10 hektar hutan bakau di pesisir taman nasional tersebut. Upaya mata pencarian mereka menangkap kepiting……………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUM’AT 10 MARET 2006, HAL. 24

Sumber:
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup