KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

AHLI PRIMATOLOGI SE-ASIA TENGGARA BERSINERGI
Guna mendukung pelestarian terhadap primata di kawasan Asia Tenggara, kerja sama dan sinergi ahli primatologi se-Asia Tenggara mutlak diperlukan.Harapan itu dikemukakan Ketua Asosiasi Pemerhati dan Ahli Primata Indonesia (APAPI) Noviar Andayani, di Pusat Primata Schmutzer Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Selasa (11/7). Sampai saat ini tercatat ada 160 jenis primata yang hidup di kawasan Asia Tenggara. Namun, sejumlah primata seperti orangutan di Indonesia dan Tonkin snub-nosed monkey di Vietnam kini berada dalam status sangat terancam punah atau critical endangered……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 12 JULI 2006, HAL. 12
ASAP CAIR UNTUK ATASI PENCEMARAN PABRIK KARET
Bau busuk di sekitar pabrik karet sampai sekarang sulit diatasi, walaupun semua pabrik sudah menggunakan cerobong asap. Berangkat dari permasalahan itu, Pusat Penelitian Karet-Balai Penelitian Sembawa di Palembang mencari cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Hasilnya ialah penggunaan asap cair dari cangkang atau tempurung kelapa sawit. Cairan tersebut tak cuma mengenyahkan bau tak sedap selama proses pengolahan karet, tetapi sekaligus dapat dimanfaatkan untuk membekukan lateks……..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 12 JULI 2006, HAL. 12
KESADARAN HUKUM GUSTI SYAIFUDDIN RENDAH
Tersangka kasus penebangan kayu ilegal, Mayjen (Purn) Gusti Syaifuddin, yang tidak memenuhi panggilan pemeriksaan penyidik Kepolisian Daerah Kalimantan Timur dan melarikan diri, menunjukkan rendahnya sikap kepatuhannya terhadap hukum………BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 12 JULI 2006, HAL. 24
KOMITMEN PENGHENTIAN EKSPOR ASAP DITAGIH
Pemerintah dan perusahaan diminta melaksanakan komitmennya untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan dalam proses pembukaan lahan. Bahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini telah meminta aparat pemerintah yang terkait, perusahaan, serta masyarakat, untuk menghentikan ekspor asap ke negara tetangga.Menurut Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Chalid Muhammad kesepakatan yang dilakukan pemerintah dan perusahaan hanya sekadar bahasa politik saja, tetapi kenyataannya pelaku pembakaran hutan sedikit sekali yang ditangkap……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 11 JULI 2006, HAL. 5
ASAP KEBAKARAN HUTAN DI JAMBI SEMAKIN TEBAL
Asap kebakaran hutan dan lahan di Jambi semakin tebal menyusul masih maraknya kebakaran hutan dan lahan pertanian, perkebunan, semak belukar di wilayah itu. Ketebalan asap kebakaran hutan dan lahan itu meningkat drastis setiap pagi, sore dan malam hari. Sementara itu, Posko Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Pusdalkarhutlah) Provinsi Jambi tidak dapat memantau jumlah dan lokasi titik api di daerah itu sejak Jumat karena kerusakan satelit pemantau……..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 11 JULI 2006, HAL. 4 BERITA TERKAIT: KEBAKARAN HUTAN ANCAM TUJUH PROVINSI, KORAN TEMPO RABU 12 JULI 2006 HAL. A7
SULUT BENTUK TIM KHUSUS USUT PEMBALAKAN LIAR
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) akan membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas aktor pembalakan liar yang marak di Kabupaten Bolaang Mongondow, termasuk Taman Nasional Dumoga Bone………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, RABU 12 JULI 2006, HAL. VI
AIR WADUK DAN SUNGAI SUSUT
Permukaan air pada puluhan waduk dan sungai di Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur, terus menyusut. Penyusutan ini perlu diwaspadai, karena musim kemarau masih akan berlangsung setidaknya empat bulan lagi, dan lebih kurang 60 persen produksi beras nasional berasal dari Pulau Jawa. Kekhawatiran terhadap menurunnya debit air tersebut misalnya tampak di Jateng. Penyusutan air di sejumlah bendung yang menjadi titik kontrol berlangsung terus-menerus……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 12 JULI 2006, HAL. 1
MIMPI JALAK LIAR DI BALI

Saatnya tiba, Senin pagi lalu, di pelataran Pura Penataran Agung Ped, Nusa Penida. Setelah menunggu program karantina dan pelatihan intensif hampir sebulan penuh, tidak lupa uji coba sejak Mei lalu, sebongkah sangkar baru dibuka gemboknya: melesatlah sepasang jalak Bali mencicipi alam vegetasi semak dan pepohonan dadap dan beringin tak terbatas di Pulau sebelah tenggara Pulau Bali……..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 12 JULI 2006, HAL. C4

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH