Ringkasan Berita Media Massa (22/03/2006)

TITIK API DITEMUKAN DI LAHAN MILIK PERUSAHAAN MALAYSIA Berdasarkan data Dinas Perkebunan Riau, ada delapan perusahaan perkebunan kepala sawit yang beroperasi di Riau. Dari delapan perusahaan itu, tiga di antaranya pada 17-19 Maret 2006 terbakar lahannya. Delapan perusahaan perkebunan Malaysia yang beroperasi di Riau itu adalah PT Adei Plantations di Pelalawan dan Bengkalis, PT Multi [...]

22 Mar 2006 09:34 WIB

TITIK API DITEMUKAN DI LAHAN MILIK PERUSAHAAN MALAYSIA
Berdasarkan data Dinas Perkebunan Riau, ada delapan perusahaan perkebunan kepala sawit yang beroperasi di Riau. Dari delapan perusahaan itu, tiga di antaranya pada 17-19 Maret 2006 terbakar lahannya. Delapan perusahaan perkebunan Malaysia yang beroperasi di Riau itu adalah PT Adei Plantations di Pelalawan dan Bengkalis, PT Multi Gambut di Indragiri Hilir dan Pelalawan, PT Aneka Inti Persada di Siak, PT Tunggal Mitra Plantations di Rokan Hilir, PT Bumi Reksa Nusa Sejati di Rokan Hilir, PT Lahan Tani Sakti di Rokan Hilir, PT Bina Fitri di Siak, PT Jatim Raya Perkasa di Rokan Hilir………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 22 MARET 2006, HAL.24

KASUS NEWMONT : KONTRAK PERLU MELIBATKAN DAERAH
Gubernur NTB H Lalu Serinata hari Senin (20/3) di Mataram mengingatkan perlunya evaluasi dan revisi aturan serta ketentuan dalam kontrak karya dengan melibatkan daerah. Selama ini kontrak karya hanya dibicarakan dan disetujui oleh pemerintah pusat.Sementara itu, Selasa (21/3) di Mataram, Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) Ajun Komisaris Besar HM Basri menjelaskan, Kepolisian Resor Sumbawa, NTB, telah meminta keterangan empat saksi sehubungan dengan pembakaran base camp eksplorasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) di Bukit Elang, Desa Tatebal, Minggu (19/3)……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 22 MARET 2006, HAL.25

SEPULUH INCENERATOR BELUM MEMILIKI ALAT UJI EMISI
Sebanyak sepuluh incenerator yang ada di Jakarta Timur belum memiliki alat pemeriksa uji emisi buang hasil pembakaran limbahnya. Dua incenerator bahkan berada di puskesmas. Incenerator yang merupakan mesin pembakar limbah bahan berbahaya dan beracun dapat menghasilkan emisi buang beracun…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 22 MARET 2006, HAL. 6

KERINGNYA MATA AIR KAMI
Berkurangnya debit mata air Bebeng menjadi pertanda buruk suatu mata air akan kering. Mata air merupakan air tanah yang memancar keluar dari permukaan tanah karena permukaan air tanah naik. Jika permukaan air tanah turun karena pasokannya berkurang, mata air pun akan mengering….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 22 MARET 2006, HAL.13

AGAR GAJAH TAK LAGI TERUSIK
Konflik antara gajah dan manusia kembali mencuat. Sejak dahulu perseteruan antara manusia dengan gajah, harimau, atau hewan lainnya, selalu berawal dari ketidakseimbangan ruang manusia dengan hewan-hewan tersebut. Gajah atau harimau selalu disebutkan sebagai binatang perusak kebun, permukiman, atau pemangsa hewan ternakPadahal filosofi alamiah yang berlaku, hewan cenderung menjauhi manusia dan tidak akan menyerang manusia jika mereka tidak terdesak ….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 21 MARET 2006, HAL.13

PERJANJIAN ITIKAD BAIK DENGAN NEWMONT BUKA PELUANG KORUPSI
Perjanjian iktikad baik antara pemerintah dengan PT Newmont Minahasa Raya (NMR) dinilai membuka peluang terjadinya korupsi. Pemerintah harus bisa memastikan penerimaan uang dari perjanjian itu masuk dalam kategori penerimaan negara bukan pajak atau tidak. Jika tidak dipastikan, akan mudah sekali uang yang diterima untuk proses pembangunan berkelanjutan dan pemantauan ilmiah di Teluk Buyat, diselewengkan….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 21 MARET 2006, HAL.15

ANCAMAN PENYEDIAAN ENERGI BERKELANJUTAN
Energi sesungguhnya merupakan hal penting bagi suatu negara, bahkan bisa menjadi salah satu faktor penentu tindakan politik luar negeri baik negara produsen maupun konsumen energi. Penyediaan energi secara berkelanjutan dengan harga yang dapat dijangkau merupakan harapan semua negara. Apabila energi tidak dapat dipenuhi secara berkelanjutan, maka hal ini menjadi suatu bencana karena akan menghambat pertumbuhan ekonomi yang dapat meningkatkan jumlah pengangguran, orang miskin dan angka kejahatan….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 21 MARET 2006, HAL.8

HUTAN, BANJIR DAN TEKNOLOGI
Ketika teknologi untuk mengatasinya belumlah memadai, potensi bencana hidrometeorologi (dipicu air) diprediksikan akan terus meningkat frekuensi maupun intensitasnya. Menurut Menristek, Kusmayanto Kadiman, dalam seminar bencana banjir bandang dan solusinya, diakibatkan pengaruh perubahan iklim, degradasi lingkungan dan fenomena global……..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 22 MARET 2006, HAL. 22

Sumber:
Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup

Kerjasama

  • Luar Negeri
  • Dalam Negeri
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor
    • sponsor