KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KESADARAN MEMELIHARA HUTAN SANGAT RENDAH
Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengatakan, kesadaran bangsa Indonesia menjaga dan melestarikan hutan masih sangat rendah. Hutan dieksploitasi, dikonversi, akhirnya terfragmentasi dan mengancam kehidupan flora dan fauna…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. 12

LELANG KAYU DIMANIPULASI
Departemen Kehutanan melaporkan dugaan manipulasi empat proses lelang kayu sebanyak 29.000 meter kubik ke polisi. Akibat pemenangan lelang kayu dengan harga dibawah standar tersebut negara dirugikan sekitar Rp 50 miliar…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. 18

LIMBAH BATU BARA CEMARI RIAM KIWA
Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah Kalimantan Selatan memberikan teguran kepada perusahaan pertambangan batu bara PT Tanjung Alam Jaya untuk memperbaiki sistem pembuangan air limbah penambangan yang menuju Sungai Riam Kiwa, Kabupaten Banjar, Kalsel……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. 24

BKSDA PERKETAT PENGAWASAN
Balai Konservasi Sumber Daya Alam Lampung memperketat pengawasan di Taman Wisata Bumi Kedaton menyusul matinya dua satwa dilindungi dalam waktu berdekatan. TWBK hingga kini belum memiliki izin sebagai kawasan konservasi…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. 24

LANTUNG MEMBAHAYAKAN PESUT
Pencemaran lantung (Sludge oil) yang diduga akibat tumpahan minyak tanah secara terus-menerus dan berlangsung lama di Teluk Balikpapan, Kalimantan, belum lama ini menjadi ancaman paling serius terhadap pesut (Orceaella brevirostris). Kawasan pesut yang biasa muncul satu kelompok enam hingga delapan ekor kini terlihat sekitar tiga ekor…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. 24

SEORANG WARGA TEWAS TERSERET AIR
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bali Nyoman Sudiana mengakui banjir di Denpasar menyusul hujan deras sekitar enam jam, Senin (12/12) malam, terjadi karena terlambatnya pembukaan pintu-pintu air. Bencana tersebut menewaskan Kadek Sri Wahyuni (21), warga Karangasem, yang terseret air di Banjar Benaya, Denpasar Barat……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. 25

LONGSOR DAN BANJIR MELANDA TRENGGALEK
Tanah longsor dan banjir bandang yang melanda Kecamatan Watulimo dan Munjungan, Trenggalek, Jawa Timur menyebabkan seorang korban tewas dan empat desa terisolasi. Banjir dan longsor di Munjungan menyebabkan 49 rumah rusak, enam di antaranya rata dengan tanah. Aliran listrik dari jaringan telepon, baik reguler maupun seluler di seluruh Munjungan putus total………… BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. A11

EMPAT KECAMATAN TIMOR UTARA TERISOLASI
Masyarakat di empat kecamatan di utara timur barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur terisolasi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah itu secara terus menerus sepekan terakhir. Empat kecamatan itu Amfong Timur, Amfoang Utara, Ambang Timur, Ambang Barat Daya dan sebagian wilayah Kecamatan Fatuleu. Transportasi darat yang menghubungkan empat kecamatan itu dengan Kota Kupang lumpuh akibat sulitnya medan….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. A12

BANJIR DI DENPASAR, SEORANG TEWAS
Banjir besar melanda Denpasar dan sekitarnya, Senin (12/12) malam. Kemarin siang air sudah menurun, tapi seorang dilaporkan tewas dan puluhan rumah masih terendam air…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. A12

MENINGKATKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN
Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Menurut Menteri LH dalam pembukaan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) di Sea World, Ancol, kemarin. Lingkungan Hidup adalah sumber kehidupan manusia. Lingkungan tidaklah sesuatu yang mati, sehingga harus dijaga keberadaannya…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. 24

KASUS KAYU ILEGAL DILIMPAHKAN
Kejaksaan Negeri Tuapejat, Mentawai, Sumatera Barat, kemarin melimpahkan berkas kasus 13 ribu kubik kayu ahsil pembalakan liar di Pulau Sipora, kabupaten Kepulauan Mentawai, ke pengadilan Negeri Padang……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. A12

PRODUK INDUSTRI LOKAL PERLU SERTIFIKASI AMAN LINGKUNGAN
Menurut Kepala Bidang Standarisasi Manajemen Lingkungan (SML) Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Euis Ekawati Sertifikasi terhadap produk yang aman lingkungan perlu segera dibentuk guna meningkatkan daya saing industri dalam negri terhadap produk luar negeri bersertifikat ecolabel yang kini banyak membanjiri pusat-pusat belanja lokal. Selain, pengakuan ramah terhadap lingkungan, sertifikasi ini otomatis menandakan produk yang aman bagi konsumen…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 DESEMBER 2005, HAL. 15

HUTAN MANGROVE DI LAMPUNG TINGGAL 20 PERSEN
Hutan mangrove (tanaman bakau) di sejumlah wilayah pesisir Provinsi Lampung saat kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Menurut Lembaga Penelitian (LP) Universitas Lampung (Unila) , tanaman mangrove di beberapa pesisir hanya tinggal 5 hingga 20 persen saja, bahkan ada yang hilang sama sekali……… BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 14 DESEMBER 2005, HAL. 21

HARMONISASI SUMBER DAYA KUNCI SUKSES PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Menurut Rokhmin Dahuri Indonesia harus belajar dari Republik Rakyat Cina (RRC) dalam mengelola sumber daya alamnya secara berkelanjutan. Dengan melakukan harmonisasi dimensi ekonomi, ekologi, dan sosial, pengelolaan sumber daya alamnya, RRC mampu memaksimalkan sumber daya alam bagi sebesar-besarnya kemakmuran bangsanya. Salah satu contoh keberhasilan itu bisa dilihat pada pembangunan di Provinsi Kepulauan Xiamen. Provinsi ini berhasil menerapkan zonasi pemanfataan sumber daya alam yang menjamin keberlanjutan pengelolaannya di masa depan……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 DESEMBER 2005, HAL. 15

BATERAI PANASONIC RAIH PERINGKAT HIJAU
PT Panasonic Gobel Battery Indonesia (PGBI), salah satu pelopor manufaktur baterai dan senter di Indonesia, memperoleh penilaian sebagai perusahaan dengan peringkat hijau Proper 2004/2005 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), demikian dikemukakan oleh Staf Ahli Bidang Sosial dan Kemitraan KLH, Dr Hendri Bastaman, dalam suatu acara di PGBI beberapa waktu lalu. Dalam siaran pers yang diterima Pembaruan di Jakarta, Selasa (13/12) pagi, disebutkan oleh Hendri Bastaman bahwa PGBI menjadi satu dari 23 perusahaan yang meraih peringkat hijau dan menyisihkan 443 perusahaan lainnya…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 DESEMBER 2005, HAL. 15

Sumber:

KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup