KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

LUMPUH, LHOKSEUMAWE-MEDAN: PADANG LONGSOR, 1 TEWAS DI BONDOWOSO
Banjir melanda empat Kabupaten di pantai timur Aceh. Tingginya genangan, 1.5-4 meter, mengakibatkan jalur transportasi darat mulai Jum’at hingga Sabtu (22/23/12/2006). Selain itu, ribuan rumah terendam. Di Langkat, banjir dengan ketinggian tiga sampai empat meter menggenang sejumlah desa. Dari Padang dilaporkan, jalur darat Sumatera Barat-Riau, Jum’at sekitar pukul 10.00 WIB kembali terputus. Sedangkan di Kabupaten Bondowoso, lokasi penggalian tanah di Desa Pandak, Kecamatan Kalbang Longsor…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 23 DESEMBER 2006, HAL. 1. BERITA TERKAIT: ACEH BANJIR, 70.000 WARGA MENGUNGSI, REPUBLIKA, 24 DESEMBER 2006, HAL. 1; BANJIR LANDA SEJUMLAH DAERAH, KORAN TEMPO, SABTU 23 DESEMBER 2006, HAL. A3; BANJIR MELUAS DI RIAU DAN ACEH, SEBANYAK 70 RIBU WARGA MENGUNGSI, MEDIA INDONESIA, MINGGU 24 DESEMBER 2006, HAL. 1; BANJIR LANDA SUMATERA UTARA: 25 DESA DI LANGKAT TERENDAM, MEDIA INDONESIA, SABTU 23 DESEMBER 2006, HAL. 14; LONGSOR MADINA, 23 WARGA TERTIMBUN, REPUBLIKA, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 1 BERITA TERKAIT ; KORBAN DI ACEH TERLUNTA 21 TEWAS DI MADINA, ,EDIA INDONESIA, SELASA 26 DESEMBER 2006 HAL. 1
MERAPI LUNCURKAN LAHAR DINGIN
Lahar dingin Merapi mulai mengalir ke sisi lereng barat daya atau ke Kali Putih di wilayah Jurangjero, Kecamatan Srumbung, Magelang, Jawa Tengah. Selain lahar dingin, Merapi juga masih meluncurkan awan panas sejauh tig akilometer ke wilayah tersebut……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 23 DESEMBER 2006, HAL. 4; BERITA TERKAIT: TALUT SUNGAI DI LERENG MERAPI RENDAH: LAHAR DEKATI PERMUKIMAN, MEDIA INDONESIA, MINGGU 24 DESEMBER 2006, HAL. 6; MERAPI KEMBALI SEMBURKAN AWAN PANAS, MEDIA INDONESIA, SABTU 23 DESEMBER 2006, HAL. 1
SEMBURAN LUMPUR MIGAS MUNCUL DI JAMBI
Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Provinsi Jambi hingga Jum’at (22/12) memantau dan meneliti semburan lumpur minyak dan gas (migas) yang muncul dari bekas sumur bor air warga RT 02/RW 01, Kelurahan Kenaliasan Bawah, Kota Jambi, KAmisa (21/12) malam. Itu dilakukan karena diduga lumpur berasal dari pengeboran minyak Pertamina Jambi di sekitar loaksi kejadian……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SABTU 23 DESEMBER 2006, HAL. 4. BERITA TERKAIT: SEMBURAN LUMPUR MUNCUL DI JAMBI, MEDIA INDONESIA, SABTU 23 DESEMBER 2006, HAL. 14
LEBIH DARI 200.000 ORANG MENGUNGSI : KORBAN TEWAS DI ACEH MENCAPAI 77 ORANG
Banjir dan longsor yang melanda Nanggroe Aceh Darussalam mengakibatkan sedikitnya 200.000 orang mengungsi dan ribuan orang lainnya, sampai Senin (25/12), masih terisolasi. Jumlah korban tewas akibat bencana banjir itu sudah mencapai 77 orang. Ribuan warga di lima kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Gayo Lues terisolasi dalam kondisi memprihatinkan………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 1
MUARA SIPONGI DILANDA LONGSOR : 21 TEWAS SEBAGIAN KORBAN ADALAH PENGUNGSI GEMPA
Duka kembali menyelimuti warga Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Baru sepekan lalu mereka diguncang gempa yang menewaskan empat orang, Minggu (24/12) sekitar pukul 19.45 mereka dihantam longsoran tanah. Sebanyak 21 orang tewas dan ribuan orang kembali harus mengungsi……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 15
PEMERINTAH DIDESAK LAKUKAN RESTORASI DAN MORATORIUM
Guna mengurangi korban bencana ekologis di berbagai wilayah di Tanah Air pada masa-masa mendatang, pemerintah didesak supaya menerapkan kebijakan restorasi kawasan dan moratorium. Hutan-hutan rusak perlu segera diperbaiki kembali dan penebangan kayu untuk berbagai kebutuhan harus dikendalikan atau dihentikan. Menurut Deputi Peningkatan Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan pada Kementerian Negara Lingkungan Hidup Masnellyarti restorasi dan moratorium saat ini sangat bergantung pada kemampuan dan kondisi pemerintah otonomi daerah masing-masing……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 12
KINI HANYA ADA 57 MATA AIR DI MAGELANG
Dari 117 mata air yang ada di Magelang, Jawa Tengah, selama 10 tahun terakhir menyusut menjadi 57 mata air. Sebanyak 60 mata air itu kini hanya bersifat musiman. Menurut Nanang, mata air yang mengering paling banyak terdapat di barat Magelang, terutama di lereng Gunung Sumbing, tersebar di wilayah Kecamatan Kaliangkrik, Kajoran, Windusari, Bandongan, Tempuran, Salaman, dan Borobudur…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 23
PALANGKARAYA – MUNTOK MASIH TERENDAM AIR
Banjir setinggi 1,5 meter akibat luapan Sungai Kapuas sudah sepekan ini menggenangi ruas jalan di Desa Lungkuh Layang, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Banjir tersebut menghambat lalu lintas dari Palangkaraya ke Buntok, ibu kota Kabupaten Barito Selatan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 23
BANJIR DI ACEH KARENA LEUSER RUSAK
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Leuser Wiratno memastikan banjir yang terjadi di Aceh Tamiang disebabkan oleh pembalakan liar di kawasan itu. Menurut Wiratno, wilayah Aceh Tamiang memang akan merasakan langsung dampak kerusakan hutan di Gunung Leuser, karena kawasan taman nasional seluas 200 ribu hektare itu bersebelahan, bahkan beririsan dengan Aceh Tamiang…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. A2
SISTEM INFORMASI GEMPA TERLAMBAT 3 MENIT
Indoensia baru mampu memberikan informasi terjadinya gempa dengan kurun waktu delapan
menit setelah kejadian. Padahal, pemberian informasi oascagempa idealnya kurang dari lima menit………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SABTU 23 DESEMBER 2006, HAL. 27 BERITA TERKAIT ; GEMPA BISA TERDETEKSI SETELAH 8 MENIT, MEDIA INDONESIA, SELASA 26 DESEMBER 2006 HAL. 26
DINDING TEBING AMBROL, DUA TEWAS
Dinding batu penahan tebing di kompleks peternakan sapi milik keluarga almarhum Haji Mulya di Kampung Panyairan Jompo, Desa Cigugur Girang, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung, ambrol pada Ahad tengah malam lalu. Musibah ini menewaskan dua orang, yakni Sinta, 16 tahun, dan Cahyani, dua tahun enam bulan.Korban tewas terperangkap di dalam rumah kayu yang terletak di bawah dinding penahan tebing…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. A9
RIBUAN RUMAH DI TANGERANG TERENDAM BANJIR
Lebih dari 1.000 rumah warga di tiga kecamatan di Kabupaten Tangerang terendam banjir dengan ketinggian air 50 sentimeter hingga satu meter. Banjir yang disebabkan oleh hujan deras, yang mengguyur Bogor, Jawa Barat, itu mengakibatkan debit air Sungai Cisadane meluap hingga menjebol tanggul dan membanjiri rumah warga…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL.A16
PENTINGNYA TATA RUANG BERBASIS BENCANA
Gempa bumi dan longsor kini nyaris telah menjadi bencana kesehatan Indonesia. Dua hari setelah longsor menimpa Kabupaten Solok yang menewaskan 18 orang gempa mengguncang Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Senin (18/12) dini hari, gempa dengan kekuatan 5,6 skal richter itu menyebabkan empat orang tewas dan ratusan rumah hancur. Dari catatan BMG, gempa yang mengguncang Madina adalah gempa ketujuh selama Desember 2006….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 4
2007, NASIB LINGKUNGAN INDONESIA MAKIN BURUK
Rendahnya kepedulian pemerintah terhadap persoalan lingkungan membuat kondisi lingkungan hidup indonesia terancam memburuk pada tahun 2007. Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Chalid Muhammad jika tidak segera dilakukan intervensi, diperkirakan kerusakan alam di tahun 2007 akan semakin parah…..BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 22
949 RUMAH DI TIGA KECAMATAN TERENDAM
Sebanyak 949 rumah di tiga keamatan, yaitu Kecamatan Pakuhaji, Kecamatan Teluk Naga dan Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, terendam banjir akibat tanggul di Kampung Beting, jebol. Selain rumah, 60 hektare empang dan 30 hektare sawah milik warga Teluk Naga juga terendam. Ketinggian air antara 50-100 cm……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 9
PEMERINTAH HARUS BERNEGOSIASI; PROYEK UDARA BERSIH TIDAK PERLU UTANG
Proyek peningkatan kualitas udara teruttama di wilayah perkotaan tidak perlu menggunakan pembiayaan utang luar negeri. Sebaliknya, dana yang dikeluarkan pemerintah untuk pendanaan proyek peningkatan kualitas udara dapat ditukar dan dijadikan pengurang utang luar negeri Indonesia (dept swap)……BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 26 DESEMBER 2006, HAL. 27
WAPRES : MILIARAN POHON DITANAM 2007

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta seluruh komponen masyarakat bersama-sama melestarikan hutan. Bencana alam yang sering terjadi di Tanah Air lebih disebabkan kondisi hutan yang saat ini sudah tidak mampu lagi menyimpan air akibat maraknya penebangan liar. Karena itu, pada tahun 2007 akan ditanam miliaran pohon di seluruh Indonesia…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, MINGGU 24 DESEMBER 2006, HAL. 15

Sumber:
Perpustakaan KLH