KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

PERLU LEMBAGA KHUSUS PENGEMBANGAN MANGROVE
Pengembangan mangrove (bakau) di Tanah Air semakin menuntut penanganan lebih serius oleh sebuah lembaga khusus mengingat kondisi kawasan hutan daerah pasang surut itu kini semakin terancam. Padahal di sisi lain lapisan hutan mangrove sangat diharapkan sebagai peredam garis depan atas keganasan tsunami yang terus mengancam daerah pesisir Indonesia…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 11 JANUARI 2007, HAL. 23
ELANG JAWA SEMAKIN JARANG TERLIHAT
Warga dan sejumlah pemantau semakin jarang menemui elang jawa saat ini melintas dan terbang di daerah Panaruban di sekitar Gunung Tangkubanparahu, Subang, Jawa Barat. Populasi di daerah itu kini diperkirakan tinggal tersisa beberapa pasang. Menurut Zaenal Muttaqin, salah satu pemantau burung pemangsa di Raptor Center Panaruban pada survei lokasi dan distribusi elang jawa tahun 1999 di wilayah ini masih ditemukan tujuh pasang…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, KAMIS 11 JANUARI 2007, HAL. 23
PEMANASAN GLOBAL PICU ‘LEDAKAN EVOLUSI’
Para pakar di Amerika Serikat berhasil menemukan penelitian bahwa gejala alam berupa pemanasan global bisa memicu beberapa kejadian ajaib di muka bumi ini. Salah satu yang terpenting kemungkinan terpicunya ‘ledakan evolusi’ sebagai reaksi atas pemanasan global tersebut. Ledakan Evolusi yang di maksud para pakar ini berhasil didentifikasi dari tumbuhan yang mengalami evolusi selama beberapa generasi………BACA SELENGKAPNYA, REPUBLIKA, KAMIS, 11 JANUARI 2007, HAL. 22
PENANGGULANGAN DENGAN KANAL SEPANJANG 1,5 KM
Upaya penanggulangan lumpur lapindo pada saat ini di lakukan dengan membuat kanal sepanjang 1,5 kilo meter (km) yang berguna untuk mengalirkan lumpur ke kali porong. Kanal yang melewati Desa Jati Rejo Kecamatan Porong, dan Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon tersebut baru sekali 600 meter dengan lebar 15 meter………BACA SELENGKAPNYA , MEDIA INDONESIA, KAMIS, 11 JANUARI 2007, HAL. 14
DIDUKUNG USUL PENANGANAN LUMPUR SIDOARJO SECARA NASIONAL

Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (Aspermigas) mendukung pernyataan Ketua DPR Agung Laksono menjadikan lumpur di Sidoarjo sebagai bencana alam dan perlu penanganan secara nasional. Sikap tersebut mencerminkan kearifan lembaga tersebut dalam konteks menjaga iklim investasi sektor migas nasional serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, RABU 10 JANUARI 2007, HAL. 19

Sumber:
KBUA Perpustakaan "Emil Salim"
Kementerian Negara Lingkungan Hidup