KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

34 SEKOLAH TERENDAM: BELUM ADA SOLUSI UNTUK LUMPUR LAPINDO
Semburan lumpur panas yang terus meluas menyebabkan 34 gedung sekolah di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, terendam lumpur. Agar kegiatan pendidikan tidak terputus, proses belajar-mengajar terpaksa dilakukan dengan menumpang di sekolah lain yang lokasinya jauh dari genangan lumpur. Dari pemantauan Senin (11/12), sejumlah sekolah tak mungkin ditempati karena genangan lumpur sangat tinggi. Di SMP Negeri 2 Porong, misalnya, tinggi lumpur telah menutupi genting….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 12 DESEMBER 2006, HAL. 15
POLUSI UDARA: KOTA-KOTA BESAR RUGI TRILIUNAN RUPIAH
Kualitas udara buruk yang melingkupi kota-kota besar yang berpenduduk padat, seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta, berdampak kerugian triliunan rupiah per tahun. Dampak negatif terbesar terutama ditanggung sektor kesehatan. Hasil penelitian tahun 2005 di Surabaya menunjukkan, biaya penanggulangan penyakit akibat polusi udara mencapai Rp 1 triliun per tahun……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 12 DESEMBER 2006, HAL. 13
PERAMBAHAN HUTAN ANCAM TN BATIMURUNG BULUSARAUNG
Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung di Kabupaten Maros dan Pangkep, Sulawesi Selatan, terancam perambahan oleh masyarakat. Perambahan lahan untuk ditanami kemiri itu berada di areal non-karst di sisi timur. Sementara itu, kawasan dengan ekosistem karst terancam oleh penambangan marmer dan batu gamping…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 12 DESEMBER 2006, HAL. 24
CILIWUNG SUNGAI SAMPAH
Sungai Ciliwung yang membelah Kota Jakarta dan menjadi sumber bahan baku air minum semakin dipenuhi sampah. Sebagian bantaran sungai yang seharusnya hijau telah berubah menjadi tempat pembuangan sampah rumah tangga dan sisa-sisa proyek pembangunan. Berdasarkan pengamatan saat menyusuri Sungai Ciliwung dari Tanjung Barat hingga Pintu Air Manggarai, Sabtu (9/12), sampah plastik memenuhi sungai, baik di tepi maupun tengah sungai……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, SELASA 12 DESEMBER 2006, HAL. 25
PEMBALAKAN DI JAMBI MASIH MARAK
Aktivitas pembalakan liar di Provinsi Jambi masih marak. Kepolisian Resor Bungo, Jambi, Ahad lalu sekitar pukul 00.30, menangkap lima sopir truk dan menyita kayu log yang diangkut tanpa dokumen. Kelima sopir truk itu–ID, 33 tahun, S (27), B (41), R (20), dan H (31)–ditahan Polres Bungo dan ditetapkan sebagai tersangka. Kepala Polres Bungo Ajun Komisaris Besar Edi Iswanto mengatakan, dalam sebulan ini, polisi melakukan Operasi Hutan Lestari..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMP0, SELASA 12 DESEMBER 2006, HAL. A5
TERPIDANA ILLEGALL LOGGING DITAHAN
Kejaksaan Negeri Tegal, Jawa Tengah, resmi menahan Pontjodijono alias Aki, terpidana lima tahun kasus illegal logging (pembalakan liar). Pontjo dibawa petugas Kejaksaan Tegal dan mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Tegal sekitar pukul 16.30 WIB. Kepala Kejaksaan Negeri Tegal Marzuki mengatakan penahanan Pontjo berdasarkan vonis kasasi Mahkamah Agung yang diputus pada 16 Maret lalu…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMP0, SELASA 12 DESEMBER 2006, HAL. A5
2007 PEMERINTAH TANAM POHON SELUAS SATU JUTA HEKTARE
Pemerintah akan melakukan penanaman pohon seluas satu juta hektare pada 2007 di seluruh Indonesia, guna menghutankan kembali kerusakan hutan akibat pembalakan yang merugikan Rp 35-Rp 41 triliun setiap tahunnya. Anggaran untuk penanaman pohon tersebut Rp 4,2 triliun. Menurut Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban , 63 persen wilayah Indonesia adalah hutan, sedangkan luas lahan kritis seluas 59,3 juta hektare dan rata-rata tingkat degradasi (kerusakan dan pembalakan kayu liar) hutan setiap tahunnya mencapai 2,8 juta hektare…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 11 DESEMBER 2006, HAL. 4
PENGELOLAAN SAMPAH HARUS DIATUR DENGAN UNDANG-UNDANG
Pemerintah memandang perlu pengelolaan sampah di Indonesia harus diatur dengan undang-undang UU). Setidaknya, dalam waktu dua kali sidang DPR atau enam bulan mendatang pembahasan RUU Pengelolaan Sampah bakal segera disahkan menjadi UU. Percepatan pembahasan RUU tersebut akan sangat berpengaruh pada tata kelola sampah di masa mendatang.Menurut Menteri Negara Lingkungan Hidup, Rachmat Witoelar, pihaknya berharap sampah tidak akan menjadi masalah lagi, seperti longsor sampah di Leuwigajah, Kota Cimahi, maupun lautan sampah di Kota Bandung….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SENIN 11 DESEMBER 2006, HAL. 19
MEMBAKAR HUTAN LEBIH MURAH
Membuka hutan dengan membakar adalah cara gampang dan murah . Dengan lebih mementingkan sisi keuntungan masalah kerusakan hutan diabaikan. Menurut Presiden Asia Pasific REsources International Holdings (APRIL) AJ. Devanesan kesengajaan manusia membakar hutan lebih besar jika dibandingkan dengan kebakaran hutan karena faktor alam…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 12 DESEMBER 2006, HAL. 27
AIR BRANTAS YANG MULAI MENYUSUT

Sungai Brantas yang mengalir sepanjang 320 kilometer dari puncak gunung Panderman kota Baru mulai mengering. Padahal sungai itu menjadi kebutuhan domestik, irigasi, industri dll. Menurut ketua Dewan Daerah WALHI Jatim Purnawan Dwikora kini kondisi debit air di hulu brantas hanya 2 liter perdetik, padahal tahun 1990-an sekitar 10 liter perdetik…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, SELASA 12 DESEMBER 2006, HAL. 15

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH