KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

TINGKATKAN KEMITRAAN : PERKUAT ASIA EROPA UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
Tingkat kerusakan lingkungan di berbagai belahan dunia kian parah seiring dengan pesatnya perkembangan industri. Untuk mensinergikan kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan, perlu ada kerja sama antarnegara di kawasan Asia dan Eropa dengan melibatkan semua pihak. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, dalam Konferensi Forum Lingkungan Asia-Eropa, Rabu (23/11), di Jakarta, Perubahan lingkungan yang sangat cepat menimbulkan isu global berkaitan dengan kerusakan lingkungan di satu negara yang berdampak pada negara-negara lain dan belajar dari kesalahan, konsep pembangunan berkelanjutan dapat diimplementasikan dengan lebih baik…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL. 13

DI JAKARTA TERANCAM MINIMNYA SUPLAI
Hasil penelitian suplai air tanah di Jakarta menunjukkan, daur hidrologi ternyata tidak membawa air dari kawasan Bogor masuk ke cekungan air tanah Ibu Kota. Konsekuensinya adalah perlunya konservasi dan pengawasan eksploitasi air tanah untuk mencegah datangnya krisis.Menurut penelitian yang dikerjakan tiga peneliti itu, air tanah dari Bogor menuju Jakarta terhalang formasi batuan masif Bojong Manik dan Kelapa Dua â€â€?yang usianya lebih tua dari lapisan batuan di bawah Jakarta……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL. 13

BADAK JAWA DIJAJAKI UNTUK TRANSLOKASI
Tiga wilayah yaitu Taman Nasional Gunung Halimun (Jawa Barat), Taman Nasional Tesso Nilo (Riau), dan Taman Nasional Berbak (Jambi) kini dijajaki kemungkinannya sebagai habitat kedua badak jawa, selain yang selama ini ada yaitu di Taman Nasional Ujung Kulon.Ketiga tempat tersebut oleh Program Spesies World Wildlife Fund (WWF) Indonesia mulai 2004 disurvei sebagai tempat translokasi. Menurut Adhi Rachmat Hariyadi, Wakil Manajer WWF Project Ujung Kulon, saat ini kondisi badak jawa telah mencapai 50 ekor dengan pola kelahiran 2-3 anak badak setahun……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL. 13

LONGSOR DI JALUR PALOPO-TANA TORAJA
Memasuki musim hujan, jalur Palopo-Tana Toraja sepanjang 61 kilometer rawan longsor. Sejak hujan deras turun dalam beberapa hari ini, sedikitnya ada delapan titik longsor di jalur itu.Menurut pemantauan Kompas, Rabu (23/11), longsor paling parah terjadi di Kilometer 8 dan Kilometer 9 atau sekitar 50 kilometer dari Rantepao, kota wisata di Tana Toraja.Kendati petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Palopo sudah bekerja keras membersihkan sisa-sisa longsoran, material longsoran masih menggunung di sisi tebing. Kepala Sub-unit Prasarana Wilayah Luwu Selatan DPU Kota Palopo Marcus Singku di lokasi kejadian mengatakan, longsor di Kilometer 9 terjadi sejak Senin……….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL. 24

PENGENDALI BANJIR BELUM OPTIMAL
Berbagai proyek pengendali banjir di Jakarta hingga 2005 belum optimal diupayakan pemerintah. Di antaranya untuk rencana pembangunan Banjir Kanal Timur yang menyodet lima kaliâ€â€?Kali Cipinang, Sunter, Buaran, Jati Kramat, dan Cakungâ€â€? hingga kini masih tersendat masalah pembebasan lahan. Menurut anggota Komisi D, Fathi R Shidiq , rencana pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT) itu sangat prinsip dibutuhkan untuk pengendali banjir di Jakarta……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL. 28

LINGKUNGAN : KUALITAS UDARA DAN AIR MAKIN BURUK
Menteri Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar mengatakan penurunan kualitas udara di berbagai kota di Indonesia sangat nyata dan berdampak negatif pada kesehatan masyarakat. ”Dampak kesehatan timbel dalam bahan bakar bensin sudah banyak diketahui. Terutama penyakit hipertensi, jantung koroner, dan khususnya penurunan IQ pada anak,” ujar Rachmat Witoelar kepada wartawan, baru-baru ini di Jakarta. Pernyataan Rachmat ini berkaitan dengan hasil pemantauan kualitas bahan bakar bensin dan solar di 10 kota besar, yang dilakukan oleh Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) baru-baru ini……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL. 24

ACEH TERCEMAR LOGAM BERAT
Tim peneliti Wahana Lingkungan Hidup mengungkapkan, tanah dan sumber air di lima kabupaten di Aceh, yakni Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Utara, Aceh Barat, dan Aceh Tengah, tercemar logam berat. Pencemaran ini akibat tsunami 26 Desember lalu, yang membebaskan deposit logam berat di dalam bumi dan menghancurkan tempat penampungan limbah industri di sekitar pantai…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL A9. BERITA TERKAIT : TANAH ACEH KANDUNG LOGAM BERAT, REPUBLIKA, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL 3

TAHUN 2005 , TAHUN TERAKHIR PENGGUNAAN TIMBEL DALAM PREMIUM
Selama ini pemerintah menunda-nunda penghapusan penggunaan timbel (Pb) sebagai zat aditif pada bahan bakar minyak, khususnya bensin jenis premium. Alasan penundaan itu adalah ketidaksiapan infrastruktur kilang pengolahan minyak mentah yang dapat memproduksi bahan bakar ramah lingkungan. Namun, akibat penundaan itu kualitas lingkungan di beberapa kota besar di Indonesia semakin parah. Emisi gas buang yang dikeluarkan kendaraan bermotor sudah melewati ambang batas. Parahnya kandungan timbel yang ada dalam bahan bakar itu membuat Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar menyatakan tahun 2005 adalah tahun terakhir penggunaan timbel sebagai zat aditif pada bahan bakar minyak……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 23 NOPEMBER 2005, HAL.15

PEMANFAATAN AIR TANAH JAKARTA SUDAH 60 PERSEN DI ATAS AMBANG BATAS
Hingga saat ini belum ada teknologi yang mampu menyuntikkan kembali kandungan air tanah untuk mengatasi penurunan permukaan (land subsident). Hal ini terjadi karena adanya pemanfaatan air tanah yang berlebihan dan tidak terkendali. Seperti di Jakarta, pemanfaatan air tanah sudah melampaui 60 persen ambang batas aman (safe yield). Akibatnya, pada daerah-daerah tertentu terjadi penurunan permukaan hingga lebih dari lima meter…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 23 NOPEMBER 2005, HAL.15

PEMERINTAH FASILITASI PERTAMBANGAN DI HUTAN LINDUNG
Kementerian Lingkungan Hidup siap memfasilitasi teknologi dan asistensi pengolahan limbah pertambangan di hutan lindung. Upaya ini untuk mengantisipasi kemungkinan operasional 13 perusahaan pertambangan yang telah diberi izin kontrak karya pada masa Orde Baru…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL A9

JAKARTA BANGUN TEMPAT SAMPAH
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan membangun empat tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di dalam kota mulai 2007. Sutiyoso menjamin tempat pembuangan sampah yang berada di dalam kota ini tidak menimbulkan pencemaran lingkungan, apalagi merusak lingkungan sekitar…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL C10. BERITA TERKAIT : DKI AKAN BANGUN TPST INDOOR DI KELURAHAN. REPUBLIKA, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL. 6

JATAH TEBANGAN KAYU NAIK TAJAM KABAN DILOBI PENGUSAHA KAYU
Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban tahun depan menaikkan jatah tebangan kayu di hutan alam sebesar 50 persen. Jatah itu naik dari tahun ini sebesar 5,45 juta menjadi 8,1 juta meter kubik. Padahal laju kerusakan hutan meningkat…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL B18

REHABILITASI HUTAN 2005 TANPA TENDER
Menteri Kehutanan Malam Sambat Kaban mengungkapkan, pelaksanaan Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan lahan 2005 tanpa melalui proses tender. Kalau tender sudah habis waktunya, jadi pemilihan pelaksanaan program ini melalui penunjukan langsung……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL A23

NEGARA-NEGARA ASIA DAN EROPA MEMPERBICANGKAN MASALAH-MASALAH LINGKUNGAN HIDUP
Menteri Negara Lingkungan Hidup dan juga menjabat Presiden Dewan Pemerintah UNEP Hidup Rachmat Witoelar mendesak negara-negara di Asia dan Eropa untuk melakukan tindakan mencegah kemerosotan lebih jauh lingkungan hidup di Asia. Menurut Rachmat Witoelar kebanyakan masalah lingkungan hidup mencakup perbatasan atar negara sehingga harus dicari pemecahannya bersama-sama….BACA SELENGKAPNYA, THE JAKARTA POST , KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL. 4

PROYEK PENGHIJAUAN YAMAHA
Salah satu program Yamaha Pan Asean Touring Event “It’s Exiciting tahun 2005, adalah proyek penanaman pohon. Proyek penghijauan ini akan dilaksanakan di daerah Kendal, Semarang dan Bandung bekerjasama dengan masyarakat setempat……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 24 NOPEMBER 2005, HAL 24

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup