KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

RIBUAN HEKTARE LAHAN EKS HPH DI RIAU TERBAKAR
Kebakaran lahan kembali terjadi di Provinsi Riau. Selama dua pekan terakhir, ribuan hektar lahan bekas sembilan perusahaan pemegang hak pengusahaan hutan terbakar. Akibatnya, asap mulai menutupi udara di Riau. Angin yang berembus ke Samudra Hindia bahkan membawa asap hingga ke Sumatera Utara.Dari pantauan satelit, titik-titik api dipastikan berada dalam kawasan lahan eks hak pengusahaan hutan (HPH). Berdasarkan laporan itu, titik api tersebut ada di sembilan eks HPH. Namun, menurut Khairul, ribuan hektar lahan itu tidak lagi bagian dari kawasan HPH……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 14 MARET 2006, HAL. 15

KERUSAKAN POHON BAKAU MENCAPAI 95.000 HEKTARE
Kerusakan bakau di Delta Mahakam mencapai 95.000 hektar dari luasan 100.000 hektar. Itu terjadi karena perubahan lahan bakau menjadi tambak disertai dengan sedimentasi sungai.Total luas Delta Mahakam 150.0000 hektar di muara Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Seluas 50.000 hektar merupakan daerah pengairan yang kini mengalami sedimentasi dan pencemaran dari daerah hulu.Menurut Bapedalda, sisa lahan bakau di pesisir Kalimantan Timur 447.000 hektar. Luasan bakau di Delta Mahakam setara 22,37 persen dari total luasan bakau pesisir ……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 14 MARET 2006, HAL. 24

PENEBANGAN LIAR RUIGIKAN NEGARA RP.27,5 MILIAR
Aktivitas penebangan liar di Kalimantan Tengah selama tahun 2005 merugikan negara Rp 27,542 miliar. Terdapat 365 tindak pidana penebangan liar dengan tersangka 366 orang.Barang bukti yang disita polisi selama tahun 2005 sedikitnya 23.904,28 meter kubik kayu, 94.784 potong kayu, dan 4.662 buah kayu olahan. Turut disita 20 alat berat, 36 kapal layar motor, 75 truk, 41 kelotok, dan alat lainnya.Praktik penebangan liar disinyalir masih terjadi di Kalimantan Tengah. Pada Januari 2006 saja, misalnya, di Kabupaten Kotawaringin Timur tercatat 57 kasus penebangan liar, 19 kasus di antaranya diserahkan ke kejaksaan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 14 MARET 2006, HAL. 24

BERSETERU DENGAN MANUSIA , 16 GAJAH MATI
Temuan dua bangkai gajah yang terbunuh di dekat lokasi Pusat Latihan Gajah Minas, Pekanbaru, Riau, Minggu (12/3), menjadikan jumlah gajah yang dibunuh di Riau menjadi sebanyak 16 ekor selama empat bulan terakhir. Ini merupakan jumlah korban gajah terbanyak dalam beberapa tahun terakhir.Pembunuhan gajah dipicu masalah gangguan gajah terhadap masyarakat. Dua pekan lalu gajah mengamuk di Balai Raja, Kabupaten Bengkalis, menghancurkan perkebunan serta belasan rumah warga…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 14 MARET 2006, HAL. 24 BERITA TERKAIT: MENHUT; MEREKA BERBURU GADING, REPUBLIKA, SELASA 14 MARET 2006, HAL. 22

PERBURUAN BABI ANCAM KEBERADAAN HARIMAU SUMATERA
Terjadinya kerusakan hutan dan aktivitas berburu babi di sejumlah wilayah, terutama di kawasan Suaka Alam Bukit Barisan, Provinsi Sumatera Barat, menjadi ancaman besar bagi keberadaan satwa langka harimau sumatera. Menurut Pejabat Penyidik Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumbar, Djoko Sumarjo mengamuknya harimau di beberapa daerah di Sumbar beberapa waktu lalu, seperti di Kabupaten Pasaman, 50 Kota, dan Padang Pariaman, merupakan indikasi kian terancamnya habitat binatang langka tersebut….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 13 MARET 2006, HAL.15

LINGKUNGAN RUSAK WARGA JAKARTA TERANCAM SAKIT GINJAL
Kerusakan hutan tidak hanya berakibat buruk bagi daerah yang banyak hutannya, tetapi juga berimbas ke kota besar seperti Jakarta. Salah satu dampak buruk dari kerusakan hutan tersebut, yakni terjadinya defisit air. Menurut Menteri Kehutanan M.S Kaban di Jakarta, air tanah semakin dalam, sebaliknya air laut semakin penetrasi ke darat membawa kadar kapur yang banyak. Jika dikonsumsi, itu berbahaya bagi kesehatan masyarakat dan akan banyak warga Jakarta yang sakit ginjal akibat airnya bercampur kapur….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 13 MARET 2006, HAL.19

KASUS PENCEMARAN BERHENTI DI LABORATORIUM : KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIUDP SEPERTI MACAN OMPONG
Di pengujung bulan lalu, puluhan nelayan di perairan Kepulauan Seribu punya kesibukan baru. Selain menjaring ikan, mereka sibuk mengumpulkan gumpalan hitam kenyal. Itu bukan agar-agar, melainkan minyak mentah. Namun, Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, seperti biasa, tetap mengambil contoh pencemaran dari lokasi, agar bisa dicek di laboratorium, dari mana datangnya sampah.Di mata Hairuddin sebagai aktivis lingkungan, formalitas seperti itu tak bermakna apa-apa. Tetap ada keraguan karena hasilnya tidak pernah konkret.Bukan apa-apa, tak pernah ada yang kena tuding dari kantor itu. “Seperti kasus terdahulu, biasanya menguap di Kementerian Lingkungan Hidup alias hilang begitu saja….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 14 MARET 2006, HAL. A12

PERUSAK HUTAN KOTA AKAN DITINDAK: WARGA MERUSAK HUTAN KOTA KARENA INGIN MENGGUNAKAN LAHANNYA
Pemerintah Kotamadya Jakarta Timur akan menindak tegas pelaku perusak hutan kota. Pasalnya, hutan kota diwilayah Jakarta Timur yang berjumlah lima buah sering dirusak oleh warga…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 14 MARET 2006, HAL. 6

TARGET KAWASAN HIJAU TAK AKAN TERCAPAI
Memasuki kota Jakarta terasa sinar matahari menyengat kulit. Kening-kening mengerenyit menahan sinar matahari agar tidak mengenai mata. Kian hari Jakarta kian panas saja. Pohon-pohon pelindung ditebang dan digantikan hutan baja konstruksi di hampir seluruh pelosok kota…BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 14 MARET 2006, HAL 6

Sumber:
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup