KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

INDONESIA PINTU KELUAR PENYELUNDUPAN SATWA LIAR
Indonesia menjadi tempat ‘strategis’ untuk kasus-kasus penyelundupan satwa liar. Regional Programmer Officer Traffic Southeast Asia, Chris Shepherd mengatakan, ada enam bandara di Indonesia yang dijadikan pintu keluar ekspor satwa liar ilegal (illegal wild life trade) ke luar negeri. “Ada enam bandara di Indonesia yang penting untuk penyelundupan hewan liar yaitu bandara Polonia Medan, Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Bandara di Bajarmasin, Bandara di Surabaya, Bandara di Manado dan Bandara di Bali,” kata Chris dalam Workshop Penegakan Hukum Perlindungan Satwa Liar di Cibodas, Jawa Barat, Rabu (28/9)……… BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS, 29 SEPTEMBER 2005, HAL. 3 BERITA TERKAIT: BANDARA, PINTU PENYELUNDUPAN SATWA LANGKA, KORAN TEMPO, KAMIS 29 SEPTEMBER 2005, HAL. A9

SUBSIDI HAMBAT ENERGI ALTERNATIF
Pakar lingkungan hidup Emil Salim menegaskan, selagi masih ada ketimpangan hanya bahan bakar minyak (BBM) antara di dalam dan luar negeri, pengembangan energi terbarukan tidak akan berkembang. Dia mengatakan hal itu dalam diskusi publik dengan lema Mewujudkan bahan bakar ramah lingkungan bagi kendaraan bermotor, di Jakarta Media Center, kemarin………………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 29 SEPTEMBER 2005, HAL. 31

SIDANG LANJUTAN PULAU SANGIANG BATAL
Untuk kedua kalinya sidang perkara perusakan lingkungan Pulau Sangiang di Pengadilan Negeri (PN) Serang , Banten, Rabu (28/9), batal dilanjutkan. Pasalnya, jaksa penuntut umum (JPU) menolak hadir. Majelis Hakim yang diketuai Husni Rizal merasa dilecehkan dengan ketidakhadiran JPU yang tanpa pemberitahuan itu. “Inilah bentuk ketidak profesionalnya jaksa. Mestinya, mereka memberitahukan kalau tidak bisa datang. Ini jelas pelecehan bukan saja bagi hakim tapi bagi sistem peradilan dan masyarakat umum,” katanya……BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 29 SEPTEMBER 2005, HAL. 8

Sumber:
KBUA Perpustakaan “Emil Salim”
Kementerian Negara Lingkungan Hidup