KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PENOLAKAN KAWASAN WISATA DI CAGAR ALAM PULAU SEMPU
Aktivis lingkungan menentang rencana pembangunan kawasan wisata di cagar alam Pulau Sempu, Kabupaten Malang. Mereka menyatakan, rencana itu melanggar Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. C7

RUMAH SAKIT CIPTO BUANG LIMBAH SEMBARANGAN
Limbah medis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo berupa botol bekas obat dan wadah infus masih dibuang sembarangan. Di tempat pengolahan sampah RSCM di ujung Jalan Kimia, di belakang RSCM, terlihat timbunan wadah infus bekas di bak sampah berukuran besar serta wadah infus di tempat terpisah………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. C9

BANTARGEBANG AKHIRNYA DIBUKA
Setelah memblokir pintu masuk tempat pembuangan sampah Bantargebang sejak Rabu (30/11), akhirnya warga membuka pintu masuk pukul 10.15 WIB kemarin. Ini dilakukan setelah ada kesepakatan perwakilan warga tiga kelurahan di sekitarnya dapat bertemu dengan Wali Kota Bekasi ……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. C10 BERITA TERKAIT : WARGA BUKA PINTU TPA BANTARGEBANG, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. 1

KOMPROMI MERAWAT BUMI
Setelah delapan tahun melewati jalan terjal, pakta global untuk menahan laju pemanasan bumi akibat emisi gas rumah kaca akhirnya dinyatakan bisa dilaksanakan. Konferensi Iklim Perserikattan Bangsa-Bangsa di Montreal, Rabu (30/11), secara bulat menyepakati aturan-aturan penerapan Protokol Kyoto………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. B12

LAHAN BATU APUNG RUSAK PARAH
Penambangan batu apung di Lombok Barat dicemaskan aktivis lingkungan hidup karena penggaliannya yang asal-asalan. Seharusnya pemerintah mewajibkan perusahaan bekerja sama dengan penggali melakukan reklamasi……….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. A13

BANJIR RENDAM RATUSAN RUMAH
Ratusan rumah warga, rumah ibadah dan sekolah di enam kecamatan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, kemarin direndam banjir akibat luapan Sungai Katingan………BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. A13

HUTAN ALAM RIAU HILANG BERALIH FUNGSI MENJADI HUTAN INDUSTRI
Alih fungsi kawasan hutan alam secara ilegal menjadi kawasan hutan industri terus terjadi di Provinsi Riau. Saat ini ditemukan 34 izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu hutan tanaman dan izin hutan tanaman industri yang cacat hukum. Akibatnya, Riau kehilangan 282.299,50 hektar hutan alam………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. 23

KALTENG TERENDAM, PALEMBANG TERANCAM
Memasuki musim penghujan ini beberapa daerah di Kalimantan Tengah mulai terkena banjir. Banjir terparah, Kamis (1/2), terjadi di Kabupaten Lamandau, menggenangi 11 desa di Kecamatan Bulik dan Lamandau. Ketinggian air 0,5 hingga 1,5 meter………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. 23

PERLAHAN, HUTANKU TERSENYUM KEMBALI
Pak Aceng dan Pak Erwin berjalan perlahan menyusuri tepian Pantai Cijeruk Indah, Cibalong, Garut. Di pinggang kiri Pak Erwin terselip sebilah golok tajam, yang siap menebas pepohonan dan semak belukar yang menghadang di depan mereka. Rusaknya hutan cagar alam ini, menurut warga karena Gus Dur mempersilakan masyarakat mengambil apapun dari hutan jika memerlukan………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. 64

TULUNGAGUNG DILANDA BANJIR LUMPUR
Hujan lebat sepanjang hari Rabu (30/11) Mengakibatkan sedikitnya lima desa di Kecamatan Campurdarat dan Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim) terendam banjir lumpur rata-rata setinggi 35-50 centimeter………BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, JUMAT 2 DESEMBER 2005, HAL. 14

Sumber :
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Lingkungan Hidup