KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

KONSERVASI AIR : HINDARKAN JAKARTA DARI ANCAMAN TENGGELAM
Penanggulangan banjir dan konservasi air tanah dapat dilakukan dengan membuat sumur resapan dan sumur injeksi secara masif. Upaya ini juga bermanfaat untuk menghindarkan Jakarta dari ancaman tenggelam akibat penurunan permukaan tanah. Menurut Kepala Subdirektorat Pengelolaan Konservasi Panas Bumi dan Air Tanah Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Danaryanto kondisi air tanah di Jakarta sudah sangat kritis, karena pengambilannya tidak diimbangi dengan pengembaliannya. Dengan demikian permukaan tanah akan terus turun dan makin tenggelam di bawah permukaan laut…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 FEBRUARI 2007, HAL. 13
LUMPUR PANAS : USULAN PEMBENTUKAN BADAN PENANGANAN PERMANEN
Menyusul masa tugas yang akan berakhir 8 Maret 2007, Tim Nasional Penanggulangan Semburan Lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur, mengusulkan pembentukan badan atau lembaga pengganti yang bersifat permanen. Penanganan yang bersifat ad hoc dipandang tidak sebanding dengan persoalan yang dihadapi..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 FEBRUARI 2007, HAL. 13
BENCANA BANJIR : SEKITAR 1500 RUMAH HANYUT DAN RUSAK
Sekitar 1.500 rumah di Jakarta Timur hanyut dan rusak akibat banjir. Kerusakan terparah terdapat di Kecamatan Jatinegara dan Cakung. Rumah-rumah yang hanyut terdapat di Kampung Melayu (72 rumah), Bidaracina (5), Bale Kambang (15), Cawang (14), dan Cililitan (5). Adapun rumah yang rusak terdapat di Pasar Rebo (14), Makasar (49), Kampung Melayu (681), Bidara Cina (16), Cipinang Besar Selatan (50), Cipinang Besar Utara (3), Bale Kambang (42), Cawang (51), Cililitan (10), dan Cakung (485)…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 FEBRUARI 2007, HAL. 15
HUTAN DAN LAHAN MULAI TERBAKAR : PEMERINTAH BELUM PUNYA SOLUSI CEGAH KEBAKARAN
Di saat banyak daerah di Indonesia dilanda bencana banjir dan longsor, hutan dan lahan di Provinsi Riau sudah beberapa hari ini terbakar. Hari Selasa (13/2) kemarin, terpantau 153 titik api yang sebagian besar berada di lahan gambut. Dari data citra satelit yang diperoleh Pusat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Pusdalkarhutla) Riau, lokasi titik api tersebar di 11 kabupaten dan kota di Provinsi Riau…BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 FEBRUARI 2007, HAL. 23
TITIK LONGSOR DI MADIUN BERTAMBAH
Hujan yang kembali mengguyur wilayah Madiun, Senin (12/2) malam, mengakibatkan titik longsor di Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, bertambah. Longsor juga mengakibatkan bertambah panjangnya rekahan tanah hingga mencapai 420 meter, bertambah 20 meter dari sebelumnya…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 FEBRUARI 2007, HAL. 23
PENEBANG HUTAN LINDUNG SUKAMAKMUR DITANGKAP
Aparat Kepolisian Sektor Jonggol menangkap Nadi bin Narin (45) dan Yanto S (28) dengan barang bukti satu truk engkel berisi 164 balok kayu asal hutan lindung Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Masyarakat kecamatan tersebut berharap aparat penegak hukum menangani kasus itu dengan benar dan berani, sehingga penggundulan hutan lindung di wilayah mereka dapat dihentikan……BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, RABU 14 FEBRUARI 2007, HAL. 26
PENATAAN RUANG : JAWA BARAT MINTA RP 900 MILIAR
Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan meminta anggaran penataan ruang sebesar Rp 900 miliar dialokasikan dalam anggaran pendapatan dan belanja negara. Dana itu untuk membenahi hutan, sumber daya air, dan penataan ruang. Sekitar Rp 250 miliar dari dana itu akan digunakan untuk merevitalisasi 150 situ yang ada di Jawa Barat……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 14 FEBRUARI 2007, HAL. A8
BANJIR BESAR ANCAM CIREBON
Kepala Kelompok Tenaga Teknisi Badan Meteorologi dan Geofisika Balai Wilayah II Stasiun Meteorologi Jatiwangi, Majalengka, Jawa Barat, Nana Supriyatna, mengungkapkan banjir besar dan tanah longsor mengancam wilayah Cirebon dan sekitarnya. Bencana itu bakal terjadi karena intensitas hujan cukup tinggi dan lebih besar daripada sebelumnya. Intensitas hujan yang tinggi di daerah ini diperkirakan terjadi pada akhir Februari atau awal Maret nanti……BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, RABU 14 FEBRUARI 2007, HAL. A8
ATASI BANJIR DAN LONGSOR : PEMROV BANTEN HARUS SIAPKAN DANA RP 10 MILIAR
Dana yang harus disiapkan untuk memperbaiki sarana dan prasarana umum yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor serta penanganan korban banjir diperkirakan mencapai Rp 10 miliar. Menurut Asisten Daerah (Asda) II, bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Hidayat Djauhari, kalau dilihat secara sepintas kemungkinan dana yang dibutuhkan untuk menangani korban banjir dan tanah longsor serta perbaikan sarana dan prasarana umum bisa mencapai Rp 20 miliar……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 FEBRUARI 2007, HAL. 4
DEPHUT DAN KESEMERAWUTAN PENGELOLAAN HUTAN
Arogansi Depertemen Kehutanan di Kawasan Hutan Register 40 Padang Lawas semakin tajam. Atas pengaduan Dephut, Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala BPN (Badan Pertanahan Nasional) Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumut, Irwan Efendi Nasution, sebagai tersangka dalam kasus penerbitan 1.820 sertifikat tanah Hak Milik di dalam kawasan hutan Register 40 Padang Lawas, Tapsel……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 FEBRUARI 2007, HAL.9
BANJIR SURUT, PENANGANANNYA IKUT SURUT
Seolah ingin menunjukkan keseriusan, pemerintah mulai berkoordinasi menyatukan visi dan misi untuk penanggulangan banjir. Pekan lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla telah melakukan rapat dengan menteri terkait dan para Gubernur yang wilayahnya dihantam banjir, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.Koordinasi yang ditunjukan pemerintah pusat dan pemerintah daerah itu, seolah memberi harapan baru bagi masyarakat bahwa bencana banjir akan teratasi. Sayangnya, koordinasi seperti ini, sering kali hanya terlihat ketika bencana datang……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 FEBRUARI 2007, HAL.11
PERUSAHAAN PENGOLAH BATU BARA DIDUGA CEMARI LINGKUNGAN
Warga RT 01/ RW I, Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semara

ng Utara, Senin (12/2), mengadukan perusahaan pengolahan batu bara ke DPRD Jateng, karena diduga telah melakukan pencemaran lingkungan. Mereka merasa dirugikan oleh keberadaan pabrik pengolahan batu bara Muncul Jaya, yang berada di sekitar wilayah lingkungan mereka…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 FEBRUARI 2007, HAL.7

BAP 13 TERSANGKA RAMPUNG
Berkas berita acara pemeriksaan (BAP) ke-13 tersangka kasus semburan lumpur panas PT Lapindo Brantas, di Siring, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dinyatakan rampung, setelah penyidik meminta keterangan enam orang ahli geologi sebagai saksi ahli. Dalam waktu dekat, BAP beserta tersangkanya dilimpahkan penyidik Polda Jatim ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim guna diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) setempat…..BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, SELASA 13 FEBRUARI 2007, HAL.19
PENGEMBANGAN WAJIB SISAKAN 30% RUANG TERBUKA HIJAU
Pengembangan di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi,serta Puncak dan Cianjur diwajibkan memiliki 30% ruang terbuka hiaju di wilayah yang dibangun. Tujuannya untuk menjadi daerah resapan air ketika musim hujan tiba…..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA , RABU ,14 FEBRUARI 2007,HAL.6
AUSTRIA JANJI BANTU JAWA TIMUR
Pemerintah Austria berjanji akan memberikan bantuan ke pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) untuk menanggulangi semburan lumpur di Porong.Hal itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup Austria tony Macrae seusai bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Imam Utomo di Gedung Grahadi Surabaya…..BACA SELENGKAPNYA ,MEDIA INDONESIA , RABU ,14 FEBRUARI 2007 ,HAL.7
TANGGUL JEBOL LUMPUR LAPINDO TERUS MELUAP
Lumpur panas Lapindo yang keluar dari sumur Banjar Panji (BP) I hingga selasa (13/2) terus meluap . Pusat semburan lumpur itu tiap hari diperkirakan mengeluarkan lumpur dengan volume 120 ribu meter kubik. Luapan lumpur itu menyebabkan tanggul cincin yang mengelilingi sumur BP I jebol…..BACA SELENGKAPNYA .REPUBLIKA ,RABU ,14 FEBRUARI 2007 ,HAL.12
TIGA NEGARA LINDUNGI JANTUNG KALIMANTAN

Tiga negara, Indonesia, Brunei Darussalam, dan Malaysia sepakat untuk melindungi dan mengelola secara berkelanjutan wilayah yang disebut Heart of Borneo atau Jantung kalimantan. Kesepakatan tersebut tertuang dalam Deklarasi Pengelola hutan Berkelanjutan di Kawsan Jantung Kalimantan, yang ditandatangani oleh tiga menteri di sel-sela pertemuan Country Led Initiative di Bali…..BACA SELENGKAPNYA ,MEDIA INDONESIA ,RABU ,14 FEBRUARI 2007 ,HAL.10

Sumber:
KBUA Perpustakaan KLH