KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

MENANTI MUSIBAH DARI KEHANCURAN LINGKUNGAN
Aktivitas penambangan batu bara tanpa izin (illegal mining) atau lebih dikenal peti di Kalimantan Selatan (Kalsel) sudah berlangsung lama dan melibatkan jaringan kejahatan lingkungan terorganisasi dan sistematis. Maraknya kegiatan penambangan liar ini tidak lepas dari peran serta aparat yang mempunyai kekuasaan. Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalsel, Berry Nahdian Furqon kegiatan penambangan liar di Kalsel telah memicu terjadinya kerusakan lingkungan hebat seperti bencana kekeringan dan banjir……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 10 NOPEMBER 2005, HAL. 14

MASYARAKAT SEKITAR MENDUKUNG KEGIATAN TAMBANG
Kegiatan pertambangan tanpa izin berdampak negatif terhadap hilangnya kekayaan negara seperti pajak dan royalti. Selain itu, kegiatan pertambangan yang dilakukan secara serampangan berdampak terhadap kerusakan lingkungan.Karena itu, Polda Kalsel beserta jajaran di daerah terus-menerus berupaya memberantas pertambangan tanpa izin dengan operasi penertiban di lapangan. Hasilnya cukup memuaskan, di antaranya penyitaan alat berat serta hasil tambang……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS, 10 NOPEMBER 2005, HAL. 14

KAWASAN KONSERVASI BELUM BISA IMBANGI PERTAMBAHAN KERUSAKAN
Hampir setiap tahun pemerintah menetapkan kawasan konservasi baru, tetapi pada saat bersamaan luasan kerusakan terus bertambah. Baik yang bersumber dari bencana alam seperti longsor hingga penebangan liar.Ancaman paling mutakhir adalah rencana pembukaan hutan, termasuk hutan lindung dan taman nasional 1,8 juta hektar di jantung Pulau Kalimantan untuk perkebunan kelapa sawit. Alasannya, untuk pengembangan kawasan perbatasan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 10 NOPEMBER 2005, HAL. 13

KONTROVERSI GEOTHERMAL BEDUGUL : TUNGGU KEPUTUSAN PEMERINTAH PUSAT
Wakil Ketua DPRD Bali Gusti Ketut Adhiputra mengemukakan, Rabu (9/11), pemerintah pusat hendaknya memerhatikan keputusan yang telah dibuat DPRD dan Gubernur Bali untuk menghentikan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di Bedugul.Secara terpisah, Kepala Bapedalda Bali Ni Wayan Sudji menambahkan, meski analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) layak, namun keputusan tetap menunggu pemerintah.Pernyataan tersebut disampaikan berkaitan dengan pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro bahwa pemerintah tetap akan melanjutkan proyek PLTPB di Bedugul, Senin (7/11)…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 10 NOPEMBER 2005, HAL. 24

TANAH LONGSOR : TIGA TEWAS TERTIMBUN DI LOMBOK TENGAH
Sedikitnya tiga penduduk Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, tewas tertimbun longsoran tanah, Rabu (9/11) sekitar pukul 10.30 Wita. Sedangkan tiga lainnya selamat meski mengalami luka-luka.Para saksi mata mengatakan, saat itu puluhan pekerja tengah mengerjakan gorong dan fondasi sebuah jembatan di Sungai Bengkang yang menghubungkan Dusun Sintung dan Dusun Pagutan…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS, 10 NOPEMBER 2005, HAL. 25

KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM HAYATI DAN EKOSISTEMNYA
Indonesia menduduki posisi kedua dari tujuh megabiodiversity country di dunia. Dengan luas wilayah yang hanya 1,3 persen dari daratan di dunia, Indonesia menjadi tempat hidup bagi 10 persen tumbuhan berbunga, 12 persen mamalia, 16 persen reptil dan amfibi, 17 persen burung, serta 25 persen ikan dunia……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 10 NOVEMBER 2005, HAL. B9

TRANS KALIMANTAN KEBANJIRAN
Akibat tingginya curah hujan sejak dua pekan lalu di Provinsi Kalimantan Tengah, air di Sungai Kahayan meluap dan sejumlah titik jalan Trans-Kalimantan Palangkaraya Banjarmasin terendam air. Ruas yang digenangi air tepatnya diantara Desa Mintin dan Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 10 NOVEMBER 2005, HAL. A8

Sumber:

KBUA Perpusatakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup