KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

BANJIR DI SAMBAS MELUAS , KORBAN MULAI MENGUNGSI
Daerah yang terkena banjir di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, terus bertambah. Ketinggian air bahkan ada yang mencapai tiga meter sehingga lebih dari seribu rumah terendam dan sebagian warga harus mengungsi ke posko yang ada di kecamatan-kecamatan. Menurut Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Kabupaten Sambas Arsyad, banjir yang terparah terjadi di Desa Bukit Sekuler, Kecamatan Tebas. Ketinggian air mencapai tiga meter dan dilaporkan merendam 295 rumah…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 JANUARI 2007, HAL. 23
KBUA Kamis, 04 Januari 2007
LUMPUR PANAS : RUMAH TERENDAM TERUS BERTAMBAH
Karena belum berhasil dibuang ke Sungai Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, lumpur panas terus meluas ke kawasan permukiman warga di sekitar tanggul penahan lumpur. Persoalannya, Lapindo Brantas Inc belum tentu akan memberikan ganti rugi kepada warga yang wilayahnya terendam lumpur panas di luar wilayah empat desa yang disanggupinya…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 JANUARI 2007, HAL. 24
KERUGIAN AKIBAT BANJIR RP.95 MILIAR PER HARI
Sebanyak 13 sungai dari sembilan muara di Jakarta hingga kini masih tertutup sampah sehingga banjir pun tinggal menunggu waktu untuk kembali. Masyarakat pun dihantui bakal merugi akibat banjir sebesar Rp 95 miliar per hari. Jumlah itu jauh lebih tinggi dari nilai penanggulangan banjir Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang hanya Rp 500 miliar per tahun……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 JANUARI 2007, HAL. 25
POLUSI UDARA TINGGI WARGA TERJANGKIT ISPA
Sistem transportasi buruk Jakarta memicu tingginya tingkat polusi udara. Asap kendaraan bermotor menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA merebak. Sedikitnya sembilan dari 10 warga miskin menderita ISPA……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 JANUARI 2007, HAL. 25
SILIKON MASIH BERPELUANG TERJADI
Badan Meteorologi dan Geofisika menerima laporan dari Australia bahwa bibit siklon atau badai tropis telah membesar membentuk pusaran angin di Samudra Hindia, tepatnya di selatan Nusa Tenggara dan sebelah barat daya Sumatera, Rabu (3/1) malam mulai menghilang. Meskipun bibit siklon yang dikhawatirkan menimbulkan potensi curah hujan lebat di wilayah Indonesia itu meluruh, peluang munculnya badai baru selama musim hujan ini masih terbuka…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 4 JANUARI 2007, HAL. 12
EKSPLOITASI HUTAN MEMBABI BUTA
Eksploitasi hutan besar-besaran di Indoensia yang dilakukan perusahaan yang memiliki hak pengusaha hutan (HPH) untuk perkebunan, perumahan, atau pembalakan liar, berdampak kepada rakyat yang tinggal di sekitar kawasan hutan itu….BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 4 JANUARI 2007, H. 19
KRISIS AIR JAKARTA BERLANJUT TAHUN INI
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta menyatakan pada 2007 krisis air masih berlangsung. Puncaknya pada 2010. "Pada tahun itu warga Jakarta sama sekali tidak dapat memanfaatkan air tanah," kata Selamet Daroyni, Direktur Eksekutif Walhi Jakarta, kemarin.Menurut dia, krisis air itu disebabkan oleh tingkat pencemaran air tanah yang semakin tinggi, hilangnya daerah resapan air, dan tingginya pertumbuhan penduduk di Jakarta…..BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, KAMIS 4 JANUARI 2007, HAL. A15
BELUM ADA CAGUB YANG KOMITMEN JAGA LINGKUNGAN
Wahana Lingkungan Hidup Indoensia (Walhi) menilai para calon gubernur (cagub) DKI Jakarta yang akan berlaga dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) belum ada yang berkomitmen menjaga kelangsungan lingkungan hidup di Ibu Kota ini… BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMASI 4 JANUARI 2006, HAL. 8
WALHI MINTA DKI SERIUS TANGANI LINGKUNGAN
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, dinilai masih belum menunjukkan kinerja optimal dalam mengelo lingkungan hidup dan politik pembangunan perkotaan. Tingginya polusi udara, krisis air bersih, bencana banjir, penumpukan sampah, pencemaran lingkungan serta lemahnya penegakan hukum, masih menjadi catatan serius yang harus dibenahi Pemprov DKI di tahun 2007 ini…. BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS 4 JANUARI 2007, HAL. 10
MINIMALKAN UTANG DALAM REHABILITASI LINGKUNGAN
Program rehabilitasi lingkungan harus meminimalkan jumlah utang dari lembaga internasional. Selama ini program pemulihan lingkungan yang menggunakan pinjaman telah menimbulkan beban berlipat pada masyarakat, karena programnya tidak maksimal, sementara beban utang tetap berjalan.Contohnya, program udara bersih di DKI Jakarta yang telah mengeluarkan dana US$ 35 juta untuk pembelian alat pemantau kualitas udara. Ternyata, program perbaikan kualitas udara di wilayah itu tidak signifikan…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 3 JANUARI 2007, HAL.5
AGEN PERUSAK
Dalam dua tahun terakhir, Sumatera yang dulu jarang dilanda banjir, kini telah jadi langganan banjir—bahkan lebih parah ketimbang banjir di Pulau Jawa di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), misalnya, banjir yang muncul diakhir Desember ini telah menyebabkan 70 orang tewas dan 200 ribu orang mengungs…i BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, KAMIS 4 JANUARI 2006, HAL. 4
PUTUSAN PEMBEBASAN TERDAKWA ILLEGAL LOGGING MADI

NA DIKECAM

Sebanyak enam badan eksekutif dari elemen mahasiswa memprotes keras putusan Irwan Efendi SH, Dina Hayati Sofyan SH dan Khamuzaro Waruhu SH, hakim di Pengadilan Negeri Penyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), yang membebaskan Lingga Tanur Jaya, Direktur Keuangan PT Keang Nam Development Indonesia (KNDI), dari tuntutan…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 3 JANUARI 2007, HAL. 3
DEPHUT AKAN REHABILITASI HUTAN DAN LAHAN KRITIS 1,2 JUTA HEKTARE
Departemen Kehutanan (Dephut) pada tahun 2007, memprogramkan untuk melakukan rehabilitasi hutan dan lahan kritis melalui proyek Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (Gerhan) seluas 1,2 juta hektare (ha) yang tersebar di sejumlah daerah di Tanah Air. Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban mengemukakan hal itu kepada wartawan seusai menyerahkan daftar isian penyusunan anggaran (DIPA) 2007 untuk Provinsi Bengkulu, di Bengkulu……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 3 JANUARI 2007, HAL.4
KBUA Kamis, 04 Januari 2007
PERTANIAN ORGANIK SOLUSI BAGI SAMPAH KOTA
Hasil berbagai riset menunjukkan, penggunaan teknologi pupuk organik ternyata juga mampu menghemat penggunaan pupuk kimia hingga 50 persen. Dan biaya pemupukan antara 15-46 persen, tergantung jenis tanamannya. Dengan asumsi biaya pemupukan adalah 60 persen dari biaya produksi, peningkatan margin keuntungan petani bisa mencapai 9-18 persen……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 3 JANUARI 2007, HAL.9
KBUA Kamis, 04 Januari 2007
PERUSAHAAN KAYU DIMINTA TIDAK BABAT HABIS HUTAN
Perusahaan industri kayu yang memiliki hak pengusahaan hutan (HPH) dan hutan tanaman industri (HTI) diminta tidak membabat habis hutan alam yang ada di areal mereka. Sebagian hutan alam yang berada di kawasan konsesi HPH dan HTI tidak boleh ditebang untuk kepentingan konservasi. Bila kawasan konservasi di areal HPH/HTI tersebut kondisinya kritis, perusahaan harus merehabilitasinya…….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 3 JANUARI 2007, HAL.19