KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PLTPB : KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP PELAJARI LAPORAN BAPEDALDA

Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar masih mencermati laporan Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup Daerah Bali mengenai proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi di Bedugul, Bali. Laporan itu diterima Witoelar saat berkunjung ke Bali, Selasa (6/9).Setelah itu akan dilakukan pembicaraan di tingkat menteri untuk mengkaji layak tidaknya rencana pembangunan pembangkit listrik ini dilanjutkan. Menurut Menteri Rachmat Witoelar, piohaknya akan menampung semua pendapat dan menjadikannya pertimbangan yang serius…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 24

RATUSAN ORANG UTAN DIPERDAGANGKAN TIAP TAHUN

Sekitar 200-500 orang utan asal Kalimantan diperdagangkan setiap tahunnya. Demikian temuan yang dilansir lembaga pengawas perdagangan satwa TRAFFIC dan World Wildlife Fund Indonesia, kemarin. Menurut James Compton, Direktur TRAFFIC untuk Asia Tenggara dalam siaran persnya hasil temuan itu sangat mengkhawatirkan, dan jelas menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara apa yang diinginkan oleh perundang-undangan mengenai konservasi di tingkat nasional dan apa yang sesungguhnya terjadi di lapangan…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 32

KEBAKARAN LAHAN : ASAP MULAI SELIMUTI PALANGKARAYA

Untuk pertama kalinya selama musim kemarau tahun ini, kabut asap mulai tampak menyelimuti Palangkaraya. Kabut asap ini terutama terlihat jelas saat pagi dan sore hari.Pantauan Kompas Selasa (6/9) kemarin, kabut asap tetap terlihat tipis hingga tengah hari, termasuk di sekitar bundaran besar dekat gedung bisnis Batang Garing, Palangkaraya. Papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang dipasang di pusat kota tersebut menunjukkan kondisi tidak sehat, dengan nilai di kisaran 120…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 24

SUMATERA SELATAN DIBAYANGI PENCEMARAN MERKURI

Usaha Sumatera Selatan untuk menjadi lumbung energi nasional dibayangi oleh kekhawatiran meluasnya pencemaran merkuri di udara dan sungai. Pencemaran itu dapat mendorong terjadinya kanker dan berbagai jenis penyakit lain secara massal di kawasan sekitar pembangkit listrik dan tepi sungai. Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pertahanan, yang juga mantan Rektor ITB, Prof Lilik Hendrajaya penyaringan minyak mentah menjadi bahan bakar minyak dan pengolahan batu bara dan gas bumi untuk menjadi listrik, yang merupakan program utama lumbung energi, selalu menggunakan merkuri sebagai katalis…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 24

AIR BENDUNGAN BILI-BILI TERUS MENYUSUT

Sejak memasuki musim kemarau awal Mei lalu, debit air Bendungan Bili-Bili di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terus menyusut. Jika kemarau berlangsung hingga Januari 2006, dipastikan bendungan itu akan mengering karena suplai air dari Sungai Jeneberang berkurang.Suplai air yang sangat kecil dari Sungai Jeneberang, menurut beberapa pakar lingkungan, salah satunya disebabkan oleh penggundulan hutan di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Jeneberang. Akibatnya, lahan sekitar DAS tak mampu menyerap air sehingga memasuki kemarau, debit air Sungai Jeneberang sangat minim……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 24.

LSM PERTANYAKAN AMDAL PELABUHAN TANJUNG API-API

Konsorsium lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Sumatera Selatan, mempertanyakan Amdal (analisis mengenai dampak lingkungan) pembangunan Pelabuhan Samudera Tanjung Api-Api yang akan dibangun di pantai timur daerah tersebut. Konsorsium yang terdiri dari 10 LSM itu, mengatakan mereka meragukan kajian amdal yang disusun sebuah konsultan di Palembang…….BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 21

MENHUT DESAK PROSES HUKUM 10 BUPATI YANG TERLIBAT KEJAHATAN HUTAN

Menteri Kehutanan (Menhut) mendesak Kejaksaan Agung mengusut tuntas kasus 10 bupati dan mantan bupati yang terindikasi kuat melakukan kejahatan di bidang kehutanan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga telah mengeluarkan izin pemeriksaan terhadap para bupati tersebut. Menurut Menhut, akibat ulah para kepala daerah itu, negara berpotensi mengalami kerugian puluhan miliar……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 6 SEPTEMBER 2005, HAL. 6

STANDAR PRODUK RAMAH LINGKUNGAN PERLU DITEGASKAN KEMBALI

Pemerintah perlu menegaskan kembali tentang standar proses produksi dan hasil produk yang ramah lingkungan serta memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Alasannya, beban kerusakan lingkungan dan biaya sosial yang ditimbulkan dari proses industri harus ditanggung bersama. Selain itu, pasar internasional mensyaratkan produk yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan permasalahan sosial. Menurut Chairman Steering Committee Suistainable Trade Innovation Center (STIC) Eropa Raymond van Ermen pasar di Eropa mulai mempertimbangkan perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap masalah sosial, keselamatan pekerja, dan lingkungan…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 6 SEPTEMBER 2005, HAL. 15

9.000 POTONG KAYU ILEGAL DISITA

Kepolisian Resor Kotawaringin timur, Kalimantan Tengah, menyita sekitar 9.000 potong kayu meranti log hasil pembalakan liar, Sabtu (3/9). Polisi juga menahan pemiliknya, MA 32 tahun dan ER, 28 tahun. Keduanya ditahan di Markas Polres Kabupaten Kotawaringin Timur…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. A11

PENGOPERASIAN TPST BOJONG TERANCAM BATAL PIHAK PENGELOLAA TPST MERUMAHKAN 130 ORANG KARYAWANNYA

Pengoperasian tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bojong di Kampung Rawajeler, Desa Bojong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor terancam batal. Buktinya sejak Senin (5/9) lalu, PT Wira Guna Sejahtera (WGS), operator TPST Bojong telah merumahkan sejumlah karyawannya hingga batas waktu yang tidak ditentukan……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 7

PENGELOLAAN SAMPAH : BAGIAN DARI PELAYANAN PUBLIK

Selama ini pengelolaan sampah di kota/kabupaten dilihat sebagai sumber pendapatan daerah. Pemerintah daerah belum menyadari bahwa pengelolaan sampah sesungguhnya adalah pelayanan publik, yang justru harus mendapat subsidi.Sampah bukanlah penghasil profit. Karena itu perilaku pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah harus diubah, ungkap J Sinarko Wibowo dari Greater Bandung Waste Management Corporation (GBWMC), Selasa (6/9) di Jakarta……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 14

DETEKSI GEMPA : SISTEM BARU DI SUMATERA

Gempa tektonik hingga kini belum dapat diprediksi secara tepat saat kemunculannya jika menggunakan teknik konvensional. Maka untuk meningkatkan kemampuan deteksi gempa, beberapa tahun terakhir mulai dikembangkan metode baru untuk mengamati aktivitas elektromagnetik, baik di lapisan litosfer bumi, atmosfer hingga ionosfer. Teknik baru itu telah dirintis antara lain di Jepang dan Taiwan.Pascaterjadinya mega-gempa Aceh 26 Desember 2004 lalu, para pakar dari kedua negara itu sepakat menjalin kerja sama riset dengan lembaga penelitian di Indonesia, yaitu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN)…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 7 SEPTEMBER 2005, HAL. 14

Sumber: KBUA Perpustakaan “Emil Salim”

Kementerian Negara Lingkungan Hidup