KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KAMPANYEN LINGKUNGAN HIDUP CENDERUNG MANIPULATIF
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai kampanye-kampanye mengenai lingkungan hidup di berbagai media di Tanah Air, selama ini cenderung manipulatif. Upaya-upaya manipulatif tersebut dibungkus dengan rapi melalui gerakan-gerakan hijau bertema lingkungan baik yang dilakukan oleh masyarakat, perusahaan, maupun pemerintah…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 30 DESEMBER 2008, HAL. 6

JABAR DAERAH PALING BANYAK LONGSOR
Provinsi Jawa Barat (Jabar) sepanjang tahun 2008 termasuk daerah paling banyak mengalami bencana alam akibat gerakan tanah. Data dari Pusat Vukanologi Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Departemen Sumber Daya Energi dan Mineral (ESDM) mencatat, ada 63 kejadian atau 55 persen dibandingkan daerah lain, berupa gerakan tanah atau longsor…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 31 DESEMBER 2008, HAL. 4

TAHUN DEPAN INTENSITAS BENCANA MAKIN TINGGI
Program kesiapsiagaan masyarakat atau Community Preparedness (Compress) tentang bencana perlu terus dilakukan meski pendanaannya telah selesai tahun ini. Menurut Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI Jan Sopaheluakan masyarakat perlu diberi pengetahuan tentang kesiapsiagaan menghadapi bencana. Sebab, tahun depan intensitas bencana akan makin tinggi……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 31 DESEMBER 2008, HAL. 5

TERUMBU KARANG DI ACEH BERSEMI KEMBALI
Tim peneliti dari Wildlife Conservation Society melaporkan kabar gembira bahwa terumbu karang di pesisir barat Aceh yang pernah dihantam tsunami empat tahun lalu kembali pulih. Ini adalah sebuah proses yang sangat cepat, mengingat pemulihan itu pernah diperkirakan membutuhkan waktu sampai sepuluh tahun. Kelompok konservasionis yang berbasis di New York, Amerika Serikat, itu juga mengungkapkan bahwa terumbu karang yang sudah rusak sebelum terjangan tsunami pun ikut bersemi……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 31 DESEMBER 2008, HAL. A13

KASUS PEMBALAKAN LIAR DI RIAU : KAPOLRI SESALKAN KEJAKSAAN
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Bambang Hendarso Danuri beralasan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) atas 13 perusahaan yang diduga melakukan pembalakan liar di Riau oleh institusinya semata-mata untuk memberi kepastian hukum. Menurut Bambang, berkas kasus-kasus tersebut telah dilimpahkan ke Kejaksaan, namun selalu ditolak………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 31 DESEMBER 2008, HAL. A3

PEMBALAKAN LIAR TAMBAH MARAK
Kasus pembalakan liar di Kalimantan selama tahun 2008 bertambah marak. Di Kalimantan Barat, pembalakan liar cenderung meningkat baik kuantitas maupun kualitasnya. Di Kalimantan Timur, meskipun ratusan kasus ditangani, penanganan hukumnya banyak yang belum tuntas.Seiring dengan peningkatan kasus pembalakan liar, bencana ekologis berupa bencana banjir di Kalimantan juga makin meluas……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 31 DESEMBER 2008, HAL. 22

Sumber :
Perpustakaan KLH