KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP

REPUBLIK INDONESIA

GILIRAN ACEH DAN BALI DITERJANG ANGIN RIBUT
Bencana masih terus mengintai negeri ini. Setelah sejumlah daerah didera berbagai musibah pada hari-hari terakhir ini, seperti longsor dan gempa bumi, pada Kamis (8/3) kemarin Bali dan Nanggroe Aceh Darussalam diterpa angin ribut yang juga membawa maut. Angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Bali mengakibatkan sedikitnya tiga orang meninggal serta sejumlah korban yang dilaporkan luka-luka tertimpa pohon tumbang…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 1
HUJAN DAN CUACA DINGIN HANTUI KORBAN
Hujan dan cuaca dingin kini menghantui korban gempa yang umumnya masih mengungsi di tenda darurat di Sumatera Barat. Tidak hanya di Tanah Datar dan Padang Panjang, para pengungsi di Kabupaten Solok juga mengeluhkan kurangnya persediaan selimut…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 1
KESEHATAN LINGKUNGAN: PERLU KAJIAN RESIKO DI SEKITAR PERTAMBANGAN
Pemanfaatan potensi pertambangan di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa selain perlu memerhatikan dampak lingkungan, juga tidak boleh mengabaikan masalah kesehatan masyarakat di sekitarnya. Untuk itu, kajian risiko kesehatan lingkungan perlu dilakukan secara berkala untuk memantau dan mengevaluasi dampak dari risiko terhadap kesehatan masyarakat yang sering dikeluhkan masyarakat di sekitar pertambangan…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 12
POLEMIK KAYU TEBANGAN LIAR SEBANGAU BELUM USAI
Hingga saat ini pengelola Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah, masih menunggu keputusan atau kesepakatan akhir menyangkut nasib ratusan ribu potong kayu tebangan liar di kawasan konservasi tersebut. Polemik yang muncul dalam kasus tebangan liar itu, yakni apakah kayu akan dimusnahkan atau dimanfaatkan untuk kepentingan sosial, hingga kini belum usai…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 22
TUGAS TIMNAS DIPERPANJANG: PEMASUKAN BOLA BETON SUDAH TERHENTI DUA HARI
Terkait dengan berakhirnya tugas Tim Nasional Penanggulangan Lumpur Lapindo hari Kamis (8/3), Presiden Susilo Bambang Yudhoyono semalam memutuskan, memperpanjang masa tugas tim tersebut satu bulan. Pemerintah berjanji akan menangani masalah ini seoptimal mungkin…….BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 22
EFEK BADAI GEORGE DAN BADAI JACOB MAKIN LUAS
Angin kencang akibat pertemuan Badai George dan Badai Jacob menyebabkan angin kencang di sejumlah pulau. Di Jawa, angin di sekitar kawasan kaki Gunung Slamet bagian selatan sejak Rabu (7/3) hingga Kamis (8/3) semakin luas. Stasiun Meteorologi dan Geofisika Cilacap memprakirakan, angin kencang itu baru akan berakhir 12 Maret mendatang…..BACA SELENGKAPNYA, KOMPAS, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 24
POLA GUNCANGAN DI SUMATERA BARAT MIRIP DI YOGYAKARTA
Gempa bumi yang terjadi di Sumatera Barat mirip rentetan bencana geologi di Yogyakarta tahun lalu. Kesimpulan ini disampaikan oleh Koordinator Ikatan Ahli Geologi Indonesia Sumatera Barat Ade Edward di Padang kemarin. Menurut Ade, gempa Yogyakarta 27 Mei 2006 bermula dari gempa darat di sesar Kali Opak. Gempa ini memicu gempa di Klaten, aktivitas Gunung Merapi, lumpur Lapindo, lalu menyebabkan gempa di selatan Laut Jawa yang berujung tsunami di Pangandaran…….BACA SELENGKAPNYA, KORAN TEMPO, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. A5
PEMBAHASAN RUU MINERAL DAN BATUBARA SEGERA DISELESAIKAN: PENAMBANGAN ILEGAL MASIH BERLANGSUNG
Pemerintah dan DPR segera menyelesaikan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Mineral dan Batubara (Minerba) untuk menggantikan UU Nomor 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan. UU 11/1967 sudah usang dan tidak dapat dijadikan dasar hukum untuk menyelesaikan sengketa tambang, mengingat situasi dan perkembangan kegiatan pertambangan terus bergerak secara dinamis……BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 8 MARET 2007, HAL. 3
GEMPA SUSULAN DI SUMBAR MASIH AKAN TERJADI SAMPAI 14 HARI
Gempa susulan diperkirakan masih akan terus mengguncang Sumatera Barat (Sumbar) sampai 14 hari ke depan. Namun demikian, kekuatan dan frekuensi gempa susulan tersebut akan semakin menurun. Sehari setelah gempa di Sumbar, tim BMG Pusat bersama BMG Padang Panjang dan BMG Medan, Rabu itu melakukan pengkajian gempa yang terjadi di Sumbar. Dari kajian berdasarkan data dan fakta itu terungkap bahwa 14 hari ke depan gempa kecil masih akan terus terjadi….BACA SELENGKAPNYA, SUARA PEMBARUAN, KAMIS 8 MARET 2007, HAL. 4
WARGA DEPOK JAYA MENGELUH SITU RAWA BESAR DITIMBUN
Aksi penimbunan tersebut membuat warga khawatir. Pasalnya mereka memastikan di musim hujan, air yang seharusnya tertampung di situ itu mengalir ke permukiman penduduk dan kembali mengakibatkan banjir………BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 9
STANDAR KONTAMINASI PERLU DITETAPKAN
Pemerintah perlu tetapkan standar kontaminasi zat-zat polutan yang berasal dari sektor pertambangan, khususunya zat kimia yang berpotensi meracuni kesehatan manusia. Tujuannya, agar operator tambang tidak mengabaikan pentingnya kajian tentang kondisi kesehatn masyarakat selama operasi penambangan berlangsung……..BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 10
210 RUMAH DI KENDARI TERENDAM

Sebanyak 210 rumah di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari Kota, Sulawesi Tenggara (Sultra), kemarin terendam banjir setinggi perut orang dewasa, setelah hujan lebat mengguyur daerah itu Rabu(7/3). Akibatnya, ratusan perabotan rumah tangga milik warga hanyut terendam air. Belum diketahui berapa kerugian yang dialami warga…BACA SELENGKAPNYA, MEDIA INDONESIA, JUMAT 9 MARET 2007, HAL. 11

Sumber: Perpustakaan "Emil Salim" KLH