KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENAMBANGAN KARST ANCAM KELESTARIAN AIR TANAH
Penambangan karst yang dilakukan di kawasan karst Kabupaten Maros dan Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, mengancam ketersediaan air tanah di sekitar kawasan karst. Pasalnya, di areal penambangan karst saat ini masih banyak gua yang di dalamnya terdapat sungai-sungai bawah tanah yang menjadi sumber air bagi sejumlah sungai besar dan sebagian bermuara di Air Terjun Bantimurung. Selain dikhawatirkan mengganggu ketersediaan air, penambangan ini juga dikhawatirkan dapat menghilangkan bukti-bukti sejarah apabila gua-gua tersebut juga menyimpan artefak-artefak prasejarah……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 27 MARET 2006, HAL. 24

HUTAN BAKAU DIK KABUPATEN LAMPUNG SELATAN RUSAK BERAT
Hutan bakau atau mangrove seluas 79 hektar dari total luas 157 hektar di Desa Sidodadi, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, kini dalam kondisi rusak berat. Sebagian besar sudah gundul dan beberapa bagian lainnya tinggal akar yang tak bisa tumbuh.Dari pantauan Kompas, dipandang dari perairan Sidodadi sebelah luar, kondisi hutan bakau itu tampak lebat. Namun, ketika ditelusuri ke dalam ternyata kerapatan pohon sudah menipis……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 27 MARET 2006, HAL. 24

REKLAMASI LAHAN BEKAS TAMBANG TIMAH SEGERA DIMULAI
Setelah ditunda selama tiga tahun, PT Timah Tbk akan segera memulai proses reklamasi lahan-lahan bekas tambang timahnya di Provinsi Bangka Belitung. Dana yang disediakan untuk proses reklamasi itu mencapai empat juta dollar AS atau sekitar Rp 36 miliar. Menurut Direktur Utama PT Timah tbk Thobrani Alwi, Sabtu (25/3) di Pangkal Pinang, reklamasi akan dilakukan dengan penanaman kembali lahan dan pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat atau pemerintah daerah setempat. Tahap awal reklamasi diperkirakan dapat dilaksanakan tahun 2006……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 27 MARET 2006, HAL. 24

DAERAH PENYANGGA HABIS : KAWASAN RUSAK BERUBAH MENJADI KEBUN KELAPA SAWIT
Daerah penyangga di Kawasan Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar dan Danau Bawah Kabupaten Siak, Provinsi Riau, berubah menjadi lahan untuk kelapa sawit. Akibatnya, ekosistem kawasan flora dan fauna itu terancam. Menurut Penjaga Kawasan Suaka Margasatwa Danau Pulau Besar dan Pulau Bawah, Jumaat sekarang, hewan-hewan yang dahulu gampang ditemui semakin berkurang dan jenis ikan di danau ini tidak lagi sebanyak dahulu……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 27 MARET 2006, HAL. 24

AIR TANAH HARUS JADI PRIORITAS
Penyelamatan air tanah di Jakarta saat ini sudah saatnya menjadi prioritas. Buruknya kondisi air tanah tidak hanya disebabkan oleh pencemaran industri atau intrusi air laut, tetapi juga oleh limbah rumah tangga. Pangkal kerusakan air tanah itu sebenarnya disebabkan pula oleh tiadanya jaringan infrastruktur sanitasi kota. Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta Kosasih Wirahadikusumah Limbah rumah tangga, baik itu black water maupun grey water, sangat mencemari. Apalagi detergen yang dijual di Indonesia ini kategorinya sangat keras, berpotensi besar mencemari lingkungan termasuk merusak air tanah……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SENIN 27 MARET 2006, HAL. 28

MASYARAKAT SULIT DIAJAK LESTARIKAN BAKAU
Menurut Kepala Pusat Informasi Mangrove (PIM) Balai Pengelolaan DAS Unda Anyar Departemen Kehutanan Arief Mahmud, masyarakat dan pemerintah daerah masih sulit diajak aktif melestarikan hutan bakau. Padahal, hutan bakau amat dibutuhkan untuk mencegah abrasi pantai dan meredam tsunami dan Fungsi lainnya adalah sebagai tempat berlindung dan berkembang biaknya berbagai jenis burung, ikan, udang, serta penghasil oksigen dan tempat wisata. Buah bakau pun dapat dimakan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 25 MARET 2006, HAL. 24

FLORA DAN FAUNA : DUA IDENTITAS DI RIAU TERANCAM HILANG
Dua jenis identitas daerah Riau terancam punah akibat agresifnya perambah liar di kawasan hutan lindung.Pohon nibung (Oncospermafilamentosum) dan burung serindit (Loricus galgulus), lambang masyarakat Riau, tak lagi bisa hidup di habitat aslinya. Flora dan fauna tersebut kini hanya ada di Kawasan Suaka Margasatwa (KSM) Limbang Baling di Kabupaten Kuantan Sengingi dan KSM Zambrut di Kabupaten Siak……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 25 MARET 2006, HAL. 24

ENDE TOLAK PABRIK SEMEN : KEINDAHAN DANAU KALIMUTU HARUS DIJAGA
Bupati Ende keberatan di sekitar kawasan Gunung Kelimutu berdiri pabrik semen. Dikhawatirkan, keberadaan pabrik semen akan mengganggu keindahan alam dan bisnis pariwisata. Hal ini terkait dengan rencana investor dari China yang akan mendirikan pabrik semen di Kabupaten Ende.Sikap Bupati Ende Paulinus Domi tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Ende Iskandar Mohamad Mberu, Jumat (24/3) di Ende……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SABTU 25 MARET 2006, HAL. 24

EDUKASI UDARA BERSIH TERHENTI : LULUS UJI EMISI KENDARAAN BELUM MENJADI SYARAT MUTLAK
Penundaan pemberlakuan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara selama dua bulan, mulai 4 Februari hingga 4 April 2005, dimaksudkan untuk proses edukasi warga agar menjaga kualitas udara bersih. Namun, proses edukasi itu justru terhenti karena petugas pemerintah tidak pernah aktif menjalankannya.Berdasarkan pemantauan Kompas selama sepekan ini, larangan merokok di berbagai tempat keramaian publik tidak pernah dihiraukan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS,MINGGU 26 MARET 2006, HAL. 4

LONGSOR BUKTI KESALAHAN DALAM PENGELOLAAN FREEPORT
Terjadinya longsor di kawasan pertambangan PT Freeport Indonesia (FI) merupakan salah satu bukti adanya kesalahan dalam pengelolaan lingkungan. Kasus longsor di kawasan peristirahatan karyawan PT FI itu diduga terjadi karena pembangunan sejumlah fasilitas pertambangan tidak memperhatikan aspek lingkungan. Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar beberapa bagian aktivitas pertambangan di PT FI memiliki tingkat kemiringan tanah yang tinggi sehingga dinilai membahayakan……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN SABTU 26 MARET 2006, HAL. 1

KONDISI LINGKUNGAN BANDUNG MAKIN MEMPRIHATINKAN
Kondisi lingkungan Kota Bandung, Jawa Barat, makin memprihatinkan. Hal itu disebabkan kondisi udara yang sudah tidak bersih lagi dan keberadaan air bersih yang kian hari kian menipis. Kepala Divisi Advokasi dan Kampanye Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat, Dadang Sudarja menuturkan dari hasil penelitian sepanjang tahun 2004 sampai tahun 2005, udara bersih di Kota Bandung hanya bisa dihirup selama 55 hari saja dalam setahun. Selebihnya masyarakat menghirup udara kotor karena mengandung polusi dan beracun……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN SABTU 26 MARET 2006, HAL. 15

UJI EMISI EFEKTIF MEI
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara (PPU) secara bertahap mulai diberlakukan. Saksi pelanggaran Perda PUU pada April mulai diterapkan. Untuk uji emisi dan PPU di luar ruangan mulai efektif bulai Mei. “Perda Nomor 2 Tahun 2005 ada banyak petunjuk pelaksanaannya. Satu bulan setelah juklak merokok, uji emisi siap,” kata Junani Kartawiria, kepala bidang Penegdnalian Pencemafran Lingkungan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, di sela-sela peringatan Hari Air Sedunia di pelataran Monas Ahad (26/3)………………….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SENIN 27 MARET 2006, HAL. 6 (KALAM)

DEWAN PERSOALKAN KOMPENSASI KEGIATAN TAMBANG DI HUTAN LINDUNG
Komisi Kehutanan Dewan Perwakilan Rakyat mempersoalkan kebijakan Menteri Kehutanan M.S Kaban tentang penggantian kompensasi pertambangan di hutan lindung dari sebelumnya berupa area hutan menjadi sejumlah uang. Kebijakan itu diduga akan memperparah kerusakan hutan lindung……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 27 MARET 2006, HAL. A2

HASIL AUDIT LINGKUNGAN FREEPORT DITOLAK; TIGA TAHUN UNTUK MEMPERBAIKI DIRI
Sejumlah lembaga swadaya masyarakat menolak hasil audit oleh tim audit lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup atas PT Freeport Indonesia. Mereka kecewa karena Freeport, yang menurut hasil audit tersebut terbukti melakukan sejumlah pelanggaran, hanya dikirimi surat peringatan oleh Kementerian Lingkungan Hidup…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 27 MARET 2006, HAL. A5 BACA SELENGKAPNYA: JURUS MENEKAN TAILING FREPORT, REPUBLIKA, SABTU 25 MARET 2006, HAL. 01+11

PENAMBANG PASIR TOLAK PENERTIBAN
Ratusan penambang pasir di Kemalang, Klaten, Jawa Tengah, di lereng Gunung Merapi menghadang kedatangan Tim Penertiban Pertambangan Galian C. Kami punya Surat Izin Penambangan Daerah…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SENIN 27 MARET 2006, A8

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup